Jangan Sembarangan, Ini Panduan Porsi Makan Saat Hamil

Porsi makan untuk ibu hamil perlu diperhatikan untuk menjaga kelancaran proses kehamilan
Pola makan ibu hamil yang sehat adalah dengan memerhatikan asupan kalori yang masuk ke tubuh

Apakah kehamilan membuat porsi makan menjadi dua kali lipat? Tidak sama sekali. Menjaga porsi makan bagi ibu hamil malah merupakan salah satu cara agar kehamilan Anda lancar, serta juga menjaga kesehatan ibu dan bayi. 

Kenaikan berat badan Ibu hamil disarankan tidak lebih dari 15-16 kg. Berikut ini adalah beberapa panduan yang wajib Anda ikuti dalam menjaga porsi makan saat hamil, serta aturan-aturan yang harus dipertimbangkan oleh Ibu hamil.

 

[[artikel-terkait]]

 

Kebutuhan Kalori Ibu Hamil

Wanita normal membutuhkan asupan 1500-200 kalori per hari. Pada trimester pertama, porsi makan saat hamil hanya dianjurkan untuk bertambah hingga 100 kalori per hari (1 gelas susu), dan masing-masing 200 kalori per hari (1 gelas susu, sebutir apel, dan sedikit biskuit kering) untuk dua trimester lanjutan (kedua dan ketiga).

Selain jumlah kalori, Ibu hamil juga harus memerhatikan kandungan gizi serta nutrisi yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsi karena dapat berpengaruh pada perkembangan bayi di dalam kandungan. Berikut ini beberapa nutrisi yang baik bagi kesehatan yang perlu Anda penuhi:

  • Protein: Berguna untuk perkembangan sel dan produksi darah. Bisa didapatkan dari ikan, putih telur, daging yang tidak berlemak, tahu, atau kacang-kacangan.
  • Karbohidrat: Sebagai sumber energi harian. Bisa didapatkan dari nasi, kentang, sereal, dan lain-lain
  • Kalsium: Untuk menguatkan tulang, gigi, kontraksi otot, serta fungsi saraf. Bisa didapatkan dari susu, keju, dan bayam.
  • Zat besi: Berguna untuk memproduksi sel darah merah agar dapat mencegah anemia. Bisa didapatkan dari daging tanpa lemak, bayam, maupun sereal.
  • Asam folat: Berguna untuk membantu produksi darah dan protein di tubuh, serta membuat fungsi enzim menjadi lebih efektif. Bisa didapatkan dari sayur-sayuran hijau, kacang-kacangan, dan buah-buahan yang berwarna kuning gelap.

Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil yang Ideal

Pola makan ibu hamil perlu diperhatikan karena akan berpengaruh pada berat badan. Dengan mengatur porsi makan yang ideal bagi Ibu hamil, maka kenaikan berat badan yang terjadi akan terjaga dalam batas ideal.

Jika kenaikan berat badan yang Anda alami masih sedikit saat minggu-minggu awal kehamilan, maka hal tersebut adalah hal yang normal. Namun, hindari kenaikan berat badan drastis pada awal kehamilan karena berpotensi akan terjadi peningkatan berat badan terus-menerus hingga akhir masa kehamilan.

Peningkatan berat badan saat hamil harus merata selama 9 bulan kehamilan, dengan total kenaikan 1-2 kg pada bulan pertama, dan masing-masing 0,5-1 kg untuk bulan selanjutnya.

Kenaikan berat badan atau penurunan berat badan mendadak harus menjadi perhatian ibu hamil. Jika ibu hamil sering mual dan muntah, pastikan nutrisi yang didapatkan sudah cukup supaya bayi tidak lahir prematur atau kekurangan berat badan.

Sedangkan, kenaikan berat badan mendadak bisa menjadi pertanda tekanan darah tinggi, sehingga membutuhkan pemeriksaan dokter yang lebih rinci untuk memastikan kondisi ibu dan bayi. Selain itu, kenaikan berat badan yang terlalu banyak saat hamil juga rentan mengakibatkan hipertensi, diabetes kehamilan, dan kemungkinan operasi Caesar akibat besarnya bobot bayi.

Beberapa studi juga menunjukkan bahwa bayi perempuan yang berukuran besar atau terlalu gemuk berpotensi mengidap kanker payudara pada saat dewasa nantinya.

Porsi Makan yang Ideal untuk Ibu Hamil 

Porsi makan Ibu hamil yang ideal menjadi kunci utama agar Ibu tidak mengalami kenaikan berat badan berlebih maupun kekurangan berat badan saat hamil. Berikut beberapa tips untuk mendapatkan porsi makan yang ideal untuk Ibu hamil:

  • Targetkan menu makan bergizi seimbang, terutama untuk buah-buahan dan sayuran segar
  • Pilih makanan yang mengandung nutrisi: kalsium, asam folat, serat, dan zat besi
  • Konsumsi setidaknya 70mg vitamin C setiap harinya. Vitamin ini bisa didapat dari jeruk, melon, brokoli, tomat, dan jenis buah serta sayur lainnya.
  • Anda disarankan untuk makan 2 hingga 4 porsi buah serta setidaknya 4 porsi sayuran per harinya.
  • Hindari makanan cepat saji dan gula yang tinggi kalori serta rendah gizi
  • Untuk mencegah mual, coba makan porsi kecil dalam beberapa kali. Misalnya, enam kali

Selain memerhatikan pola makan, Anda juga disaranakan untuk mendampinginya dengan olahraga ringan untuk menjaga berat badan hamil yang ideal. Jangan terobsesi dengan timbangan karena tidak seluruh kenaikan berat badan adalah lemak, tetapi juga organ tubuh, air ketuban, pembengkakan payudara, dan volume darah yang meningkat.

Menjalankan pola makan yang sehat untuk ibu hamil penting untuk menjaga kesehatan Ibu dan bayi di dalam kandungan. Dengan mengatur porsi sesuai kebutuhan harian, risiko Anda terkena berbagai gangguan kesehatan saat hamil dapat berkurang. Konsultasikan dengan dokter kandungan Anda mengenai pola makan yang sesuai dengan kondisi Anda.

WebMD. https://www.webmd.com/baby/features/eating-for-2-not-too-much#1
Diakses pada Oktober 2018

Kid's Health. https://kidshealth.org/en/parents/eating-pregnancy.html
Diakses pada 15 Maret 2019

American Pregnancy Association. https://americanpregnancy.org/pregnancy-health/diet-during-pregnancy/
Diakses pada 15 Maret 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed