Bisul di Kepala Bikin Pusing? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya


Bisul di kepala tidak berbeda dengan jenis bisul pada area kulit lainnya. Penyebab bisul di kepala adalah infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Untuk menghilangkannya, ada beberapa cara yang perlu dilakukan.

(0)
12 Mar 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Bisul di kepala bisa terus membesar sehingga menimbulkan nyeri sebelum akhirnya pecah sendiriBisul di kepala bisa menyebabkan rasa nyeri yang hebat
Bisul di kepala bisa saja dialami oleh sebagian orang. Sama seperti jenis bisul lainnya, penyebab bisul di kepala adalah infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri tersebut bisa masuk ke dalam lapisan kulit saat ada luka atau bekas gigitan serangga di kepala Anda sehingga kulit menjadi terbuka. Kendati demikian, kondisi bisul di kepala terkadang menjadi rancu. Kondisi medis lain, seperti folikulitis, atau kista, yang menjadi penyebab bisul di kepala juga sering kali dianggap oleh orang awam sebagai bisul. Padahal, kedua kondisi tersebut berbeda dengan bisul. 

Apa penyebab bisul di kepala?

Secara medis, bisul dikenal sebagai furunkel. Apabila jumlahnya lebih dari satu dan membentuk suatu kluster, maka bisul ini disebut sebagai carbunkel. Seperti yang telah disebutkan di atas, kedua bisul tersebut disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus yang masuk ke permukaan bawah kulit.

1. Furunkel

Pada furunkel, infeksi bakteri terjadi pada lapisan yang lebih dalam. Biasanya, bisul di kepala ini terbentuk di sekeliling folikel rambut dan berisi nanah yang dapat pecah jika terus membesar.Semakin bisul membesar, kondisi ini juga bisa menyebabkan rasa nyeri yang muncul semakin parah. Biasanya, bisul di kepala ini terjadi pada area kulit, tempat rambut banyak tumbuh dan menghasilkan banyak keringat.Orang dengan sistem imun yang lemah, anak usia sekolah, serta dewasa muda lebih sering mengalaminya. Meski begitu, keadaan ini sering kali dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 2-3 minggu.

2. Carbunkel

Bisul kepala dengan jumlah lebih dari satu, dan berkaitan satu sama lain di bawah permukaan kulit membentuk satu klaster bisul besar, disebut sebagai carbunkel.Tidak hanya dari segi jumlah, perbedaan furunkel dan carbunkel juga terletak pada tingkat keparahan infeksinya. Infeksi yang terjadi pada carbunkel lebih parah dan biasanya akan menimbulkan bekas luka di kulit saat sembuh.Orang yang mengalami kondisi ini umumnya akan merasa tidak enak badan dan bukan hanya merasakan gangguan di lokasi bisul.Tidak jarang, carbunkel juga bisa menimbulkan gejala demam dan menggigil.

Kondisi benjolan seperti bisul di kepala lainnya

Banyak orang yang menganggap bahwa benjolan berisi nanah yang muncul di permukaan kulit, sudah pasti bisul. Padahal, masih ada beberapa kondisi lain yang juga bisa menyebabkan kondisi tersebut, seperti folikulitis dan kista pilar.

1. Folikulitis

Folikulitis memang mirip dengan bisul di kepala. Namun, kondisi ini sebenarnya adalah peradangan pada folikel rambut. Folikel rambut sendiri adalah lubang kecil yang mengelilingi akar rambut.Sama seperti penyebab bisul di kepala, kondisi ini juga muncul akibat infeksi bakteri Staphylococcus aureusNamun, folikulitis juga bisa disebabkan oleh infeksi jamur dan virus. Orang yang mengalami folikulitis dapat mengalami gejala seperti:
  • Rasa gatal.
  • Sensasi terbakar pada kulit.
  • Muncul benjolan berisi cairan.
  • Nyeri saat disentuh.
Pada dasarnya, folikulitis tidak berbahaya. Namun, pada kondisi yang parah, penyakit ini dapat membuat rambut rontok secara permanen. Kulit kepala juga berisiko mengalami luka apabila area yang terinfeksi terus-menerus digaruk.Meski dapat dialami semua orang, orang yang memiliki rambut ikal dan keriting, punya riwayat dermatitis, dan menderita diabetes, dianggap berisiko lebih tinggi mengalami folikulitis.

2. Kista Pilar

Kista pilar mempunyai ciri yang hampir mirip dengan kondisi di atas. Namun, lapisan kulit yang mengelilingi benjolan ini cukup tebal sehingga benjolan lebih sulit untuk pecah. Kista ini memiliki konsistensi yang keras dan nyeri apabila ditekan.Kista pilar termasuk kista jinak, tetapi dapat tumbuh dengan cepat. Kondisi ini umumnya terbentuk di kulit kepala orang dewasa dan berisi cairan kental berwarna putih kekuningan. Saat terinfeksi, benjolan ini dapat berubah menjadi kemerahan dan terasa semakin nyeri.

Bagaimana cara menghilangkan bisul di kepala?

Bisul di kepala pada umumnya bukan keadaan yang berbahaya. Namun tetap saja, cara menghilangkan bisul di kepala perlu dilakukan agar tidak semakin parah dan menimbulkan komplikasi yang berbahaya. Berikut ini adalah pilihan yang bisa dilakukan sebagai cara menghilangkan bisul di kepala.

1. Kompres air hangat

Cara menghilangkan bisul di kepala bisa dengan kompres air hangat
Peras handuk yang dibasahi air hangat
Salah satu cara menghilangkan bisul di kepala adalah menggunakan kompres air hangat. Anda cukup rendam kain waslap atau handuk ke dalam air hangat. Lalu, angkat kain atau handuk, peras airnya hingga terasa cukup lembap. Setelah itu, tempelkan kain atau handuk pada area kulit kepala yang terdapat bisul selama 20 menit.Lakukan langkah ini sebanyak 3-4 kali dalam sehari. Kompres air hangat dapat membantu cairan di dalam bisul naik ke permukaan kulit sehingga cairan nanah akan keluar dan mengering. Anda juga bisa menambahkan garam ke dalam wadah berisi air hangat untuk mengurangi rasa nyeri. 

2. Berhenti bercukur

Berhenti bercukup juga menjadi cara menghilangkan bisul di kepala. Terlebih, bila penyebab bisul di kepala karena kesalahan cara mencukur rambut. Maka, Anda perlu menghentikannya untuk sementara waktu sampai bisul benar-benar sembuh.Cara menghilangkan bisul di kepala ini bertujuan untuk menghindari penyebaran bakteri lebih jauh.  

3. Gunakan obat oles atau obat minum

Bisul di kepala bisa diobati dengan minum obat
Obat bisul di kepala berbeda tergantung keparahannya
Cara menghilangkan bisul di kepala berikutnya adalah dengan obat oles atau obat minum.Dokter dapat meresepkan obat bisul di kepala, seperti obat antibiotik, obat antinyeri, serta obat untuk meredakan rasa gatal. Umumnya, tidak semua kondisi bisul akan mendapatkan obat yang sama. Obat bisul di kepala yang diresepkan tergantung dari tingkat keparahan dan kondisi tubuh Anda.Sementara itu, folikulitis yang disebabkan oleh infeksi jamur, dokter juga dapat meresepkan sampo antijamur.

4. Operasi kecil

Apabila penggunaan obat-obatan tidak efektif untuk mengatasi bisul di kepala, dokter mungkin akan merekomendasikan operasi kecil untuk mengeluarkan atau membersihkan isi bisul.Jika benjolan di kepala itu adalah kista pillar, maka ada dua jenis operasi yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:
  • Membuat irisan kecil pada benjolan sebagai jalan keluar cairan di dalamnya.
  • Mengangkat bisul secara utuh tanpa dilakukan pengempisan terlebih dahulu.
Sementara itu, pada furunkel atau carbunkel, prosedur yang dilakukan tidak jauh berbeda. Dokter akan melakukan insisi dan drainase dengan membuat sayatan pada bisul agar isi cairan bisa keluar secara keseluruhan.

5. Laser

Perawatan laser juga dapat dilakukan apabila folikulitis yang dialami sudah parah. Perawatan ini dilakukan dengan tujuan untuk menghilangkan folikel rambut secara permanen. Biasanya perawatan laser dilakukan beberapa kali untuk hasil yang lebih maksimal.Selain ketiga cara di atas, cara menghilangkan bisul di kepala agar tidak semakin parah adalah dengan menjaga kebersihan kulit. Hindari memakai barang pribadi, seperti handuk, yang sama dengan orang lain. Bisul di kepala memang bisa terasa sangat tidak nyaman dan bisa mengganggu kegiatan sehari-hari. Apalagi, kalau sudah timbul rasa nyeri. Oleh karena itu, jangan tunda untuk memeriksakan kondisi Anda ke dokter setelah gejala bisul muncul. Dengan demikian, semakin cepat pula Anda akan pulih.Jika masih ada pertanyaan seputar penyebab dan cara menghilangkan bisul di kepala, tanyakan langsung dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Caranya, unduh sekarang melalui App Store dan Google Play.
rambut rontokbisulfolikulitispertumbuhan rambut kepala
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/boils-and-carbuncles/symptoms-causes/syc-20353770
Diakses pada 12 Maret 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/folliculitis/diagnosis-treatment/drc-20361662
Diakses pada 12 Maret 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321405.php
Diakses pada 12 Maret 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3271400/
Diakses pada 12 Maret 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/185421.php
Diakses pada 12 Maret 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/folliculitis
Diakses pada 12 Maret 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait