Bolehkah Penderita Diabetes Makan Telur

(0)
17 Sep 2020|Azelia Trifiana
Selama dalam batas wajar, penderita diabetes boleh makan telurPenderita diabetes tetap dapat mengonsumsi telur dalam batas wajar
Bolehkah penderita diabetes makan telur? Sebagai sumber protein yang sangat baik, penderita diabetes boleh mengonsumsi telur. Di dalam satu butir telur ukuran besar, hanya ada ½ gram karbohidrat. Artinya, tidak akan menyebabkan lonjakan kadar gula darah.Meski demikian, perlu diperhatikan bahwa telur mengandung kolesterol tinggi. Penderita diabetes harus selalu memantau kadar kolesterol karena diabetes merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung.

Konsumsi telur bagi penderita diabetes

Idealnya, konsumsi telur bagi penderita diabetes adalah 3 kali per minggu. Namun jika hanya putih telur yang dikonsumsi, lebih dari itu pun tidak masalah. Beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi penderita diabetes ketika mengonsumsi telur di antaranya:
  • Perhatikan cara pengolahan

Cara mengolah telur sangat menentukan nutrisi yang masuk ke tubuh. Sebut saja sebutir telur yang menjadi kurang sehat apabila diolah dengan cara digoreng dengan minyak yang kurang sehat.Telur yang diolah dengan cara direbus bisa jadi pilihan camilan sehat bagi penderita diabetes. Kandungan protein dalam telur akan menimbulkan rasa kenyang tanpa membuat kadar gula darah melonjak signifikan.Tak hanya itu, protein juga membuat proses cerna menjadi lebih lambat serta memaksimalkan penyerapan glukosa. Ini akan sangat membantu bagi penderita diabetes.
  • Lauk pendamping

Jika mengonsumsi telur bersama dengan lauk lain, sebisa mungkin jangan memilih makanan yang diproses berlebihan. Contohnya seperti sosis atau daging tinggi sodium yang sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu sering. Alternatifnya, pilih lauk daging rendah lemak dan menyehatkan.
  • Pilih sumber telur yang sehat

Pilihlah telur organik atau telur ayam kampung agar bisa mendapatkan nutrisi sebanyak mungkin. Dengan demikian, asupan asam lemak omega-3 dapat terpenuhi. Telur ini bisa diolah dengan berbagai cara sesuai selera.

Amankah kadar kolesterol dalam telur? 

Meski telur merupakan makanan tinggi protein, ada kandungan kolesterol yang juga perlu diantisipasi penderita diabetes. Alasannya adalah, penyakit diabetes cenderung menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menaikkan kolesterol jahat (LDL) sehingga menaikkan risiko terkena stroke dan penyakit jantung.Penderita diabetes disarankan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 200 mg kolesterol setiap harinya. Dalam satu butir telur ukuran besar, terdapat 186 mg kolesterol.Artinya, jika sudah mengonsumsi satu butir telur maka hindari konsumsi makanan lain yang tinggi kolesterol. Para peneliti meyakini bahwa kelebihan kolesterol terutama dari protein hewani dapat meningkatkan risiko diabetes dan penyakit jantung.Jika masalah kolesterol menjadi pertanyaan bolehkah penderita diabetes makan telur, sebaiknya konsumsi putih telurnya saja. Kolesterol tertinggi dalam telur terdapat pada kuning telurnya.Namun, jangan lupakan bahwa kuning telur menjadi rumah bagi nutrisi-nutrisi penting. Hampir seluruh vitamin A, kolin, omega-3, dan kalsium terdapat di dalam kuning telur.

Manfaat mengonsumsi telur

Jika pertanyaan bolehkah penderita diabetes makan telur sudah mendapat lampu hijau, maka tak ada salahnya mengonsumsinya sesekali. Beberapa manfaat dari mengonsumsi telur adalah:
  • Kaya nutrisi
Dalam satu butir telur, terdapat protein dan potasium. Kandungan potasium sangat baik untuk kesehatan otot dan saraf. Tak hanya itu, potasium juga membantu menyeimbangkan level sodium dalam tubuh sehingga baik untuk kesehatan jantung.Tak hanya itu, telur juga mengandung lutein dan kolin. Lutein melindungi dari serangan penyakit, sementara kolin baik untuk kesehatan otak. Kuning telur juga mengandung biotin yang penting untuk kesehatan rambut, kulit, kuku, dan juga produksi insulin.
  • Tidak menambah berat badan

Berat badan berlebih dapat memperburuk kondisi diabetes.Satu butir telur ukuran besar hanya mengandung 75 kalori dan 5 gram lemak. Artinya, mengonsumsi telur tidak akan menambah berat badan secara signifikan dan masih aman bagi orang yang menjaga betul asupan kalori setiap harinya.Mengonsumsi telur bagi penderita diabetes bukanlah masalah, asal tidak berlebihan. Idealnya, konsumsi telur 3 kali dalam sepekan masih terbilang aman. Pilih telur organik yang lebih menyehatkan dan kaya nutrisi.
diabeteshidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/diabetes/eggs
Diakses pada 30 Agustus 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-cholesterol/expert-answers/cholesterol/faq-20058468
Diakses pada 30 Agustus 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324522
Diakses pada 30 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait