Bukan Cuma Toilet Training, Ini Perkembangan Anak Usia 3 Tahun


Ciri khas perkembangan anak usia 3 tahun adalah bisa fokus lebih lama dan kemampuan verbalnya kian meningkat.

(0)
12 Feb 2021|Azelia Trifiana
Pada usia 3 tahun, seorang anak mengalami peningkatan fokusPada usia 3 tahun, seorang anak mengalami peningkatan fokus
Ciri khas perkembangan anak usia 3 tahun adalah bisa fokus lebih lama dan kemampuan verbalnya kian meningkat. Meski demikian, fase transisi anak 3 tahun dari toddler dan siap masuk ke usia preschool bisa cukup menantang karena beragam emosi yang dialami si kecil.Di sinilah orangtua perlu tahu bagaimana bersikap. Mereka bukan lagi anak kecil yang perlu bimbingan penuh. Umur 3 tahun juga bisa jadi momen anak belajar toilet training atau tidak memakai popok lagi.

Perkembangan anak usia 3 tahun

Untuk tahu anak umur 3 tahun bisa apa, berikut beberapa indikatornya:

1. Perkembangan fisik

Bukan hanya tinggi dan berat badannya saja, anak-anak juga punya kemampuan motorik halus yang baik. Mereka semakin mengenali tubuh dan bagaimana mengendalikannya. Tak hanya itu, keseimbangan tubuhnya juga semakin baik dan mereka bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya terkesan mustahil.Beberapa hal lain yang dicapai anak berusia 3 tahun adalah:
  • Bisa berjalan meniti garis dan seimbang hingga berjalan mundur
  • Bisa menangkap bola berukuran besar
  • Bisa melompat dengan kedua kaki
  • Bisa mencuci tangan dan mengenakan pakaian dengan sedikit bantuan
  • Mulai mengenal kapan harus buang air besar dan buang air kecil ke toilet

2. Perkembangan emosional

Ketika menghadapi situasi pemicu stres, anak berusia 3 tahun masih akan mengalami tantrum. Mereka masih sulit menghadapi frustrasi saat diberi kesempatan untuk mencoba sesuatu sendiri tanpa bantuan.Tak hanya itu, ada juga anak 3 tahun yang mengalami kesulitan berpisah dengan orangtua atau pengasuhnya. Istilahnya adalah separation anxiety. Validasi emosi mereka ketika mengalami hal ini, tak lupa memberikan penjelasan yang mudah dipahami tentang mengapa ia harus berpisah dengan orangtuanya.

3. Perkembangan sosial

Apabila saat berusia 2 tahun anak masih memilih bermain secara paralel,  ada perubahan ketika mereka memasuki usia ketiga. Mereka sudah bisa bermain secara interaktif dalam kelompok. Meski demikian, terkadang masih perlu bantuan orangtua untuk memberi tahu mereka tentang bagaimana bergaul dalam kelompok.Kabar baiknya lagi, di fase ini anak sudah bisa menemukan sosok yang menjadi sahabat baiknya. Bahkan, terkadang bisa juga hubungan dengan sosok teman khayalan.Tak hanya itu, secara sosial anak berusia 3 tahun juga kerap meniru karakter yang mereka lihat dari tayangan televisi atau buku.

4. Perkembangan kognitif

Jangan heran apabila setelah usianya menginjak 3 tahun, anak semakin banyak bertanya. Ini menandakan mereka semakin lihai memproses informasi di sekitarnya. Layaknya spons, anak bisa menyerap apapun yang ada di sekitarnya.Terlebih, anak pada usia awal preschool ini sudah bisa duduk diam untuk waktu yang sedikit lebih lama. Di sinilah daya ingat dan pikiran mereka semakin berkembang tentang dunia di sekitarnya.Selain itu, hal lain yang juga mungkin terjadi pada usia ini di antaranya:
  • Mengenal sekitar 300 kata
  • Bisa menyebut nama dan usianya
  • Banyak bertanya tentang hal-hal di sekitarnya
  • Bisa menyusun kalimat sederhana
  • Bisa sabar dan main bergantian dengan temannya

Kapan harus khawatir?

balita renang
Kemampuan motorik halus anak yang baik
Setiap anak punya keunikan masing-masing sehingga tak perlu membandingkan satu dengan lainnya. Hanya saja, orangtua perlu tahu beberapa tanda yang perlu dikonsultasikan dengan dokter spesialis anak, yaitu:
  • Berbicara tidak jelas
  • Belum memahami permainan peran
  • Tidak melakukan kontak mata
  • Kerap terjatuh atau tidak bisa naik tangga
  • Tidak lagi bisa melakukan hal yang tadinya sudah dikuasai
  • Tidak memahami kalimat perintah sederhana
Apabila anak tumbuh sesuai usianya, peran orangtua bisa dimaksimalkan dengan melakukan beberapa hal seperti:
  • Memberikan wadah bagi anak untuk melatih motorik kasar dan halusnya
  • Gunakan kata sifat yang menggambarkan perasaan saat berbicara dengan anak
  • Membantu validasi emosi anak
  • Selalu menjawab pertanyaan anak
  • Sering membacakan buku dan berbicara tentang karakter atau cerita tertentu
Menariknya lagi, anak di usia ini juga semakin menunjukkan keahliannya meniru orang dewasa dan teman-teman sebayanya. Lebih jauh lagi, mereka juga bisa merasa kesal apabila ada perubahan besar dalam rutinitas sehari-hari.

Idealnya, tumbuh kembang anak diperiksa setiap usia 9, 18, dan 30 bulan. Apabila orangtua punya kekhawatiran lain seperti tanda-tanda ADHD atau spektrum autisme, pemeriksaan bisa juga dilakukan pada usia 18 dan 24 bulan.Jika ingin tahu lebih banyak seputar apa yang sudah bisa dilakukan anak 3 tahun, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tips parentingibu dan anakgaya parenting
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/3-year-old-developmental-milestones-2764712
Diakses pada 27 Januari 2021
CDC. https://www.cdc.gov/ncbddd/actearly/milestones/milestones-3yr.html
Diakses pada 27 Januari 2021
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/3-to-4-year-old-milestones#1
Diakses pada 27 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait