Bukan Menjemukan, Justru Ini Alasan Mengapa Anda Perlu Rutinitas


Meski terdengar membosankan, ternyata manfaat rutinitas baik untuk Anda. Mulai dari membuat hari jadi produktif, mood tetap baik, hingga menjaga percaya diri.

(0)
03 Feb 2021|Azelia Trifiana
Manfaat rutinitas untuk kesehatan mentalKegiatan membersihkan rumah setiap pagi bisa menjadi rutinitas yang baik
Selama ini, ada saja orang yang memandang sebelah mata rutinitas karena terkesan menjemukan. Padahal, ada banyak manfaat dari jadwal yang tertata. Mulai dari membuat pikiran lebih fokus hingga mencegah pekerjaan terbengkalai.Tak kalah penting, rutinitas juga membantu agar urusan demi urusan tuntas satu persatu. Jika sehari-hari Anda kerap kewalahan dan harus multitasking karena dikejar tenggat waktu, bisa jadi ada yang perlu dibenahi.

Mengapa rutinitas diperlukan?

Ada banyak alasan mengapa rutinitas adalah hal penting bagi seseorang, di antaranya:

1. Membuat hari jadi produktif

perempuang bangun tidur
Memulai hari dengan rutinitas adalah cara untuk mewujudkan hari yang produktif. Bedakan produktif dengan sibuk karena kerap disalahartikan. Menyusun jadwal apa saja yang perlu dilakukan sejak pagi akan membuat urusan rampung satu persatu.Bahkan ketika dibawa dalam konteks penjualan dan kepemimpinan, produktivitas di pagi hari bisa sangat berpengaruh terhadap kesuksesan. Tapi jangan salah, semua individu sebagai pemimpin dirinya sendiri juga berpeluang sukses jika berhasil menyusun prioritas dengan tepat.

2. Memulai hari dengan damai

menyikat gigi
Rutinintas menyusun daftar apa saja yang perlu dilakukan bukan sekadar urusan memenuhi checklist saja. Justru, ini adalah cara untuk memulai hari dengan percaya diri, damai, dan juga berperilaku positif. Dengan demikian, seseorang tidak akan rentan mengalami stres atau kewalahan di pagi hari.

3. Mood jadi lebih baik

Bayangkan apa emosi yang terasa ketika tenggelam dalam begitu banyak urusan, tugas, dan pekerjaan? Tentu rentan merasa kewalahan, stres, sedih, hingga frustrasi. Jika terus menerus terjadi dan berulang, wajar jika muncul rasa tidak berdaya.Hilangnya rasa damai dan percaya diri ini perlahan akan berdampak pada mood hingga kesehatan fisik. Di sisi lain, memiliki kejelasan akan apa yang perlu dilakukan - atau rutinitas- dalam satu hari dapat menata hati, pikiran, dan tentu saja mood menjadi lebih baik.

4. Menjaga relasi dengan orang lain

Tanpa disadari, ketika seseorang tengah dikejar tenggat waktu dan merasa stres dengan berbagai hal yang belum rampung, ada kemungkinan berperilaku buruk ke orang lain. Mungkin menjadi mudah tersinggung, sensitif, marah, atau berkata kasar.Bahkan, bisa saja kondisi pikiran kusut ini membuat seseorang memilih untuk menutup diri dari orang-orang terdekat. Konsekuensinya, orang lain tidak akan merasa nyaman berada di dekatnya dan mengancam keharmonisan hubungan.

5. Pikiran lebih fokus

Jika selama ini kebiasaan multitasking cenderung diagung-agungkan, saatnya melihat dari sudut pandang berbeda. Monotasking justru jauh lebih baik karena membuat pikiran lebih fokus sehingga hasil akhir dari pekerjaan atau tugas apapun lebih baik dan risiko kesalahan berkurang.

6. Mengelola waktu

Kemampuan yang sejatinya mutlak dimiliki seseorang namun sayangnya tidak mudah mewujudkannya adalah pengelolaan waktu. Padahal, time management dengan membuat rutinitas sangatlah baik. Ketika waktu dikelola dengan baik, akan tersisa ruang untuk melakukan hal di luar prioritas seperti menjalankan hobi atau menambah skill.

7. Membangun self-efficacy

wanita minum kopi pagi
Bukan sekadar kepercayaan diri, memiliki rutinitas yang terkendali juga akan membangun self efficacy seseorang. Ini adalah istilah untuk kepercayaan seseorang dalam menuntaskan suatu hal dengan sukses.Ketika dikaitkan dengan rutinitas, alasannya karena kondisi produktif, pengelolaan waktu efektif, dan hal lainnya yang berjalan selaras akan membuat efikasi diri meningkat.

8. Merasa damai

Stres bisa menimbulkan banyak masalah tak hanya secara fisik, emosional, dan merembet ke hal-hal lainnya. Jangan heran apabila ketika berada di titik terendah, seseorang lebih sulit berpikir optimistis. Akan lebih sering berbicara negatif ketimbang positive self-talk. Di sisi lain, memiliki rutinitas yang konsisten bisa memberikan ruang bagi pikiran untuk benar-benar utuh menjalani hari. Setelah menjalani hari dengan produktif, akan muncul perasaan nyaman di malam hari sehingga akan berpengaruh terhadap kualitas tidur.Pola yang benar adalah Anda yang mengatur jadwal, bukan sebaliknya. Adanya rutinitas membantu mewujudkan hal ini. Dengan demikian, Anda bisa lebih fokus pada hal-hal yang perlu dituntaskan sekaligus mengelola waktu dengan baik.

Jika masih baru memulai, coba buat rutinitas sederhana di pagi hari yang bermanfaat. Tak perlu berlama-lama, buat aktivitas dengan rentang waktu sekitar 30 menit saja. Bisa untuk berkebun, melakukan yoga, berjalan pagi, atau mendengarkan musik.Bukan hanya untuk kesehatan pikiran, hal ini juga akan berdampak positif bagi kondisi fisik. Untuk berdiskusi lebih lanjut tentang korelasi keduanya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan mentalhidup sehatpola hidup sehat
Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/morning-routine-4174576
Diakses pada 19 Januari 2021
Behavioral Policy. https://behavioralpolicy.org/articles/workplace-stressors-health-outcomes-health-policy-for-the-workplace/
Diakses pada 19 Januari 2021
Mental Help. https://www.mentalhelp.net/blogs/the-benefits-of-routine/
Diakses pada 19 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait