Bukan Paru-Paru Basah, Inilah Bahaya Angin Malam untuk Kesehatan Anda

(0)
18 Apr 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Bahaya angin malam lebih rentan dialami pengendara motorPara pengendara sepeda motor dianggap lebih rentan terhadap bahaya angin malam
Banyak orang memercayai bahaya angin malam terhadap kesehatan. Salah satunya kepercayaan yang paling populer di masyarakat adalah angin malam bisa menyebabkan penyakit paru-paru basah.Bahkan, ada banyak pantangan yang tidak boleh dilakukan pada malam hari karena dikhawatirkan dapat menyebabkan penyakit paru-paru basah. Misalnya, tidak boleh keluar malam, mandi di malam hari, atau tidur di lantai.Ternyata, semua anggapan tersebut hanyalah sekadar mitos. Meski bahaya angin malam bisa berdampak pada tubuh Anda, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung kepercayaan bahwa angin malam merupakan penyebab paru-paru basah secara langsung.

Bahaya angin malam yang sebenarnya

Bahaya angin malam bagi kesehatan memang ada, khususnya bagi Anda yang kerap beraktivitas di luar rumah pada malam hari. Bahaya ini sebenarnya disebabkan karena beberapa hal, yaitu:
  • Kondisi udara pada malam hari lebih dingin. Hal ini dapat menyebabkan beberapa gangguan kesehatan jika angin dingin menerpa tubuh Anda terlalu lama.
  • Kualitas udara dapat memburuk di malam hari karena lebih sedikit angin sehingga berbagai jenis polutan bisa lebih banyak melekat di permukaan sekitar Anda dan lebih mudah terhirup saat angin berhembus sehingga bisa menyebabkan gangguan kesehatan.
  • Udara dingin yang dibawa angin malam dapat menyebabkan otot berkontraksi. Jika Anda terlalu sering terkena angin malam yang dingin, keesokan harinya Anda dapat mengalami nyeri otot.
  • Menghirup angin malam yang dingin juga dapat membuat pembuluh darah pada saluran pernapasan atas menyempit. Hal ini dapat mencegah sel darah putih untuk mencapai selaput lendir sehingga sulit bagi tubuh dalam melawan kuman penyebab infeksi.
Bagi sebagian orang, paparan angin dingin dapat mengganggu paru-paru dan menyebabkan iritasi bronkial dan batuk. Khususnya, jika Anda menderita asma atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).Selain itu, bahaya angin malam yang dingin dapat menyebabkan bronkus menjadi tegang atau mengalami penyempitan sehingga menyebabkan batuk, mengi, dan sesak napas. Anda juga bisa lebih rentan terhadap bahaya angin malam jika memiliki daya tahan tubuh lemah atau sedang dalam kondisi tidak fit.

Penyebab paru-paru basah yang sebenarnya

Paru-paru basah merupakan kondisi adanya peradangan pada kantung udara di salah satu atau kedua paru-paru yang dapat berisi cairan atau nanah sehingga menyebabkan gangguan kesehatan. Walaupun bukan istilah medis resmi, istilah paru-paru basah paling sering merujuk pada penyakit pneumonia atau peradangan paru yang disebabkan oleh infeksi.Penyebab paru-paru basah bukan dikarenakan bahaya angin malam maupun mitos-mitos kebiasaan lainnya. Penyebab paru-paru basah yang sebenarnya adalah infeksi virus, bakteri, dan jamur yang menyebabkan peradangan pada bagian paru-paru.Risiko terjadinya paru-paru basah juga dapat meningkat apabila Anda memiliki kondisi:
  • Sistem imun tubuh lemah atau memiliki gangguan autoimun.
  • Mengidap penyakit yang dapat memengaruhi kondisi paru-paru dan jantung.
  • Orang dengan gangguan kondisi saraf yang menyebabkan kesulitan menelan.
  • Pasien yang dirawat di rumah sakit, khususnya yang menghabiskan banyak waktu untuk berbaring.
  • Pasien yang dirawat dengan menggunakan ventilator memiliki risiko lebih besar terkena paru-paru basah.
  • Orang-orang yang sering terpapar asap beracun, misalnya perokok pasif.

Cara mencegah bahaya angin malam

Jika Anda sering beraktivitas di luar rumah pada malam hari, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah bahaya angin malam.
  • Mengonsumsi makanan bergizi secara rutin untuk menjaga kesehatan Anda.
  • Konsumsi berbagai makanan yang mengandung vitamin D.
  • Gunakan jaket saat berkendara, khususnya jika mengendarai motor, untuk mencegah angin malam yang dingin berhembus langsung ke tubuh Anda.
  • Penuhi kebutuhan cairan tubuh sehari-hari.
  • Jika diperlukan, gunakan minyak esensial yang dapat menghangatkan tubuh Anda.
  • Konsumsi minuman yang dapat membantu menghangatkan badan, misalnya wedang jahe.
  • Jangan mengarahkan AC atau kipas angin langsung pada tubuh Anda dalam jangka waktu lama.
Selain itu, sebaiknya Anda jangan begadang kalau tiada perlunya. Begadang tidak hanya meningkatkan bahaya angin malam, tapi juga memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Usahakan untuk tidur dan beristirahat dengan cukup setiap hari supaya tubuh tetap fit menjalankan aktivitas di malam hari.Jika Anda punya pertanyaan lain seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
penyakit paru-parupneumonia
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/4471-pneumonia
Diakses 6 April 2021
La Times. https://www.latimes.com/environment/story/2020-09-11/your-questions-about-air-quality-answered
Diakses 6 April 2021
Live Science. https://www.livescience.com/63179-sleeping-fan-health.html
Diakses 6 April 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323431#cold-weather-and-the-immune-system
Diakses 6 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait