Bukan 37 Derajat Celsius, Ini Suhu Tubuh Normal Manusia yang Benar

Mengetahui suhu tubuh normal bisa membuat Anda lebih mewaspadai kondisi demam
Ukur suhu tubuh Anda bila Anda merasakan gejala demam

Memahami suhu tubuh normal termasuk hal penting. Langkah ini berguna untuk mengetahui apakah Anda mengalami gejala dari penyakit tertentu atau tidak.

Sebagian besar orang berpikir bahwa suhu tubuh normal manusia adalah 37 derajat Celcius. Nyatanya, suhu tubuh normal tak selalu berada tepat di titik tersebut. 

Jadi, berapa sebenarnya suhu tubuh normal manusia? Dan bagaimanakah cara menjaga suhu tubuh agar tetap normal?

Suhu tubuh normal bukan 37 derajat Celsius

Pada kenyataannya, suhu tubuh normal tidak selalu berada tepat di titik 37 derajat Celsius. Beberapa hasil studi menunjukkan bahwa suhu tubuh normal bisa berkisar antara 36,1 hingga 37,2 derajat Celsius. 

Kisaran angka tersebut tidak muncul begitu saja. Berdasarkan suatu hasil penelitian dari dokter berkebangsaan Jerman bernama Carl Wunderlich, rata-rata ukuran suhu tubuh normal berdasarkan kelompok usia adalah sebagai berikut:

  • Suhu tubuh normal bayi: 36,3-37,7 derajat Celsius.
  • Suhu tubuh normal anak: 36,1-37,7 derajat Celsius. 
  • Suhu tubuh normal orang dewasa: 36,5-37,5 derajat Celsius. 

Kendati demikian, suhu tubuh manusia dalam keadaan normal dapat berubah sepanjang hari. Perubahan ini tergantung pada beberapa hal berikut:

  • Aktivitas yang dilakukan.
  • Waktu karena suhu tubuh biasanya akan rendah pada pagi hari dan tinggi saat sore hari.
  • Usia.
  • Apa yang Anda makan atau minum. 
  • Bagian tubuh yang diukur suhunya. Misalnya, mengukur suhu melalui ketiak, mulut (oral), dan rektal akan menunjukkan suhu tubuh yang berbeda-beda
  • Khusus perempuan, siklus menstruasi

Suhu tubuh cenderung akan menurun seiring bertambahnya usia. Sebuah studi menyebutkan bahwa orang lanjut usia memiliki suhu tubuh normal yang lebih rendah dari standar di atas. 

Hasil studi tersebut juga menunjukkan bahwa ketika orang lanjut usia (lansia) sedang sakit sekalipun, suhu tubuh mereka sebenarnya tidak naik hingga mencapai suhu yang dianggap sebagai demam (lebih dari 37 derajat Celsius). 

Sedangkan, suhu tubuh lansia yang terlalu rendah atau di bawah 35 derajat Celsius, umumnya bisa menjadi tanda atau gejala suatu penyakit tertentu.

Cara mudah untuk menjaga suhu tubuh normal

Suhu tubuh Anda diatur oleh otak Anda. Reaksi kimia yang disebabkan oleh metabolisme Anda akan menaikkan atau menurunkan suhu tubuh.

Otak akan mengatur metabolisme dan mengelola fungsi lain untuk menjaga agar suhu tubuh tetap normal. Namun ada pula sejumlah faktor luar yang dapat memengaruhi suhu tubuh, seperti cuaca panas dan dingin. 

Saat cuaca panas

Ketika cuaca sedang panas, beberapa hal ini yang perlu Anda lakukan agar suhu tubuh normal tetap terjaga: 

1. Minum banyak cairan

Menghidrasi diri dengan minum banyak cairan, terutama cairan yang dingin. Langkah ini dapat membantu mendinginkan tubuh.

Asupan cairan yang teratur juga dapat mencegah kondisi dehidrasi, sehingga menghindari peningkatan panas tubuh.

2. Berlindung di tempat dingin

Bila Anda berada di luar ruangan, Anda bisa berteduh. Sementara bagi Anda yang berada dalam ruangan, nyalakanlah pendingin ruangan. 

3. Mandi atau berenang

Kedua langkah ini dapat mendinginkan tubuh saat cuaca sedang panas-panasnya. 

4. Kenakan pakaian berbahan tipis

Saat cuaca panas, pilihlah bahan pakaian yang tipis dan menyerap keringat. Misalnya, bahan katun atau linen. 

Saat suhu dingin

Sedangkan bila berada di tempat dengan suhu yang dingin, Anda bisa melakukan beberapa cara di bawah ini agar suhu tubuh tetap normal: 

1. Jangan sampai menggigil

Menggigil adalah suatu tanda bahwa Anda kedinginan dan membutuhkan kehangatan secepatnya. Saat suhu kulit turun, Anda akan menggigil untuk menjaga supaya suhu tubuh inti tidak turun.

Orang dengan hipotermia ringan akan menggigil. Namun kondisi hipotermia tingkat sedang mungkin tidak lagi ditandai dengan reaksi menggigil. Apa alasannya? 

Tubuh akan berhenti menggigil ketika kontraksi otot tidak lagi dapat menghasilkan panas. Saat Anda berhenti menggigil, suhu tubuh inti Anda akan merosot turun. Kondisi ini sangat berbahaya. 

2. Makan lebih banyak

Makan lebih banyak saat Anda merasa kedinginan adalah salah satu cara untuk mempertahankan suhu tubuh normal. Langkah ini penting untuk menjaga kadar gula darah Anda, sehingga tubuh bisa memberikan energi yang dibutuhkan untuk tetap hangat di tengah cuaca dingin.

3. Minum air hangat

Pastikan juga untuk tetap memberikan asupan cairan ke dalam tubuh. Meski tidak benar-benar dapat menaikkan suhu tubuh internal Anda, Anda bisa minum air hangat untuk mendapatkan sensasi hangat ketika cuaca dingin.

Bila bosan dengan air hangat biasa, Anda bisa minum kopi atau the sebagai variasi. Memegang cangkir atau gelas berisi cairan hangat juga dapat menimbulkan sensasi hangat pada jari-jari tangan Anda. 

4. Gunakan pakaian berlapis

Pakaian berlapis berfungsi untuk menghangatkan tubuh Anda saat cuaca dingin. Anda bisa menggunakan jaket, sweater, syal, dan pakaian berbahan tebal lainnya.

Saat sedang berada di dalam rumah, Anda juga bisa menutupi tubuh dengan selimut. 

5. Biasakan diri dengan cuaca dingin

Orang yang lebih sering menghabiskan waktu dalam cuaca dingin dapat membuat dirinya lebih tahan dengan terhadap dingin.

Kemampuan adaptasi tersebut diperkirakan terjadi karena lemak cokelat (brown fat) dalam tubuh dapat lebih banyak membakar energi, dan melepaskannya sebagai panas tubuh untuk memberi kehangatan.  

Ketika suhu tubuh tidak normal, kapan harus ke dokter? 

Anda harus berkonsultasi dengan dokter apabila perubahan suhu tubuh berlangsung cukup lama, terutama demam. Demam terjadi sebagai reaksi tubuh terhadap kondisi tertentu, misalnya adanya penyakit atau infeksi tertentu.

Tapi kapankah suhu tubuh Anda dianggap mengalami demam dan perlu pemeriksaan medis?

  • Orang dewasa: suhu tubuh 40 derajat Celsius.
  • Anak-anak: suhu tubuh 38 derajat Celsius.
  • Bayi: suhu tubuh 37 derajat Celsius.

Demam memang bisa hilang selama beberapa hari dengan cara beristirahat. Namun jika suhu demam terlalu tinggi, berlangsung terlalu lama, dan disertai dengan gejala yang parah, Anda sebaiknya segera menemui dokter guna mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Dokter akan menanyakan gejala yang dialami hingga melakukan sejumlah tes untuk menentukan penyebab demam. Mengobati penyebab demam dapat membantu penderita kembali ke suhu tubuh normal. 

Tak hanya kenaikan, penurunan suhu tubuh juga perlu diwaspadai. Pasalnya, Anda bisa terkena hipotermia bila suhu tubuh terlalu rendah.

Hipotermia adalah suatu kondisi di mana suhu tubuh Anda berada di bawah 35 derajat Celsius. Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila Anda atau orang di sekitar Anda mengalami tanda hipotermia ini.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323819.php
Diakses pada 20 September 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326235.php
Diakses pada 20 September 2019

WebMD. https://www.webmd.com/first-aid/normal-body-temperature#1
Diakses pada 20 September 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/what-is-normal-body-temperature#see-your-doctor
Diakses pada 20 September 2019

Health Harvard Publishing. https://www.health.harvard.edu/press_releases/normal_body_temperature
Diakses pada 20 September 2019

Live Science. https://www.livescience.com/49050-staying-warm-scientific-tips.html
Diakses pada 20 September 2019

The Healthy. https://www.thehealthy.com/home-remedies/make-body-feel-warmer/
Diakses pada 20 September 2019

Healthfully. https://healthfully.com/maintain-normal-body-temperature-4857182.html
Diakses pada 20 September 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed