Bukan Disiram Alkohol, Ini Cara Cepat Menyembuhkan Luka dengan Benar

(0)
Cara cepat menyembuhkan luka bukanlah dengan disiram alkoholMenyiram luka dengan alkohol justru akan memperlambat penyembuhan
Mitos yang paling banyak dipercaya terkait luka adalah menyiramnya dengan alkohol atau membiarkannya dalam keadaan terbuka agar cepat kering. Padahal, kedua hal itu bukanlah cara cepat menyembuhkan luka dengan benar.Membiarkan luka terbuka dan menyiramkan alkohol membuat sel permukaan baru menjadi kering. Hal tersebut justru menambah rasa sakit dan memperlambat penyembuhan. Lantas, bagaimanakah cara cepat menyembuhkan luka yang benar?

Pertolongan pertama pada luka

Ketika mengalami luka, ada sejumlah langkah pertolongan pertama yang dapat Anda lakukan. Berikut panduan pertolongan pertama dalam mengatasi luka:
  • Cuci tangan Anda. Ini membantu menghindari infeksi.
  • Hentikan pendarahan. Pendarahan pada luka dan goresan kecil biasanya berhenti dengan sendirinya. Jika perlu, berikan tekanan lembut dengan perban atau kain bersih dan posisikan luka lebih tinggi sampai pendarahan berhenti.
  • Bersihkan luka. Bilas luka dengan air bersih. Membersihkan luka dengan menggunakan air yang mengalir akan mengurangi risiko infeksi. Cuci area sekitar luka dengan sabun. Jangan gunakan hidrogen peroksida atau yodium, kecuali jika luka sangat kotor, karena dapat menyebabkan iritasi. Bersihkan kotoran memakai pinset yang telah disterilkan dengan alkohol. 
  • Oleskan salep. Salep berguna untuk menjaga kelembapan permukaan luka. Bahan tertentu di beberapa salep dapat mengakibatkan ruam. Jika ruam muncul, hentikan penggunaan salep.
  • Tutupi luka dengan perban atau kain kasa. Menutup luka membuatnya tetap bersih. Jika cedera hanya berupa goresan atau goresan kecil, biarkan terbuka.

Cara cepat menyembuhkan luka

Cara cepat menyembuhkan luka dengan memberi cairan pembersih luka
Oleskan cairan pembersih luka ketika perdarahan sudah berhenti
Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan luka dengan cepat, yaitu:

1. Mengompres luka dengan air hangat

Menghantarkan panas dapat meningkatkan aliran darah ke kulit dan membantu untuk mempercepat penyembuhan. Caranya, letakkan kompres air hangat pada area sekitar luka selama 15 hingga 30 menit.

2. Membersihkan tangan sebelum merawat luka

Pastikan bahwa Anda telah mencuci tangan terlebih dahulu hingga bersih sebelum melakukan perawatan terhadap luka. Cara ini dilakukan guna mencegah terjadinya infeksi akibat bakteri.

3. Membersihkan luka setelah pendarahan berhenti

Setelah pendarahan berhenti, bersihkan luka dengan menggunakan kain bersih atau kapas yang telah dibasahi memakai air garam. Jika tidak ingin terasa perih, Anda juga dapat menggunakan cairan pembersih luka. Semprotkan cairan ke seluruh area luka, lalu keringkan sebelum kemudian ditutup dengan plester.

4. Mengonsumsi makanan sehat

Supaya membantu proses penyembuhan, pastikan Anda mengonsumsi makanan bergizi yang mengandung protein, vitamin C, vitamin D, vitamin E, omega-3, dan magnesium. Kandungan gizi tersebut bisa diperoleh dari sayuran berwarna hijau, oranye, dan kuning maupun tomat, daging, serta susu.

5. Menggunakan lidah buaya

Lidah buaya dapat membantu untuk mengatasi semua jenis masalah kulit, termasuk memar dan luka. Anda dapat membeli gel lidah buaya di apotek. Jika ingin membuat sendiri, ambil tanaman lidah buaya segar, buang duri, potong menjadi dua, lalu oleskan pada kulit yang mengalami luka.

6. Mengoleskan salep

Guna mempercepat proses penyembuhan, gunakan salep yang tidak mengandung bahan kimia keras. Salep menyembuhkan luka dua kali lebih cepat dibanding hanya didiamkan saja, serta membantu mengurangi jaringan parut.

Suplemen yang membantu menyembuhkan luka dengan cepat

Semua luka memang akan sembuh sendiri seiring berjalannya waktu. Namun, sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen gabungan beberapa nutrisi antioksidan dapat menyembuhkan luka hampir 20 persen lebih cepat. Setidaknya ada empat suplemen yang dapat mempercepat proses penyembuhan, antara lain:
  • Vitamin C

Dikenal sebagai asam askorbat, vitamin C dibutuhkan untuk proses sintesis kolagen. Selain itu, vitamin C juga merupakan antioksidan yang sangat efektif untuk melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin C dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka.
  • Bromelain 

Bromelain merupakan enzim anti-inflamasi yang ditemukan di batang tanaman nanas. Suplemen ini mengurangi pembengkakan otot dan jaringan, terutama setelah cedera atau operasi.
  • Ekstrak biji anggur

Suplemen kesehatan ini terbukti dapat membangun pembuluh darah baru, membantu vitamin C memasuki sel, memperkuat membran sel, dan mencegah jaringan parut.Perhatikan kondisi luka yang Anda alami. Apabila terjadi infeksi atau tidak membaik meski sudah diberi obat, segera konsultasi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.
penyembuhan lukapertolongan pertamabekas luka
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/news/20040708/supplement-speeds-wound-healing#1
Diakses pada 12 Agustus 2020
Health24. https://www.health24.com/PartnerContent/7-ways-to-heal-wounds-faster-and-reduce-scars-at-home-20180807
Diakses pada 12 Agustus 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-cuts/basics/art-20056711
Diakses pada 12 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait