Buang Air Kecil setelah Berhubungan Bisa Cegah Kehamilan, Mitos atau Fakta?

(0)
01 Feb 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Saat pria ejakulasi, sperma akan masuk ke dalam saluran vagina. Sedangkan air kencing dikeluarkan dari uretra.Buang air kecil setelah berhubungan tidak bisa mencegah kehamilan.
Sebagian orang percaya bahwa buang air kecil setelah berhubungan intim dengan pasangan dapat mencegah kehamilan. Klaim ini didasari oleh anggapan bahwa sperma akan keluar dari vagina bersama air kencing. Namun, apakah buang air kecil setelah berhubungan bisa mencegah kehamilan? Mari kita pahami penjelasannya berikut ini.

Apakah buang air kecil setelah berhubungan bisa mencegah kehamilan?

Apakah buang air kecil setelah berhubungan bisa mencegah kehamilan
Apakah buang air kecil setelah berhubungna dapat mencegah kehamilan?
Apakah buang air kecil setelah berhubungan intim dapat mencegah kehamilan? Jawabannya, tidak. Sekali pun wanita langsung pergi ke kamar mandi beberapa detik setelah sperma masuk ke dalam vagina, buang air kecil tidak akan mampu mengeluarkan sperma yang sudah masuk ke dalam alat kelaminnya.Saat pria mengeluarkan sperma di dalam vagina, sperma tersebut akan masuk ke dalam saluran vagina. Sementara itu, air kencing dikeluarkan melalui uretra, yang jelas berbeda dengan saluran vagina. Uretra adalah lubang kecil yang terletak di atas vagina wanita.Dengan kata lain, air kencing yang dikeluarkan setelah berhubungan intim tidak akan mampu mengeluarkan sperma yang sudah masuk ke dalam saluran vagina.

Apakah buang air kecil setelah berhubungan ada manfaatnya?

Meskipun buang air kecil setelah berhubungan intim tidak bisa mencegah kehamilan, setidaknya kebiasaan ini dipercaya mampu meredakan risiko infeksi saluran kemih, terutama pada wanita.Menurut sebuah studi, wanita 30 kali lipat lebih berisiko menderita infeksi saluran kemih dibandingkan pria. Perlu diketahui, buang air kecil setelah berhubungan dianggap dapat menghilangkan bakteri dari uretra.Meskipun tidak ada penelitian yang dapat membuktikannya, tidak ada salahnya untuk membiasakan buang air kecil setelah berhubungan intim untuk meminimalisir risiko infeksi saluran kemih.

Cara mencegah kehamilan yang lebih efektif

Dibandingkan mencoba cara yang belum pasti, lebih baik Anda dan suami melakukan cara mencegah kehamilan yang lebih efektif, di antaranya:

1. Menggunakan kondom

Selain bisa mencegah kehamilan, menggunakan kondom juga dipercaya ampuh mencegah penyakit menular seksual.Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), kondom dapat mencegah kehamilan hingga 80 persen jika digunakan dengan benar.Untuk menggunakan kondom pria dengan benar, lakukan tahapan di bawah ini:Pilihlah ukuran kondom yang sesuai dengan penis
  • Letakkan kondom di kepala penis yang sedang ereksi. Jika penis belum disunat, tarik kulup ke belakang terlebih dahulu
  • Jepit ujung kondom untuk menghilangkan udara
  • Buka gulungan kondom ke penis, berhati-hatilah agar tidak merobeknya
  • Setelah berhubungan, pegang pangkal kondom di tempatnya sebelum menariknya keluar dari vagina
  • Lepaskan kondom dan buanglah. Jangan pernah menggunakan kondom bekas.

2. Pil KB

Pil kontrasepsi atau KB adalah salah satu cara mencegah kehamilan yang cukup umum. Ada banyak jenis pil KB yang dapat direkomendasikan oleh dokter. Menurut National Health Service, pil KB 99 persen efektif dalam mencegah kehamilan jika dikonsumsi sesuai anjuran dokter.

3. KB spiral

KB spiral atau intrauterine device (IUD) adalah cara mencegah kehamilan jangka panjang. Dokter akan memasukkan alat pencegah kehamilan ini ke dalam rahim.Sama seperti pil KB, efektivitas KB spiral dalam mencegah kehamilan bisa mencapai 99 persen. Namun ingat, KB spiral tidak dapat menjaga tubuh dari penyakit menular seksual.

4. Cervical cap

Cervical cap adalah alat pencegah kehamilan yang bentuknya seperti cangkir kecil dan terbuat dari silikon. Alat ini dimasukkan ke dalam vagina agar sperma tidak bisa meraih sel telur.Efektivitas cervical cap dalam mencegah kehamilan dipercaya mencapai 70-85 persen. Perlu diingat, cervical cap tidak bisa menjaga tubuh dari penyakit  menular seksual.Itulah tadi beberapa cara mencegah kehamilan yang dapat Anda dan suami coba. Jika masih ragu, kunjungi dokter untuk mendiskusikan alat kontrasepsi yang paling cocok untuk Anda.

Catatan dari SehatQ

Buang air kecil tidak bisa mencegah kehamilan karena sperma yang sudah masuk ke dalam vagina tidak dapat dikeluarkan dengan air kencing. Namun, terdapat beberapa cara mencegah kehamilan yang bisa dicoba, seperti kondom, pil KB, kb spiral, hingga cervical cap.Jika Anda dan suami masih ragu mengenai alat kontrasepsi yang paling cocok, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
hubungan sekskehamilankontrasepsi
Healthline. https://www.healthline.com/health/peeing-after-sex#contraception
Diakses pada 17 Januari 2021
Web MD. https://www.webmd.com/sex/birth-control/birth-control-contraceptive-myths
Diakses pada 17 Januari 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/327380#how-can-it-help-prevent-utis
Diakses pada 17 Januari 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321558#barrier-methods
Diakses pada 17 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait