logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Bolehkah Minum Kopi Setelah Makan? Ini Penjelasannya

open-summary

Minum kopi setiap hari boleh saja asal tidak berlebihan. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti memastikan Anda tidak kekurangan zat besi.


close-summary

3 Feb 2021

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Minum kopi setelah makan boleh dilakukan asal tidak berisiko kekurangan zat besi

Disarankan menunggu sekitar satu jam jika ingin minum kopi setelah makan

Table of Content

  • Bolehkah minum kopi setelah makan?
  • Hal yang perlu diperhatikan sebelum minum kopi setelah makan
  • Sebaiknya minum air putih setelah makan

Apakah Anda sering minum kopi setelah makan? Kebiasaan ini menimbulkan sejumlah pro dan kontra. Dari sisi pembelanya, kopi dipercaya tidak akan mengganggu respons glukosa dalam tubuh apabila dikonsumsi setelah makan. 

Advertisement

Namun, di sisi yang berseberangan, kopi dianggap dapat memperlambat kemampuan tubuh untuk menyerap mineral dan zat besi. Lantas, bolehkah minum kopi setelah makan? Untuk membantu Anda mencari jawaban atas pertanyaan ini, mari kita simak penjelasannya.

Baca Juga

  • Mengenal Stress Eating dan Cara Mengatasinya
  • Rasakan 6 Manfaat Berpikir Positif
  • Teknik Servis dalam Bulu Tangkis, Penggemar Badminton Wajib Tahu

Bolehkah minum kopi setelah makan?

Sebenarnya jika Anda dalam keadaan sehat, kopi boleh saja dikonsumsi setelah makan asalkan tidak berlebihan. Apalagi minuman tersebut bisa menambah energi, memperbaiki suasana hati, dan meningkatkan fungsi otak. 

Tidak ada patokan khusus berapa lama Anda harus memberi jeda antara waktu makan dan konsumsi kopi. Namun, Anda disarankan untuk tidak mengonsumsinya dalam waktu yang berdekatan. Berikan jeda setidaknya sekitar 1 jam setelah makan.

Hal yang perlu diperhatikan sebelum minum kopi setelah makan

Perhatikan hal berikut sebelum minum kopi setelah makan:

1. Tidak berisiko kekurangan zat besi

no caption
Sebaiknya tidak minum kopi jika kekurangan zat besi

Pada orang yang tidak berisiko kekurangan zat besi, kopi tidak akan menyebabkan kekurangan nutrisi ini. Namun, bagi Anda yang berisiko kekurangan zat besi, mengonsumsi kopi bukanlah ide yang baik.

Kafein bisa mengikat sekitar 6 persen zat besi dari makanan. Namun, polifenol dalam kopi yang dianggap sebagai penghambat utama penyerapan nutrisi ini. Selain itu, jenis makanan yang Anda konsumsi ternyata juga memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap penyerapan zat besi. 

Kopi lebih cenderung menghambat penyerapan zat besi yang berasal dari sumber nabati daripada hewani. Untuk mengurangi efek negatifnya, Anda dapat mengonsumsi makanan yang mengandung protein hewani, vitamin C, dan tembaga.

2. Jangan mengonsumsinya berlebihan

Mengonsumsi kopi secara berlebihan khawatir berpotensi menimbulkan masalah pencernaan, seperti kembung, tidak nyaman, perih, asam lambung naik, bahkan diare. 

Anda juga harus ingat bahwa semakin banyak polifenol dalam kopi yang Anda konsumsi, semakin menurun penyerapan zat besi dalam tubuh Anda.

Bolehkah minum kopi setiap hari? Anda disarankan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 400 mg kafein atau setara dengan 4 cangkir kopi setiap hari. 

3. Hindari minum kopi mendekati waktu tidur

no caption
Minum kopi mendekati waktu tidur bisa menyebabkan gangguan tidur

Hindari mengonsumsi kopi setelah makan malam, terutama ketika mendekati waktu tidur, karena bisa menyebabkan gangguan tidur dan meningkatkan kecemasan. Akibatnya, Anda mungkin akan kurang tidur, sakit kepala, dan tak bertenaga saat esok hari. Jadi, bijaklah dalam meminum kopi.

Tak ada salahnya untuk minum kopi setelah makan. Namun, pastikan tidak dalam waktu yang sangat berdekatan dan kondisi Anda baik-baik saja. Hati-hati juga karena gula pada kopi dapat menyebabkan penyakit dikemudian hari, seperti diabetes melitus.

Sebaiknya minum air putih setelah makan

Daripada mengonsumsi kopi, akan lebih baik jika Anda minum air putih saja setelah makan. Air putih bisa membantu memecah makanan sehingga tubuh Anda dapat menyerap nutrisinya dengan baik. Semakin banyak nutrisi yang dikonsumsi, semakin terjaga kesehatan Anda.

Bukan hanya itu, minum air putih juga menunjang proses pembersihan racun dalam tubuh. Bahkan bisa melunakkan feses yang membantu mencegah terjadinya sembelit. Alhasil, sistem pencernaan Anda semakin lancar dan optimal.

Pastikan Anda minum sekitar 8 gelas setiap hari. Dengan begitu, Anda juga akan terhindar dari dehidrasi yang bisa mengganggu berbagai fungsi tubuh. Selain air putih, jus buah tanpa gula tambahan juga bisa menjadi pilihan yang baik, apabila Anda ingin mengonsumsi minuman sehat dan menyegarkan.

Jika Anda ingin bertanya lebih lanjut mengenai efek minum kopi, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

kopikafeinahidup sehat

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved