Bukan Menambah Vitalitas, Ini Khasiat Susu Kuda Liar yang Sebenarnya

Susu kuda liar dianggap memiliki banyak manfaat
Ilustrasi kuda liar yang sedang menyusui anaknya

Minum susu kuda liar sempat menjadi tren kesehatan pada beberapa tahun lalu, terutama di kalangan pria karena dianggap dapat meningkatkan gairah seksual. Benarkah demikian?

Susu kuda liar yang dikenal di Indonesia merupakan susu yang diperah dari kuda asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Kuda ini memang dikenal sebagai penghasil susu yang dapat dikonsumsi oleh manusia.

Meski dilabeli ‘liar’, kuda ini sebetulnya adalah kuda yang dibudidayakan di peternakan khusus. Hanya saja, kuda-kuda tersebut memang dilepas ke alam bebas setiap pukul 06.00 WITA untuk mencari makan sendiri di hutan sekitar dan akan kembali ke kandang sekitar pukul 18.00 WITA.

Kandungan susu kuda liar

Tidak sembarang susu kuda liar dapat beredar di pasaran Indonesia. Ia harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) 01-6054-1999 tentang syarat mutu susu kuda yang meliputi banyak hal.

Mulai dari susu yang harus memiliki penampakkan cair tanpa terdapat benda asing atau pati, hingga warna susu yang harus putih bersih. Namun, berbeda dengan susu sapi, susu kuda liar juga harus memiliki bau asam menyengat, rasa asam, bobot jenis minimal 2 persen, dan pH minimal 3.

Susu yang beredar di masyarakat biasanya tidak dipanaskan atau dipasteurisasi atau ditambah bahan lain. Meski demikian, susu kuda liar asli hanya akan mengalami fermentasi alamiah dan tidak akan menggumpal atau rusak karena kadar kasein susu kuda liar Sumbawa yang rendah.

Manfaat susu kuda liar untuk kesehatan

Berdasarkan komposisinya tersebut, manfaat susu kuda liar untuk kesehatan antara lain adalah:

  • Membangun massa otot

Komposisi susu kuda liar yang menonjol adalah kandungan whey protein yang lebih tinggi dibanding susu sapi. Salah satu fungsi dari protein ini adalah membangun massa otot, tapi di saat yang sama dapat membantu Anda mengurangi lemak tubuh sehingga tubuh Anda akan terlihat lebih padat.

  • Relatif tidak menimbulkan alergi

Dibanding susu sapi yang sering dikonsumsi oleh manusia, susu kuda liar memang memiliki struktur yang berbeda. Sifat susunya justru lebih dekat pada air susu ibu dibanding susu sapi sehingga dapat dijadikan sebagai susu alternatif pada bayi yang memiliki intoleransi susu sapi, asalkan tetap dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

  • Menyehatkan saluran cerna

Susu kuda liar kaya akan laktosa yang dapat menyehatkan saluran cerna. Selain itu, ia juga mengandung lysozyme, lactoferrin, dan lactadherin yang dapat menekan pertumbuhan bakteri jahat di dalam tubuh.

Penelitian juga mengungkap bahwa susu kuda liar mengandung bakteri asam laktat yang bermanfaat bagi pencernaan manusia, antara lain Lactobacillus, Weisella, dan Leuconostoc. Bakteri baik ini dapat melawan bakteri jahat, seperti Escherichia coli, Sh. flexneri, S. typhymurium, dan Staphylococcus aureus.

Susu kuda liar juga dipercaya memiliki khasiat dapat menyembuhkan luka lambung yang kronis serta pembengkakan usus besar (ulcerative colitis). Meski demikian, klaim ini masih butuh penelitian lebih lanjut.

  • Mempercantik kulit

Beberapa penelitian rintisan menyebut bahwa mandi susu kuda liar dapat menyehatkan kulit, termasuk pada penderita dermatitis atopik alias eksim. Hal ini mungkin dikarenakan kandungan vitamin C di dalamnya yang dapat bertindak sebagai antioksidan yang baik bagi kulit.

  • Mengawetkan makanan

Susu kuda liar sudah sering digunakan dalam industri pangan sebagai pengawet makanan yang alamiah. Namun, susu yang digunakan harus sudah berumur minimal 20 hari mengingat sifat antimikroba pada susu kuda liar baru muncul setelah usia tersebut.

  • Mencegah penyakit lain

Banyak orang juga percaya bahwa susu kuda liar dapat mencegah dan menyembuhkan penyakit dalam dan kanker. Bila dikonsumsi secara rutin, susu kuda liar juga diyakini dapat memperlambat proses penuaan, memulihkan kondisi akibat stres, dan mempercepat penyembuhan asma, demam berdarah, dan diabetes.

Lalu, bagaimana dengan klaim bahwa susu kuda liar menambah vitalitas pria? Hingga kini, belum ada penelitian yang dapat membuktikan hal tersebut.

Meski demikian, semua klaim di atas masih perlu penelitian lebih lanjut. Anda tetap disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter bila memiliki masalah kesehatan yang disebutkan di atas untuk mendapat pengobatan yang sesuai.

UMM. http://eprints.umm.ac.id/41253/3/BAB%20II.pdf
Diakses pada 20 Februari 2020

Research Gate. https://www.researchgate.net/publication/281161391_Is_mare_milk_an_appropriate_food_for_people_-_A_review
Diakses pada 20 Februari 2020

Universitas Mataram. http://eprints.unram.ac.id/6630/1/ARTIKEL%20ILMIAH_Nur%20Arifah%20Khildaini%20Safitri.pdf
Diakses pada 20 Februari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/10-health-benefits-of-whey-protein
Diakses pada 20 Februari 2020

Artikel Terkait