Gejalanya Mirip Batuk dan Pilek, Waspadai Bronkitis pada Anak!

Penyakit bronkitis adalah penyakit saluran pernapasan yang gejalanya mirip dengan batuk dan pilek pada anak
Gejala bronkitis pada anak mirip dengan batuk dan pilek

Saat musim batuk dan pilek menghantui si buah hati, muncul pula potensi penyakit bronkitis yang dapat dialami mereka. Walaupun terkadang gejalanya terlihat buruk, seperti bersin dan batuk yang parah sehingga menghasilkan banyak dahak, bronkitis pada anak-anak biasanya cenderung ringan. Meski demikian, penyakit bronkitis ini tidak boleh dibiarkan. Sebagai bekal untuk menghadapi penyakit ini, mari kita pelajari lebih lanjut mengenai penyakit bronkitis pada anak.

Bronkitis pada Anak

Bronkitis merupakan peradangan yang terjadi pada saluran pernapasan yang disebut dengan area bronkus (batang paru), yang diakibatkan adanya produksi dahak yang tinggi atau karena perubahan lainnya. Walaupun ada beberapa tipe bronkitis, yang paling sering dijumpai adalah bronkitis akut dan bronkitis kronis. Bronkitis akut merupakan peradangan pada selaput membran dari batang paru (bronkus)

Penyebab Bronkitis Akut pada Anak

Bronkitis akut biasanya bisa terjadi akibat infeksi virus, atau bisa juga disebabkan oleh bakteri dan hal lainnya, seperti akibat debu, alergen, bau-bauan yang tajam, atau asap rokok.

Penyebab bronkitis pada anak biasanya diakibatkan oleh virus. Penyakit ini bisa berkembang pada anak setelah mereka mengalami pilek atau adanya infeksi virus di sekitar hidung, mulut, atau tenggorokan (saluran pernapasan atas).

Berikut ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan anak mudah terserang bronkitis:

  1. Memiliki sinusitis
  2. Memiliki alergi
  3. Asma
  4. Memiliki amandel yang mudah bengkak
  5. Terpapar asap rokok

Gejala Bronkitis Akut pada Anak

Berikut ini adalah beberapa gejala yang biasa terjadi pada bronkitis akut. Perlu diingat bahwa setiap anak tidak memiliki gejala yang sama. Beberapa gejala tersebut, antara lain:

  1. Hidung berair (biasanya sebelum batuk muncul)
  2. Tidak enak badan (rewel pada bayi)
  3. Menggigil dan kedinginan
  4. Demam ringan
  5. Nyeri pada punggung dan otot
  6. Bersin
  7. Radang tenggorokan

Pada fase awal penyakit bronkitis, anak-anak mungkin akan mengalami batuk kering, kemudian berubah menjadi batuk berdahak. Beberapa anak bahkan bisa muntah karena batuk yang dialami. Gejala bronkitis biasanya berlangsung selama 7-14 hari, namun bisa bertahan dari 3-4 minggu.

Bisakah Bronkitis Sembuh Tanpa Antibiotik?

Pada beberapa kasus bronkitis akut, biasanya anak akan berangsur sembuh dalam jangka waktu 2-3 minggu, namun ada sebagian lain yang baru sembuh pada minggu ke-4. Beberapa pengobatan rumahan dapat membantu mengurangi gejala. Berikut beberapa hal yang dapat dicoba untuk membuat kondisi badan menjadi lebih sehat:

  1. Kurangi batuk dengan banyak minum, menggunakan obat batuk, dan menghindari asap yang dapat mengganggu paru-paru.
  2. Istirahat yang cukup sehingga badan menjadi lebih berenergi dan meningkatkan kekebalan tubuh dalam melawan virus.
  3. Cobalah obat-obatan yang dijual bebas, seperti paracetamol atau ibuprofen untuk mengurangi nyeri dan demam. Jika tidak membaik, pastikan untuk berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Children’s Health. https://www.childrens.com/health-wellness/bronchitis-home-remedies
Diakses pada April 2019

Stanford’s Children Health. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=acute-bronchitis-in-children-90-P02930
Diakses pada April 2019

Cedars Sinai. https://www.cedars-sinai.org/health-library/diseases-and-conditions---pediatrics/a/acute-bronchitis-in-children.html
Diakses pada April 2019

Health Link British Columbia. https://www.healthlinkbc.ca/health-topics/ug1873
Diakses pada April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed