logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Buah Kasturi, Mangga Endemik Kalimantan yang Terancam Punah

open-summary

Buah kasturi merupakan jenis mangga yang sudah punah di alam liar. Untuk mencicipi dan merasakan manfaatnya, Anda harus datang sendiri ke Kalimantan.


close-summary

0

13 Mei 2020

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Buah kasturi umumnya berwarna lebih gelap, baik daging dan kulitnya, ketimbang mangga lainnya

Buah mangga kasturi memiliki karakteristik yang berbeda dengan mangga lainnya

Table of Content

  • Lebih jauh mengenal buah kasturi
  • Kandungan dan manfaat buah kasturi

Pernahkah Anda mencicipi buah kasturi? Bila ya, Anda bisa jadi termasuk orang yang beruntung mengingat buah endemik dari Pulau Kalimantan ini sudah sangat sulit ditemukan.

Advertisement

Buah kasturi dikenal juga dengan nama mangga kasturi (Mangifera casturi) atau mangga Kalimantan. Oleh Perserikatan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN), buah kasturi ini dikategorikan sebagai buah yang Extinct in the Wild (EW) alias sudah punah di alam liar.

Meski demikian, masyarakat Kalimantan, khususnya Kalimantan Selatan, masih ada yang menanamnya di pekarangan rumah. Seperti apa buah kasturi itu? Apa pula manfaatnya bagi kesehatan manusia?

Lebih jauh mengenal buah kasturi

Buah kasturi banyak ditemukan di Kabupaten Banjar dan hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Tanaman ini dapat tumbuh di lahan kering dan lahan rawa pasang-surut yang memang banyak terdapat di daerah kalimantan.

Bentuk pohonnya mirip dengan mangga biasa (Mangifera indica), yakni tanamannya bisa mencapai tinggi 25-50 meter, diameter batang 40-115 cm, dan rindang. Bila dipotong, kulit batang akan mengeluarkan getah yang mula-mula bening, kemudian menjadi kemerahan dan menghitam dalam beberapa jam.

Namun berbeda dengan mangga biasa, buah kasturi memiliki bentuk bulat atau elips yang kecil-kecil. Berat per buahnya hanya sekitar 60-85 gram, panjang 4,5-5,5 cm, dan lebar 3,5- 3,9 cm.

Daging buahnya juga berserabut, tekstur buah agak kasar, rasanya manis sedikit asam, serta memiliki aroma yang khas. Kekurangan lain dari mangga kasturi adalah daging buah yang tidak tebal karena bijinya yang berukuran cukup besar.

Ketika memasuki musim panen (sekitar November-Januari), buah kasturi akan terlihat sangat lebat. Hanya saja, masa panen mangga kasturi yang cukup singkat sehingga membuat tanaman ini kurang terlihat menarik untuk dibudidayakan sebagai mangga komersial.

Kandungan dan manfaat buah kasturi

Pada sebuah penelitian, buah kasturi terbukti mengandung nutrisi yang berguna bagi tubuh manusia, misalnya terpenoid dan polifenol yang dapat bertindak sebagai zat antioksidan. Polifenol sendiri dikenal sebagai zat yang dapat menghadirkan berbagai manfaat bagi kesehatan manusia, seperti:

  • Antiperadangan

Polifenol dapat menangkal efek radikal bebas yang masuk ke tubuh manusia. Bila tidak segera dihilangkan, radikal bebas ini dapat mengakibatkan inflamasi alias peradangan yang berpotensi memunculkan berbagai penyakit kronis, seperti diabetes, kanker, dan penyakit jantung.

Manfaat pohon kasturi sebagai pencegah diabetes juga bisa dirasakan lewat ekstrak akar atau batangnya. Di bagian tersebut, terdapat saponin dan tanin yang merupakan senyawa aktif glikosida triterpena yang dapat menghambat penyerapan glukosa dan mencegah naiknya glukosa dalam darah.

  • Mencegah penggumpalan darah

Ini merupakan salah satu manfaat polifenol yang terdapat dalam buah kasturi. Dalam sebuah penelitian, polifenol dapat menghambat terjadinya penyumbatan pada sel darah merah yang mungkin terbentuk ketika mengalir di pembuluh darah manusia.

  • Menyehatkan pencernaan

Penelitian lain juga mengungkap manfaat polifenol sebagai zat yang merangsang pertumbuhan bakteri baik di dalam saluran cerna. Konsumsi makanan yang mengandung polifenol dipercaya dapat melawan perkembangan bakteri jahat, seperti C. difficile, E. coli, dan Salmonella.

  • Meningkatkan fungsi otak

Dengan menurunnya risiko penggumpalan darah, aliran darah ke otak akan lebih lancar sehingga akan meningkatkan fungsi otak itu sendiri. Hal ini akan terasa ketika Anda menjadi lebih fokus dan tidak cepat lupa.

Baca Juga

  • Manfaat Zucchini Baik untuk Kesehatan Tubuh, Mari Kenali Lebih Jauh
  • 13 Makanan Penambah Berat Badan Anak agar Si Kecil Gemuk dan Sehat
  • 7 Menu Sarapan Pagi untuk Penderita Ginjal

Untuk mendapatkan manfaat di atas, Anda dapat mengonsumsi buah kasturi seperti halnya makan mangga biasa. Buah ini bisa dikonsumsi langsung atau dijadikan campuran dalam minuman es buah, dibuat menjadi puding, dan lain-lain.

Perlu dicatat bahwa manfaat buah kasturi di atas masih perlu diteliti lebih dalam. Bila Anda memiliki keluhan sehubungan kondisi di atas, segera konsultasikan dengan dokter.

Advertisement

buah dan sayuran

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved