Ngidam, Bukan Bawaan Bayi, Ini Penyebabnya


Ngidam pada ibu hamil terjadi akibat kurangnya asupan nutrisi tertentu, perubahan hormon, serta perubahan pada indera perasa dan penciuman. Kondisi ini adalah hal yang umum dijumpai.

0,0
17 May 2019|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ngidam bisa terjadi akibat perubahan hormonNgidam pada ibu hamil satu upaya untuk menutupi rasa yang kurang enak di lidah
Ngidam adalah gejala hamil yang kerap ditemukan pada ibu hamil. Banyak yang menyebut, kondisi ini muncul karena bawaan bayi.Benarkah? Hingga saat ini, penyebabnya belum diketahui secara pasti. Namun, berbagai faktor dipercaya dapat menjadi pemicunya.Saat hamil, banyak perubahan yang terjadi pada tubuh wanita.Perubahan ini, mulai dari produksi hormon di dalam tubuh ibu hamil hingga kebutuhan nutrisi harian, disebut dapat menjadi pemicu timbulnya rasa ini.Lalu, ngidam terjadi pada usia kehamilan berapa?Rata-rata, ciri-ciri ngidam pada ibu hamil terjadi saat awal trimester pertama.Lantas, kapan masa ngidam berakhir?Kondisi ini akan usai setelah ibu hamil 12 minggu atau ketika trimester pertama selesai.

4 penyebab ngidam pada ibu hamil

Meski penyebab ngidam makanan atau minuman pada ibu hamil hingga saat ini belum diketahui secara jelas, ada tiga hal yang dipercaya berkaitan dengan kondisi ini, yaitu:

1. Kurangnya asupan nutrisi tertentu

Ada asumsi bila Anda ingin konsumsi jeruk, artinya Anda kekurangan beta karoten
Ada asumsi bila Anda ingin konsumsi jeruk, artinya Anda kekurangan beta karoten
Hasrat ingin mengonsumsi makanan atau minuman tertentu disebut sebagai salah satu tanda tubuh kekurangan nutrisi tertentu.Sebagai contoh, jika saat hamil Anda ingin makan daging sapi, bisa jadi itu merupakan tanda bahwa di tubuh sedang terjadi kekurangan protein atau zat besi.Contoh lain, misalnya jika Anda ingin makan jeruk, bisa jadi itu menandakan tubuh Anda memerlukan lebih banyak beta karoten. Namun, belum banyak penelitian yang membahas mengenai penyebab yang satu ini.

2. Perubahan hormon

Sudah bukan rahasia lagi jika saat hamil, tubuh mengalami perubahan produksi hormon yang cukup ekstrem.Beberapa hormon seperti leptin dan grelin, serta zat yang dinamakan neuropeptide Y, disebutkan berkaitan dengan penurunan maupun peningkatan nafsu makan pada ibu hamil.Namun, penyebab ibu hamil bisa menginginkan makanan maupun minuman tertentu saat hamil, hingga saat ini belum diketahui secara jelas.

3. Perubahan pada indera perasa dan penciuman

Indera penciuman lebih sensitif dan membuat Anda ngidam
Indera penciuman lebih sensitif dan membuat Anda ngidam
Ibu hamil juga umumnya mengalami perubahan pada indera perasa maupun penciumannya. Hal ini membuat ibu hamil lebih sensitif terhadap rasa maupun aroma dari makanan serta minuman tertentu.Ibu hamil umumnya mengalami penurunan sensitivitas terhadap rasa asin, dan mengalami kenaikan sensitivitas terhadap rasa pahit.Oleh karena itu, rasa ini dipercaya muncul sebagai usaha untuk menutupi rasa-rasa yang dirasa kurang enak di lidah.

4. Budaya yang mengakar

Ngidam saat hamil juga bisa diakibatkan adanya kepercayaan yang sudah mengakar pada kebudayaan lokal. Hal ini rupanya mampu menyugesti ibu hamil.Budaya pula lah yang membuat ibu hamil menginginkan jenis makanan atau minuman tertentu.Namun, perlu diingat, jika ibu menginginkan makanan yang tidak lazim, seperti tanah, lempung, hingga kertas, bisa jadi ibu hamil mengalami anemia akibat kekurangan zat besi.Kondisi ini disebut juga dengan pica.Hal ini pun dipaparkan dalam riset dari Expert Review of Hematology.

Ciri-ciri ngidam

Produk olahan susu kerap diidamkan ibu hamil
Produk olahan susu kerap diidamkan ibu hamil
Selanjutnya, apa ciri-ciri orang ngidam? Jawabannya adalah ketika ibu lebih menginginkan beberapa jenis makanan, seperti:
  • Buah atau sayur spesifik
  • Makanan dengan rasa manis
  • Produk olahan susu
  • Makanan cepat saji
  • Ngidam aneh, seperti makanan dengan kombinasi yang tidak lazim.

Apakah harus dipenuhi?

Selama hal yang diidamkan merupakan asupan yang sehat, tidak ada salahnya jika dituruti.Sebaliknya, jika hal yang diidamkan merupakan makanan atau minuman yang tidak mengandung gizi cukup, sebaiknya Anda mencari alternatif lain yang lebih sehat.Sebab, ngidam makanan manis, berlemak, atau berkalori terlalu tinggi menyebabkan beragam risiko untuk ibu hamil, seperti penambahan berat badan berlebih.Berikut ini beberapa asupan alternatif yang sehat untuk ibu saat menginginkan makanan maupun minuman yang kandungan gizinya tidak mampu mencukupi.

1. Cokelat

Bila Anda ngidam cokelat, konsumsi sebagai dressing pada buah-buahan
Bila Anda ngidam cokelat, konsumsi sebagai dressing pada buah-buahan
Jika Anda memiliki hasrat makan cokelat, ganti cokelat kemasan yang mengandung terlalu banyak gula, dengan alternatif lain yang lebih sehat.Anda bisa coba menambahkan cokelat chips di yogurt, atau menaburi buah-buahan, seperti strawberry, dengan sedikit cokelat leleh.

2. Soda

Tidak sedikit ibu hamil yang menggunakan soda untuk mengurangi morning sickness.Namun, soda mengandung banyak gula sehingga Anda disarankan untuk menggantinya dengan campuran air mineral dan perasan jeruk nipis, atau jus buah.

3. Daging merah

Pilih daging rendah lemak agar mengurangi risiko penyakit jantung
Pilih daging rendah lemak agar mengurangi risiko penyakit jantung
Perlu diingat, terlalu banyak mengonsumsi daging merah seperti daging sapi dapat meningkatkan risiko Anda terkena penyakit jantung. Jika Anda sangat ingin makanan ini, pilih potongan daging tanpa lemak.

4. Makanan pedas

Tidak sedikit ibu hamil ingin mengonsumsi makanan pedas.Jika Anda termasuk salah satunya, pilihlah makanan pedas yang dipanggang dan bukan yang digoreng, untuk menghindari kalori berlebih.

Catatan dari SehatQ

Keinginan untuk mengonsumsi makanan atau minuman tertentu adalah kondisi normal pada masa kehamilan.Namun, pastikan pola makan Anda sehat dan sesuai dengan kondisi fisik Anda.Sebab, semisal Anda tetap menuruti makanan manis, tetapi Anda memiliki diabetes, tentu hal ini membahayakan Anda dan janin.Selain itu, bagi ibu hamil yang merupakan pecandu alkohol ataupun obat-obatan tertentu dan masih sulit untuk menghentikan kebiasaan tersebut, segeralah berkonsultasi ke dokter kandungan.Kedua kebiasaan ini bisa memberikan efek yang berbahaya bagi ibu dan bayi di dalam kandungan.Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait ciri-ciri ngidam maupun proses kehamilan secara umum, Anda bisa konsultasi gratis dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Download sekarang juga di App Store dan Google Play.
nutrisi ibu hamilkehamilanmengidamgangguan makanmenjaga kehamilanhamiltrimester pertama kehamilanmakanan untuk hamilibu hamil
Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/craving/201306/what-really-causes-pregnancy-cravings
Diakses pada 6 Mei 2019
Baby Centre UK. https://www.babycentre.co.uk/x25006235/why-do-i-have-such-strong-cravings-now-im-pregnant
Diakses pada 6 Mei 2019
Intermountain Healthcare. https://intermountainhealthcare.org/blogs/topics/intermountain-moms/2016/10/why-pregnancy-can-make-you-have-weird-cravings/
Diakses pada 6 Mei 2019
WebMD. https://www.webmd.com/baby/features/pregnancy-food-cravings#4
Diakses pada 6 Mei 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/when-do-cravings-start
Diakses pada 6 Mei 2019
Expert Review of Hematology. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/27701928/
Diakses pada 31 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait