Bolehkah Ibu Menyusui Mewarnai Rambut?


Apakah ibu menyusui boleh mewarnai rambutnya? Sebelum mengetahui jawabannya, pahamilah bahwa pewarna rambut mengandung bahan kimia yang dipercaya bisa menyerap lewat kulit kepala. Selain itu, bau bahan kimianya juga tidak baik untuk kesehatan.

(0)
14 Dec 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Mewarnai rambut saat menyusui berpotensi timbulkan efek samping.Cobalah bahan-bahan alami, seperti daun sage, untuk mewarnai rambut saat menyusui.
Mempercantik penampilan, misalnya mewarnai rambut, adalah hak setiap ibu menyusui. Namun Anda harus berhati-hati karena pewarna rambut mengandung bahan kimia yang ditakutkan bisa terserap ke dalam darah dan ASI. Lantas, apakah ibu menyusui diperbolehkan mewarnai rambut? Temukan jawabannya di bawah ini.

Apakah ibu menyusui boleh mewarnai rambut?

Sejauh ini, belum ada penelitian yang menyatakan produk pewarna rambut membawa dampak buruk bagi ibu menyusui dan bayi. Inilah alasan mengapa mewarnai rambut saat menyusui dianggap sah-sah saja.Bahan kimia yang terkandung di dalam pewarna rambut bersifat ringan dan tidak bisa terserap ke dalam folikel rambut.Meski demikian, bahan kimia tersebut dapat terserap ke dalam kulit kepala. Selain itu, beberapa produk pewarna rambut memiliki aroma atau bau yang berbahaya jika sampai terhirup oleh ibu menyusui.Oleh karena itu, Anda disarankan untuk memilih produk pewarna rambut yang tidak mengandung bahan kimia dengan bau berbahaya. Pastikan juga kalau pewarna rambut yang akan digunakan hanya dioleskan ke rambut saja, bukan kulit kepala.

Tips aman mewarnai rambut untuk ibu menyusui

Ibu menyusui mewarnai rambut
Ibu menyusui mewarnai rambut
Jika Anda sudah mempersiapkan produk pewarna rambut yang ingin digunakan, perhatikan beberapa tips aman mewarnai rambut untuk ibu menyusui ini.
  • Pastikan tidak ada produk pewarna rambut yang menyentuh atau terserap ke kulit kepala, kening, telinga, dan juga leher.
  • Gunakan sarung tangan plastik saat mengoleskan pewarna rambut untuk menghindari kontak langsung dengan bahan kimia.
  • Pastikan tidak ada luka atau infeksi pada kulit kepala.
  • Jangan menggunakan produk pewarna rambut jika Anda memiliki alergi terhadapnya.
  • Ikuti instruksi pada bungkus produk pewarna rambut dengan benar.
  • Jangan menyentuh bayi sebelum tangan Anda bersih dari segala bahan kimia.
  • Jangan mewarnai rambut di dekat bayi karena bau dari bahan kimianya bisa membuat Si Kecil tidak nyaman.

Efek samping mewarnai rambut saat menyusui

Ibu menyusui mewarnai rambut
Perhatikan efek samping dari mewarnai rambut saat menyusui
Meski dianggap aman, Anda perlu mengetahui bahwa ada sejumlah efek samping yang berpotensi muncul akibat penggunaan pewarna rambut saat menyusui.
  • Mengandung amonia

Beberapa produk pewarna rambut mengandung senyawa kimia bernama amonia yang memiliki bau menyengat. Aroma amonia bisa sangat berbahaya jika terhirup oleh ibu menyusui. Untuk mencegahnya, cobalah cari pewarna rambut yang tidak mengandungnya.
  • Bau rambut yang mengganggu Si Kecil

Produk pewarna rambut memiliki aroma yang cukup menyengat saat sudah mengering. Si Kecil dapat terganggu oleh bau menyengat ini dan menolak untuk menyusu.
  • Merusak rambut

Kehamilan, persalinan, hingga proses menyusui dapat membawa banyak perubahan pada tubuh. Hal ini dipercaya bisa membuat rambut memiliki reaksi yang berbeda terhadap produk pewarna rambut. Akibatnya, kerusakan rambut seperti rambut rontok dan kering bisa terjadi.

Pewarna rambut alami yang bisa dicoba

Ada beberapa bahan alami yang bisa digunakan sebagai pewarna rambut untuk ibu menyusui, seperti:
  • Jus wortel

Jus worterl bisa digunakan jika Anda ingin memiliki rambut berwarna merah. Cara membuatnya pun mudah, Anda hanya perlu mencampurkan jus wortel dengan minyak kelapa atau minyak zaitun untuk dioleskan langsung di kepala kemudian menutupnya dengan plastik dan diamkan selama 1 jam. Terakhir, gunakan cuka apel untuk membilasnya.
  • Jus bit

Jus bit juga bisa menyelimuti rambut Anda dengan warna merah tua. Sama seperti jus wortel, Anda hanya perlu mencampurkan jus bit dengan minyak kelapa atau minyak zaitun, kemudian oleskan langsung campurannya ke rambut.Setelah itu, tutuplah rambut Anda dengan plastik dan diamkan selama satu jam sebelum Anda membilasnya.
  • Henna

Henna adalah bubuk pewarna rambut yang terbuat dari tumbuhan. Hebatnya, pewarna rambut ini bisa bertahan hingga 4-6 minggu pada rambut Anda.Jika ingin mencobanya, campurkan setengah cangkir henna dengan seperempat cangkir air putih dan aduk hingga merata. Simpan campuran itu di dalam wadah tertutup dan diamkan selama 12 jam.Sebelum Anda mengoleskannya ke rambut, bilas rambut Anda dengan air bersih. Oleskan henna ke rambut dan tutuplah rambut Anda dengan plastik. Untuk hasil yang maksimal, diamkan selama 2-6 jam sebelum mencucinya dengan air bersih.
  • Daun sage

Jika ada uban yang mulai bermunculan dan Anda ingin menutupinya dengan pewarna rambut alami, cobalah daun sage. Daun ini dipercaya bisa membuat rambut terlihat lebih gelap.Rebuslah 1 cangkir daun sage kering di dalam air mendidih selama 30 menit. Semakin lama merebusnya, semakin gelap juga warnanya. Diamkan air rebusannya sampai tidak panas dan saringlah daun sagenya.Sebelum menyiram rambut dengan air rebusan daun sage, bilas rambut Anda dan keringkan dengan handuk. Diamkan selama 15 menit, setelah itu barulah Anda boleh membilasnya lagi dengan air bersih.

Catatan dari SehatQ

Meskipun ibu menyusui diperbolehkan untuk mewarnai rambut, tidak ada salahnya jika Anda berkonsultasi dulu pada dokter. Hal ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi berbagai masalah kesehatan yang bisa terjadi pada Anda dan Si Kecil.Jika Anda punya pertanyaan seputar masalah-masalah kesehatan, cobalah bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play!
bayi & menyusuikesehatan rambutibu menyusui
NHS. https://www.nhs.uk/common-health-questions/pregnancy/is-it-safe-to-use-hair-dye-when-i-am-pregnant-or-breastfeeding/#:~:text=While%20information%20about%20hair%20treatments,on%20through%20your%20breast%20milk.
Diakses pada 30 Nobember 2020
Parenting First Cry. https://parenting.firstcry.com/articles/hair-coloring-or-perming-during-breastfeeding-is-it-safe/
Diakses pada 30 November 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/natural-hair-dye
Diakses pada 30 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait