Buah Kismis dan Berbagai Finger Food Lainnya untuk Bayi

(0)
02 Dec 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Buah kismis sering dijadikan sebagai finger food untuk bayiBuah kismis nampaknya sering dipilih sebagai finger food untuk bayi
Buah kismis adalah buah anggur yang dikeringkan. Buah kering ini memiliki rasa yang lezat dan manis sehingga bisa dinikmati oleh seluruh kalangan usia. Khusus untuk bayi, Anda tidak boleh sembarangan memberikan kismis kepada mereka.Alasannya, bayi bisa saja bayi tersedak karena belum mampu mengunyah atau menelan buah kismis ini. Selain itu, ada pula anggapan bahwa kismis tidak boleh diberikan kepada bayi karena berbahaya. Benarkah demikian?

Amankah memberi buah kismis untuk bayi?

Buah kismis pada umumnya aman untuk dikonsumsi bayi. Akan tetapi, Anda perlu memerhatikan waktu pemberian makanan ini.Jangan memberikan buah kismis pada bayi saat ia baru mulai mengonsumsi makanan padat. Sebab, potongan makanan kecil seperti kismis bisa menimbulkan risiko tersedak pada bayi sehingga Anda harus menunggu waktu yang tepat.Umumnya, waktu yang tepat untuk memberi kismis pada bayi adalah ketika ia siap memulai finger food, yaitu antara usia 8 dan 9 bulan. Kesiapan bayi untuk mengonsumsi finger food ditandai dengan bisa mengunyah dan duduk dengan benar.Selain itu, bayi juga harus mampu menguasai genggaman tangannya sehingga mereka dapat menahan benda-benda kecil di antara telunjuk dan ibu jarinya, seperti buah kismis ini.Anda dapat memotong kismis menjadi bagian-bagian yang kecil untuk memudahkan bayi mengunyah. Namun, jika bayi belum dapat mengunyahnya secara utuh, Anda dapat menghaluskannya.Cukup campurkan ½ cangkir kismis dan 1-2 sdm air putih atau jus apel. Lalu, blender hingga teksturnya halus. Untuk membuat kismis lebih mudah dihaluskan, Anda dapat merendamnya terlebih dahulu dalam air hangat.Kismis merupakan buah yang rendah lemak dan kolesterol. Buah kering ini juga mengandung banyak kalium, zat besi, magnesium, dan kalsium.Meski demikian, kismis juga mengandung banyak gula yang bisa menempel pada gigi bayi. Hal ini bisa memicu bakteri berkembang dan menyebabkan kerusakan pada gigi bayi.Oleh sebab itu, agar gigi bayi terhindar dari kerusakan, Anda harus menggosok giginya dengan hati-hati setelah mengonsumsi kismis.Selain kismis, Anda juga dapat memberi si Kecil finger food lainnya yang termasuk buah kering, seperti kurma, aprikot kering, atau buah tin kering. Sebelum memberikannya, perlu diingat bahwa Anda harus selalu mengawasi bayi saat mengonsumsi makanan apa pun.

Finger food lainnya untuk bayi

Selain kismis, terdapat berbagai finger food lain untuk bayi. Finger food adalah makanan berukuran kecil yang dapat dengan mudah dimakan sendiri oleh bayi. Mengonsumsi finger food akan menyenangkan bagi bayi, serta membantunya mengembangkan keterampilan motorik dan koordinasi yang baik.Bayi memiliki nafsu makan yang baik, namun ia tak memiliki banyak gigi. Mulai dengan makanan yang mudah larut dalam mulutnya dan kaya akan nutrisi.Khusus untuk ikan, telur, atau kacang, Anda perlu lebih berhati-hati sebab makanan-makanan ini bisa memicu alergi pada bayi. Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter Anda sebelum memberikan berbagai jenis makanan ini.Memilih makanan ketika bayi mulai melakukan finger food memang bukan hal yang mudah. Untuk memudahkan Anda, terdapat berbagai asupan lain yang cocok dimasukkan ke dalam menu finger food bayi. Adapun finger food yang baik untuk dikonsumsi bayi, di antaranya:
  • Biskuit gandum kecil
  • Potongan kecil roti panggang ringan
  • Potongan kecil pisang atau buah lain yang sudah dikupas, seperti mangga, pir, dan melon
  • Tahu berukuran kecil
  • Potongan kecil keju
  • Potongan kecil sayur yang telah dimasak dengan baik, seperti wortel, kentang atau ubi jalar
  • Brokoli kecil yang dimasak dengan baik hingga tidak keras
  • Potongan daging yang seukuran ruas jari agar mudah digenggam bayi.
Pastikan bahwa Anda memberikan bayi potongan makanan yang kecil. Jangan terlalu besar karena si Kecil akan kesulitan untuk mengunyah ataupun menelannya.Sebelum memulai finger food bayi, ada baiknya jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter untuk mendapat saran mengenai kapan harus memulai dan jenis makanan apa yang baik dikonsumsi oleh bayi. Dokter akan memberi saran mengenai beragam finger food yang cocok untuk bayi Anda.Jika bayi menunjukkan gejala tak biasa, seperti ruam, gatal, batuk, rewel, mual, muntah atau lainnya, setelah diberi finger food tertentu, sebaiknya hentikan pemberian makanan dan periksakan bayi pada dokter. Dokter akan melakukan diagnosis dan menentukan penanganan yang tepat untuk buah hati Anda.
camilan sehatmakanan bayibuah dan sayuran
Baby Center. https://www.babycentre.co.uk/x560986/are-raisins-safe-for-babies
Diakses pada 02 Desember 2019
Baby Center. https://www.babycenter.com/404_when-can-my-baby-eat-raisins-and-dried-fruit_1368500.bc
Diakses pada 02 Desember 2019
Baby Center. https://www.babycenter.com/finger-foods
Diakses pada 02 Desember 2019
Homemade Baby Food. https://www.homemade-baby-food-recipes.com/when-can-my-baby-eat-raisins.html
Diakses pada 02 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait