Bolehkah Minyak Kelapa untuk Wajah Jadi Pengganti Moisturizer?

Mengaplikasikan minyak kelapa untuk wajah juga bisa meninggalkan residu pada wajah
Sebelum menggunakan minyak kelapa untuk wajah, pertimbangkan dulu kemungkinan menyumbat pori-pori

Keluhan paling banyak terkait kulit – terutama kulit wajah – adalah jerawat. Dari situlah minyak kelapa untuk wajah banyak digunakan. Entah itu untuk menambah kelembapan hingga mengatasi jerawat. Meski demikian, sifat minyak kelapa yang komedogenik bisa menyumbat pori-pori.

Tak hanya remaja saja, orang dewasa juga banyak menggunakan minyak kelapa untuk wajah. Tentunya tak terlepas dari kandungan asam lemak rantai medium (medium-chain fatty acids atau MCFAs) di dalamnya yang bisa membunuh mikroorganisme penyebab masalah kulit.

Sebelum mengulik lebih jauh mengapa minyak kelapa kurang cocok dijadikan pengganti moisturizer atau pelembap, kita simak dulu apa saja manfaat minyak kelapa untuk wajah.

Manfaat minyak kelapa untuk wajah

Penggunaan minyak kelapa untuk wajah bisa dilakukan dengan mengoleskan ke wajah atau dijadikan campuran masker wajah. Beberapa manfaatnya adalah:

1. Membunuh bakteri

Kandungan terbesar dari minyak kelapa adalah asam lemak rantai medium dengan sifat antimikroba. Artinya, minyak kelapa dapat membunuh mikroorganisme yang menyebabkan masalah seperti jerawat.

Tak hanya itu, asam laurat dalam minyak kelapa juga bisa membantu membunuh bakteri, jamur, dan virus. Bahkan ada penelitian yang menyebut bahwa minyak kelapa lebih ampuh mengusir bakteri penyebab jerawat ketimbang benzoyl peroxide yang biasanya digunakan pada obat jerawat.

2. Mengatasi jerawat

Masih soal jerawat, kandungan asam laurat dalam minyak kelapa ketika berpadu dengan asam retinoid dapat menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.

Selain itu, minyak kelapa juga mengandung capric, caproic, dan caprylic medium-chain fatty acids yang bisa melawan bakteri penyebab jerawat. Namun ingat, hal ini hanya akan efektif apabila minyak kelapa diaplikasikan langsung untuk wajah.

3. Membersihkan wajah

Tahap terpenting dalam merawat wajah adalah membersihkan atau cleansing. Minyak kelapa untuk wajah dapat membantu mengangkat makeup bahkan yang waterproof sekalipun. Cara mengaplikasikannya bisa dengan menggunakan kapas atau diaplikasikan langsung sebelum cuci muka.

Bolehkah minyak kelapa menggantikan moisturizer?

Mengingat ada banyak khasiat dari mengaplikasikan minyak kelapa untuk wajah, tak sedikit yang mempertimbangkan untuk menggunakannya sebagai pengganti pelembap. Namun perlu diingat, ada beberapa hal yang membuat minyak kelapa tidak cocok menjadi pengganti moisturizer, yaitu:

  • Menyumbat pori-pori

Sifat minyak kelapa sangat komedogenik, artinya bisa menyumbat pori-pori. Ketika pori-pori tersumbat, hal ini dapat menyebabkan jerawat menjadi semakin parah terutama bagi mereka dengan kulit wajah berminyak.

Artinya, minyak kelapa tidak cocok digunakan sebagai pengganti pelembap atau moisturizer karena justru membuat pori-pori tersumbat. Apabila ditumpuk dengan rangkaian makeup, yang terjadi justru penyumbatan pada kulit wajah.

Namun, Anda tetap bisa menggunakan minyak kelapa untuk melembapkan bagian tubuh lainnya, seperti siku, lutut, tumit, lengan, dan kaki. Menjaga kelembapan kulit adalah salah satu kunci dalam menjaga kesehatan kulit Anda.

Kulit perlu kelembapan agar optimal dalam mengatasi infeksi dan proses regenerasi. Mengaplikasikan minyak kelapa pada bagian-bagian tubuh yang kering dapat membantu melembapkan sekaligus mengatasi bakteri.

  • Rentan meninggalkan residu

Mengaplikasikan minyak kelapa untuk wajah juga bisa meninggalkan residu pada wajah. Contohnya apabila menggunakan minyak kelapa untuk membersihkan wajah dengan makeup, bisa saja ada residu yang tertinggal. Bukannya bersih, justru ada lapisan minyak yang menempel pada wajah.

  • Belum tentu efektif

Bisa jadi pada beberapa orang, minyak kelapa dapat mengatasi masalah jerawat karena kandungan asam linoleatnya yang tinggi. Meski demikian, ada risiko minyak kelapa menyebabkan breakout karena sifatnya yang komedogenik pada kulit. Hasilnya? Belum tentu efektif mengatasi jerawat.

Mencoba menggunakan minyak kelapa untuk wajah demi membasmi jerawat memang tak ada salahnya, namun ada risiko yang mengikuti. Dibandingkan dengan jenis minyak lain, minyak kelapa bersifat sangat komedogenik.

Ada baiknya mencari tahu terlebih dahulu sifat dan jenis kulit Anda sebelum mengaplikasikan minyak kelapa untuk wajah. Jika bingung, tanyakan kepada dermatologis atau dokter kulit terpercaya.

Terlepas dari risiko pengaplikasian minyak kelapa untuk wajah, tak ada salahnya mengonsumsi minyak kelapa. Bahkan ada banyak manfaatnya bagi kesehatan jika rutin mengonsumsi 30 ml minyak kelapa setiap hari.

Allure. https://www.allure.com/story/beauty-uses-for-coconut-oil
Diakses 13 Desember 2019

Cosmopolitan. https://www.cosmopolitan.com/style-beauty/beauty/a27305882/coconut-oil-benefits-skin/
Diakses 13 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/using-coconut-oil-to-treat-acne#section6
Diakses 13 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed