Bisul di payudara Terus Muncul? Ini Penyebabnya

(0)
09 Oct 2020|Azelia Trifiana
Bisul di payudara bisa disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureusBisul di payudara bisa disebabkan oleh bakteri
Bisul adalah sumbatan folikel rambut atau kelenjar keringat yang terinfeksi. Hal ini umum muncul di ketiak, paha dalam, hingga area wajah. Selain itu, bisul ini juga umum terjadi di bawah serta di antara payudara kanan dan kiri. Ketika ini terjadi, artinya ada infeksi bakteri Staphylococcus aureus.Bisul di payudara bisa sembuh dengan sendirinya selama kebersihannya tetap terjaga. Selain itu, pastikan tidak memecah bisul sendiri di rumah karena dapat memperparah infeksi.

Ciri-ciri dan penyebab bisul payudara

Bisul di payudara akan terlihat seperti benjolan berwarna kemerahan di bawah lapisan kulit. Beberapa ciri-ciri bisul di payudara adalah:
  • Terasa nyeri saat disentuh
  • Bagian tengah berwarna putih atau kekuningan
  • Muncul nanah dalam waktu 24 jam setelah benjolan muncul
  • Mengeluarkan cairan berwarna bening, putih, atau kekuningan
  • Bengkak di area sekitar bisul
Terkadang orang yang mengalami bisul di payudara juga merasakan demam, gatal di sekitar bisul, serta iritasi.Adanya bisul payudara ini menandakan pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus di dalam folikel rambut atau kelenjar keringat. Selain bakteri, bisul payudara juga bisa terjadi karena pertumbuhan jamur yang memang ada di permukaan kulit.Selain bakteri dan jamur, bisul juga bisa terjadi karena adanya rambut yang tumbuh ke dalam atau ingrown hair. Itulah mengapa bisul rentan tumbuh di area kulit yang ditumbuhi rambut. Substansi lain yang ada di bawah kulit juga dapat menyebabkan bisul payudara.

Cara penanganan bisul payudara

Bisul di payudara amatlah mengganggu
Bisul di payudara juga bisa tumbuh semakin besar terutama jika ada akumulasi nanah di dalamnya. Apabila disertai keluhan seperti demam dan iritasi, sebaiknya cari penanganan medis demi mencegah infeksi lebih parah.Beberapa cara penanganan bisul di payudara yang bisa dilakukan di rumah di antaranya:
  • Jangan berusaha memecahkan bisul sendiri dengan menggunakan benda yang tidak steril
  • Kompres hangat beberapa kali dalam sehari untuk membantu mengeluarkan nanah atau mengempiskan benjolan
  • Tidak menggunakan berulang handuk yang telah terkena cairan bisul
  • Jika pakaian yang dikenakan berkeringat, segera ganti dengan yang kering
  • Bilas area bisul di payudara usai beraktivitas
  • Hindari pakaian yang terlalu ketat agar tidak ada gesekan dengan bisul
  • Jika bisul mulai kering, tutupi dengan perban agar infeksi tidak menyebar
Perban yang digunakan untuk menutupi area bisul harus terus diganti setiap beberapa jam sekali sehingga terjaga kebersihannya. Jangan lupa untuk selalu membuang perban yang sudah digunakan dalam kantong tersegel.Selain penanganan bisul di payudara di rumah, terkadang diperlukan langkah medis. Umumnya, hal ini diperlukan apabila bisul tak kunjung kering setelah 2 pekan atau terus membesar. Apabila muncul gejala lain seperti demam, mungkin juga menandakan perlunya penanganan medis.Untuk mengetahui lebih lanjut tentang bisul di payudara yang terjadi, dokter akan melakukan swab di kulit dan juga pemeriksaan darah. Selanjutnya, dokter akan memberikan obat antibiotik untuk melawan infeksi. Pasien harus mengonsumsi antibiotik hingga tuntas sesuai dengan instruksi dokter.Selain itu, dokter juga mungkin melakukan operasi untuk membantu mengeluarkan nanah dari bisul. Orang yang memiliki bisul di payudara sebaiknya tidak mencoba memecahkan sendiri bisul karena dapat menyebabkan infeksi menjadi kian parah.

Adakah cara mencegah bisul payudara?

Mengonsumsi makanan bergizi dapat cegah timbulnya bisul
Adanya bisul di payudara tentu membuat seseorang merasa tidak nyaman. Gesekan dengan pakaian dalam atau tanpa sengaja tertekan bisa menimbulkan rasa nyeri.Pada dasarnya, ada cara yang bisa dilakukan agar bisul di payudara tidak muncul, seperti:
  • Mandi teratur menggunakan sabun yang cocok
  • Mencuci dan mengganti bra secara berkala
  • Memakai bra sesuai ukuran untuk menghindari gesekan berlebih
  • Segera mengganti pakaian apabila berkeringat atau basah
  • Mengonsumsi makanan bergizi
  • Rajin berolahraga untuk meningkatkan imunitas
  • Tidak merokok
  • Menjaga berat badan ideal atau menghindari obesitas

Catatan dari SehatQ

Apabila bisul di payudara terus muncul, bisa jadi pengaruhnya ada pada gaya hidup. Kebiasaan buruk merokok, pola makan tidak seimbang, dan juga kelebihan berat badan bisa menjadi pemicu berulangnya mengalami bisul payudara.Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang faktor risiko munculnya bisul di payudara atau di bagian tubuh lainnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
penyakit wanitakesehatan wanitabisul
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/boil-on-breast
Diakses pada 24 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/breast-boil
https://www.healthcentral.com/article/breast-boils-what-they-are-how-to-treat-them
Health Central. https://www.healthcentral.com/article/breast-boils-what-they-are-how-to-treat-them
https://www.healthcentral.com/article/breast-boils-what-they-are-how-to-treat-them
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait