Bolehkah Ibu Minum Jamu Setelah Melahirkan?

(0)
Jamu setelah melahirkan ada banyak jenisnya, salah satunya beras kencurMinum jamu setelah melahirkan merupakan salah satu cara yang diyakini dapat mengembalikan bentuk tubuh ibu pascapersalinan
Minum jamu setelah melahirkan merupakan salah satu cara yang diyakini dapat mengembalikan bentuk tubuh dan kondisi kesehatan ibu pascapersalinan.Biasanya, jamu-jamu tradisional tersebut terbuat dari berbagai tumbuhan alami yang dipercaya memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. Tetapi yang jadi pertanyaan, bolehkah ibu minum jamu setelah melahirkan?

Jenis-jenis jamu setelah melahirkan yang umum dikonsumsi

Jamu tradisional adalah minuman herbal yang terbuat dari berbagai bagian tumbuhan meliputi akar, daun, kulit, batang, rimpang, hingga buah.Jamu tradisional sudah sejak lama dikenal memiliki manfaat yang baik untuk menunjang kondisi kesehatan tubuh. Maka tak heran, minum jamu tampaknya sudah menjadi tradisi turun temurun yang umumnya dilakukan untuk memulihkan kondisi tubuh tertentu atau sedang kurang sehat.Minum jamu setelah melahirkan pun dipercaya dapat membantu mengencangkan otot perut, menyegarkan tubuh, mempercepat pemulihan luka pascapersalinan, meningkatkan ketahanan tubuh, menjaga kebersihan dan kecantikan organ kewanitaan, hingga melancarkan produksi ASI untuk Si Kecil.Beberapa jenis jamu setelah melahirkan yang biasa dikonsumsi oleh para ibu pascapersalinan, di antaranya:
Jamu setelah melahirkan yang terkenal adalah beras kencur
Beras kencur adalah salah satu jenis jamu setelah melahirkan

1. Jamu beras kencur

Salah satu jenis jamu setelah melahirkan yang biasa dikonsumsi oleh para ibu adalah beras kencur. Manfaat jamu beras kencur untuk ibu melahirkan diyakini mampu menghangatkan tubuh dan mempercepat penyembuhan luka pascapersalinan.

2. Jamu rimpang temu kunci

Jenis jamu setelah melahirkan yang umum dikonsumsi ibu melahirkan berikutnya adalah temu kunci. Tidak hanya berfungsi sebagai penyedap masakan, jamu temu kunci juga dipercaya bermanfaat untuk menyegarkan tubuh ibu setelah melahirkan hingga merangsang produksi ASI.

3. Jamu yang terbuat dari campuran jahe

Sebuah hasil studi yang dipublikasikan dalam jurnal Breastfeeding Medicine, jahe merupakan rempah alami yang diyakini mampu meningkatkan produksi ASI pada awal periode pascapersalinan.

4. Jamu uyup-uyup

Beberapa wilayah di Indonesia memiliki istilah jamu setelah melahirkan yang berbeda-beda. Misalnya, jamu uyup-uyup yang dikenal di kalangan masyarakat Kabupaten Tegal.Jamu uyup-uyup terbuat dari rempah-rempah dan bahan alami, seperti kencur, kunyit, lempuyang, temu giring, temulawak, dan daun katuk.Minum jamu setelah melahirkan ini diklaim dapat menghangatkan tubuh pascapersalinan, menutrisi tubuh, meningkatkan nafsu makan, hingga merangsang produksi ASI.

5. Jamu galian singset

Selain jamu uyup-uyup, ada pula jamu galian singset yang kerap dikonsumsi oleh masyarakat Kabupaten Tegal. Jamu galian singset dipercaya memiliki efek antiradang dan antinyeri yang mampu mencegah peradangan atau infeksi akibat luka pascapersalinan serta membantu merangsang produksi ASI.Berbagai jenis jamu setelah melahirkan di atas dapat dibuat sendiri di rumah atau membelinya di penjual jamu keliling.

Minum jamu setelah melahirkan, boleh atau tidak?

Pada dasarnya, sejumlah penelitian mengemukakan bahwa para ibu boleh-boleh saja minum jamu setelah melahirkan untuk mengurangi rasa nyeri atau tidak nyaman pascapersalinan. Tetapi, penting untuk mengetahui kandungan bahan alami pada minuman jamu tersebut terlebih dahulu, ya.Pasalnya, tidak semua bahan alami pada rempah-rempah tradisional baik dikonsumsi oleh ibu yang baru melahirkan dan menyusui.Jika minuman jamu setelah melahirkan terbuat dari rempah-rempah alami, seperti kunyit, jahe, temu kunci, temulawak, dan lain sebagainya, mungkin cenderung aman dan baik untuk kondisi tubuh ibu setelah melahirkan.
Jamu setelah melahirkan biasanya terbuat dari kunyit
Manfaat kunyit untuk ibu melahirkan berkat sifat antiradang
Rempah seperti kunyit, misalnya, mengandung berbagai vitamin dan mineral, termasuk vitamin B6, vitamin C, kalium, mangan, dan magnesium yang baik untuk tubuh ibu melahirkan.Selain itu, manfaat kunyit untuk ibu melahirkan diyakini dapat memulihkan sakit perut dan menyembuhkan luka pascapersalinan berkat sifat antiradang yang terkandung di dalamnya.Bahan utama yang juga sering kali digunakan sebagai minuman jamu setelah melahirkan adalah jahe. Jahe mengandung vitamin B6, vitamin E, magnesium, zat besi, kalium, mangan, serta selenium.Jahe juga dikenal dengan sifat antiradang yang membantu mempercepat penyembuhan luka setelah melahirkan. Kandungan galaktagog dalam jahe dapat membantu merangsang produksi ASI untuk Si Kecil.Meski cenderung aman, jamu setelah melahirkan masih dibutuhkan penelitian ilmiah lebih lanjut mengenai keefektifan kandungan rempah-rempah alami di dalamnya untuk memulihkan kondisi tubuh ibu setelah melahirkan.

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum minum jamu setelah melahirkan

Konsultasi dengan dokter sebelum minum jamu setelah melahirkan
Pastikan konsultasi dengan dokter sebelum ibu minum jamu
Para ibu perlu memerhatikan jumlah konsumsi jamu setelah melahirkan. Walaupun minum jamu setelah melahirkan cenderung aman, tetapi bisa saja berpotensi membahayakan apabila dikonsumsi melampaui dosis yang seharusnya.Rempah-rempah atau daun herbal alami pada jamu mungkin memiliki efek samping tertentu apabila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Terlebih untuk jenis jamu setelah melahirkan dalam bentuk kemasan karena biasanya mengandung campuran bahan lain.Selain itu, kondisi tubuh setiap ibu melahirkan berbeda-beda sehingga mengonsumsi jamu setelah melahirkan bisa saja menimbulkan efek samping tertentu yang berbeda pula.Dokter mungkin saja meresepkan obat-obatan yang harus ibu konsumsi akibat kondisi medis tertentu yang dialami. Kondisi tersebut yang dikhawatirkan dapat berisiko menimbulkan interaksi jamu tradisional dan obat yang kurang baik untuk kesehatan ibu.Maka dari itu, penting untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memutuskan minum jamu setelah melahirkan. Dengan ini, dokter dapat memberikan pertimbangan mengenai konsumsi jamu setelah melahirkan yang tepat sesuai kondisi Anda.

Catatan dari SehatQ

Minum berbagai jenis jamu setelah melahirkan, seperti beras kencur atau jamu temu kunci, dipercaya dapat memulihkan kondisi tubuh pascapersalinan hingga merangsang produksi ASI.Kendati demikian, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk minum jamu setelah melahirkan agar manfaat yang terkandung di dalamnya bisa didapat secara optimal.
melahirkankehidupan pasca melahirkan
Repository Institut Pertanian Bogor. https://repository.ipb.ac.id/bitstream/handle/123456789/10989/F07anr.pdf;jsessionid=C66E78323EBA216E69B7A0A27ADBC72D?sequence=4
Diakses pada 12 Agustus 2020
Publikasi Ilmiah Isu-Isu Strategis Sains, Lingkungan, dan Inovasi Pembelajarannya. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/11309/p.167%20-%20173.pdf?sequence=1
Diakses pada 12 Agustus 2020
Jurnal SIKLUS. http://ejournal.poltektegal.ac.id/index.php/siklus/article/downloadSuppFile/745/323
Diakses pada 12 Agustus 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2749814/
Diakses pada 12 Agustus 2020
Mom Junction. https://www.momjunction.com/articles/post-pregnancy-diet-eat-avoid_0087/#gref
Diakses pada 12 Agustus 2020
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/breastfeeding-and-ginger-information-and-safety-4147961
Diakses pada 12 Agustus 2020
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/herbs-to-increase-breast-milk-supply-431855
Diakses pada 12 Agustus 2020
Web Md. https://www.webmd.com/parenting/baby/news/20001102/herbs-breastfeeding-may-be-harmful-mix#2
Diakses pada 12 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait