Pepaya hijau termasuk salah satu buah pelancar ASI
Pepaya hijau dipercaya dapat melancarkan ASI

Banyak hal akan dilakukan oleh ibu menyusui untuk memastikan pasokan air susu ibu (ASI) tetap berlimpah, salah satunya dengan mengonsumsi pelancar ASI. Selain dari obat-obatan, ada beberapa jenis buah pelancar ASI yang dapat dijadikan sebagai ASI booster alami, lho.

Pelancar ASI alias galaktogogue adalah zat yang dipercaya dapat meningkatkan, menjaga, serta merangsang produksi ASI. Galaktogogue bisa berbentuk macam-macam, mulai dari obat-obatan sintetis hingga makanan atau minuman dari bahan-bahan alami, termasuk buah-buahan dan sayur-mayur.

ASI booster bekerja dengan meningkatkan hormon menyusui pada ibu, terutama prolaktin. Namun, ada juga bahan alami yang dapat memengaruhi hormon lain yang berpengaruh pada produksi ASI, seperti somatotropin, kortisol, insulin, leptin, estrogen, progesteron, maupun oksitosin.

Jenis buah pelancar ASI

Banyak hal memengaruhi produksi ASI pada ibu menyusui, mulai dari asupan nutrisi hingga kondisi psikologis ibu itu sendiri. Secara fisik, ibu menyusui harus mengonsumsi makanan yang berkalori tinggi, namun padat nilai gizi agar ASI tetap lancar.

Beberapa buah dipercaya memiliki efek galaktogogue. Jenis buah pelancar ASI itu adalah:

  • Pepaya hijau

Pepaya hijau kaya akan enzim, mineral, dan vitamin (terutama vitamin A dan C) yang dipercaya dapat merangsang produksi ASI. Satu pepaya hijau ukuran kecil saja bisa mengandung hingga 100 mg vitamin C atau hampir memenuhi kebutuhan harian vitamin C untuk ibu menyusui yang mencapai 120 mg.

Meskipun demikian, pepaya hijau adalah pepaya mentah yang daging buahnya masih keras dan bergetah. Pepaya ini harus diolah terlebih dahulu agar bisa dimakan, misalnya dijadikan sayur berkuah atau ditumis.

  • Pisang

Pisang kaya akan asam folat sehingga baik dikonsumsi sebagai buah pelancar ASI. Buah ini juga kaya akan vitamin, mineral, serta kalori yang Anda butuhkan ketika sedang menyusui buah hati.

  • Alpukat

Alpukat bisa jadi booster ASI alami yang kaya akan asam lemak baik bagi tubuh, seperti omega-3, omega-6, dan omega-9. Asam amino esensial ini dipercaya bisa menaikkan produksi ASI sekaligus menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Buah hijau yang satu ini sangat baik dikonsumsi segar maupun dijadikan campuran salad, namun hindari penambahan gula yang berlebihan. Ketika dimakan tanpa tambahan apa pun, alpukat juga bisa menjaga gula darah ibu hamil tetap stabil, begitu pula kadar kolesterol.

  • Stroberi dan blueberry

Rasa asam-manis yang segar pada buah stroberi maupun blueberry dapat menjadi sumber vitamin C, kalsium, kalium, dan magnesium yang baik bagi ibu menyusui. Meski demikian, Anda sebaiknya menghindari buah pelancar ASI ini jika Anda atau anggota keluarga ada yang memiliki alergi buah beri karena alergi bisa menurun pada bayi.

  • Sawo

Buah yang terlihat sederhana ini ternyata bisa menjadi ASI booster alami, lho. Pasalnya, sawo mengandung gula alami yang dapat mengembalikan energi saat menyusui serta mencegah mual dan muntah.

  • Melon

Rasa manis dan banyaknya kandungan air pada melon dapat membantu Anda tetap berenergi selama menyusui sehingga produksi ASI juga lebih lancar. Buah ini sebaiknya dikonsumsi dalam kondisi segar atau dicampur sebagai salad buah, namun jangan tambahkan pemanis tambahan.

Pilihan ASI booster alami lainnya

Selain buah pelancar ASI, galaktogogue juga bisa ditemukan pada bahan alami lainnya. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), beberapa bahan dari alam yang bisa dijadikan sebagai booster ASI alami adalah:

  • Fenugreek (Trigonella foenum-graecum)

Tanaman dari keluarga kacang-kacangan ini merupakan herbal yang paling sering direkomendasi untuk dijadikan booster ASI alami. Berdasarkan penggunanya, efek fenugreek terhadap produksi ASI dapat dirasakan hanya 24-72 jam setelah terapi dimulai.

Meskipun demikian, fenugreek mungkin saja tidak cocok dikonsumsi oleh semua orang. Pasalnya, tanaman ini dapat menghadirkan efek samping seperti urine berbau manis, keringat berlebih, diare, dan memperberat gejala asma.

  • Daun katuk (Sauropus androgynus)

Daun katuk sudah banyak dikenal oleh orang Indonesia sebagai ASI booster alami yang dapat meningkatkan produksi ASI hingga 50 persen. Penambahan kuantitas ASI juga tidak mengurangi kandungan nutrisi di dalamnya, terutama kandungan protein dan lemak ASI.

Selain daun katuk, masyarakat Indonesia juga biasa mengonsumsi daun bangun-bangun untuk mendongkrak produksi ASI. Syaratnya, daun-daunan ini harus dikonsumsi secara rutin selama 15 hari berturut-turut.

Konsumsilah buah pelancar ASI serta ASI booster alami lainnya secara rutin untuk melancarkan pasokan ASI Anda. Selain itu, Anda juga perlu menghindari stres karena masalah psikologis juga dapat memengaruhi produksi ASI Anda.

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4165197/
Diakses pada 19 Juni 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324290
Diakses pada 19 Juni 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/galactagogues
Diakses pada 19 Juni 2020

Mom Junction. https://www.momjunction.com/articles/fruits-you-should-eat-while-breastfeeding_00352476/
Diakses pada 19 Juni 2020

IDAI. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/laktogogue-seberapa-besar-manfaatnya
Diakses pada 19 Juni 2020

Artikel Terkait