Berbagai Manfaat Buah Kecapi untuk Kesehatan, Termasuk Mencegah Kanker

Buah kecapi dapat diolah menjadi kudapan, dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Buah kecapi dipercaya mampu menghalau sejumlah penyakit, termasuk kanker.

Buah santol atau dikenal pula sebagai buah kecapi (Sandoricum koetjape) diyakini memiliki segudang khasiat bagi kesehatan. Buah yang kaya akan kandungan vitamin ini disebut sanggup mencegah peradangan dan kanker. Benarkah demikian?

Manfaat buah kecapi bagi kesehatan

Buah kecapi juga disebut sebagai manggis liar. Sebab jika dibelah, isinya memang menyerupai buah manggis. Namun berbeda dari manggis, kulit buah kecapi berwarna kekuningan menyerupai kulit buah duku, bukan ungu.

Di Filipina dan Thailand, buah ini jadi salah satu bahan utama masakan kari. Mungkin tidak mudah untuk menemukan buah kecapi di Indonesia. Namun, buah kecapi memang layak dicari, karena segudang manfaatnya berikut ini.

1. Mencegah peradangan dan kanker

Kandungan vitamin B dan C dalam buah kecapi merupakan antioksidan yang berfungsi melawan radikal bebas penyebab peradangan maupun penyakit kanker. Mengonsumsi buah ini secara rutin dapat mencegah risiko terserang dua penyakit berbahaya tersebut. Kandungan antiradang, fitokimia dalam buah kecapi juga berfungsi melindungi tubuh dari gejala peradangan.

2. Menyembuhkan penyakit akibat infeksi bakteri

Kecapi dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit akibat infeksi bakteri. Sebab, kecapi mengandung senyawa antibakteri, yang mampu menghambat tumbuhnya bakteri Micrococus luteus dan Eschericia coli. Kandungan flavonoid, saponin, dan polifenol di dalamnya pun bisa menghalangi bakteri.

3. Menjaga kesehatan mulut

Selain menyikat gigi, mengonsumsi buah kecapi juga
bisa dilakukan untuk mencegah kerusakan gigi.

Manfaat buah kecapi selanjutnya yaitu meningkatkan produksi air liur, mengurangi jumlah bakteri di rongga mulut, serta mencegah kerusakan gigi.

4. Menjadi makanan diet

Buah kecapi yang kaya serat dan memiliki indeks glikemik rendah juga dapat dijadikan teman diet yang sehat, serta makanan yang aman bagi para pengidap diabetes.

Selain buahnya, bagian lain dari tumbuhan kecapi juga bermanfaat

Selain buahnya yang memiliki segudang manfaat, bagian lain dari tanaman kecapi juga dapat dimanfaatkan. Akar, batang, pohon, hingga biji kecapi pun bermanfaat untuk kesehatan dan keperluan sehari-hari. Begini cara menggunakannya.

Akar kecapi:

Akar kecapi bermanfaat untuk mengobati diare. Cara mengolah akar kecapi untuk obat diare adalah sebagai berikut:

  • Ambil akar kecapi dan bersihkan.
  • Rebus akar kecapi telah dibersihkan menggunakan air dan cuka.
  • Minum setiap hari hingga diare berkurang.

Ramuan ini juga bermanfaat untuk mengatasi gangguan pencernaan.

Daun kecapi:

Daun kecapi mengandung senyawa antibakteri n-heksana dan sanggup mengatasi berbagai gangguan kesehatan akibat bakteri.

Biji buah kecapi:

Biji buah kecapi dapat dimanfaatkan sebagai bahan insektisida alami untuk melindungi tanaman dari gangguan hama.

Batang pohon kecapi:

Pohon kecapi yang dapat tumbuh dengan cepat, dapat dimanfaatkan sebagai sumber pasokan kayu berkelanjutan. Batangnya yang kokoh dapat diolah menjadi berbagai furnitur cantik serta pagar rumah.

Di beberapa negara Asia seperti Filipina, batang pohon kecapi juga dimanfaatkan sebagai pengusir nyamuk serta aroma terapi. Selain itu ekstrak kulit pohonnya juga dapat dimanfaatkan sebagai ramuan antirayap.

Bagaimana cara merawat pohon kecapi?

Pohon kecapi memiliki bentuk serupa pohon manggis. Pohonnya bisa tumbuh hingga ketinggian 50 m di kawasan kering dan lembap.

Tidak sulit untuk merawat pohon kecapi. Cukup beri pupuk alami dua kali setahun, pohon ini dapat menghasilkan begitu banyak buah kecapi lima tahun kemudian.

Catatan dari SehatQ

Selain dimakan mentah, buah ini juga dapat diolah menjadi manisan, selai, jeli serta jus. Jika ingin mengonsumsi maupun mengolahnya, pastikan untuk memilih buah kecapi yang segar.

 

Universitas Esa Unggul.
https://digilib.esaunggul.ac.id/public/UEU-Undergraduate-7562-JURNAL.pdf
Diakses pada 16 Februari 2020

Kementerian Pertanian RI.
http://jabar.litbang.pertanian.go.id/index.php/info-teknologi/594-pemanfaatan-buah-kecapi
Diakses pada 16 Februari 2020

Universitas Mulawarman.
https://jtpc.farmasi.unmul.ac.id/index.php/jtpc/article/view/64
Diakses pada 16 Februari 2020

Health Benefit Times.
https://www.healthbenefitstimes.com/santol-fruit/
Diakses pada 14 Februari 2020

Practical Health and Wellness Solutions.
https://www.practicalhealthandwellnesssolutions.com/health-benefit-santol-cotton-fruit/
Diakses pada 14 Februari 2020