Memang Bisa Menggunakan Test Pack Seminggu Sebelum Haid?

Banyak orang bertanya bisakah test pack seminggu sebelum haid
Test pack sebaiknya digunakan seminggu setelah terlambat haid

Pada umumnya, seseorang melakukan tes kehamilan menggunakan test pack setelah terlambat menstruasi. Sebab, salah satu tanda kehamilan yang paling penting adalah tidak menstruasi pada waktunya.

Namun, bagi sebagian pasangan yang menanti-nantikan kehamilan, menunggu hingga istri tidak haid untuk menggunakan test pack bisa terasa sangat lama. Oleh sebab itu, timbul pertanyaan bisakah test pack seminggu sebelum haid?

Bisakah test pack seminggu sebelum haid?

Menggunakan test pack seminggu sebelum haid sebenarnya boleh saja dilakukan, namun hasil yang didapat kemungkinan tidak valid karena hormon hCG (hormon kehamilan) dalam urine masih terlampau rendah. Agar bisa terdeteksi, tubuh memerlukan waktu yang cukup lama untuk meningkatkan kadar hCG.

Hal ini biasanya memerlukan waktu 7-12 hari setelah implantasi sel telur ke dinding rahim berhasil. Oleh sebab itu, jika Anda menggunakan test pack terlalu awal, maka hasil yang akan muncul kemungkinan tidak akurat.

Selain itu, jika Anda menjalani perawatan kesuburan dan telah mendapat suntikan pemicu hCG, sebaiknya Anda tidak melakukan tes kehamilan terlalu dini karena dapat sisa-sisa obat kesuburan Anda bisa terdeteksi.

Untuk mendapatkan hasil yang paling akurat, sebaiknya gunakan test pack seminggu setelah terlambat menstruasi. Ini dapat membantu Anda terhindar dari hasil test pack negatif atau positif palsu. Anda juga lebih berpotensi mendapat hasil yang akurat jika tes dilakukan di pagi hari.

Urine akan lebih terkonsentrasi ketika pertama kali bangun sehingga jumlah hCG pun menjadi sedikit meningkat. Kondisi ini membuat Anda lebih mungkin mendapatkan hasil test pack yang positif jika memang hamil.

Akan tetapi, Anda juga masih bisa menggunakan test pack di siang atau malam harinya. Hasil negatif palsu biasanya Anda dapatkan saat menstruasi tidak terlalu terlambat. Sebaiknya, gunakan test pack jika Anda memiliki kondisi-kondisi berikut:

  • Terlambat menstruasi

Terlambat menstruasi menjadi salah satu tanda kehamilan yang utama. Meski hal ini juga dapat disebabkan oleh kondisi lain, seperti stres, diet, olahraga ekstrem, atau kondisi medis tertentu, namun tak ada salahnya bagi Anda untuk mencoba menggunakan test pack. 

Jika Anda menginginkan hasil yang lebih akurat, Anda bisa menggunakan test pack 1-2 minggu setelah terlambat haid.

  • Kram perut

Implantasi bisa menyebabkan kram perut yang mirip dengan kram menstruasi. Di awal kehamilan, Anda mungkin merasakan ketidaknyamanan ini dan berpikir bahwa waktu menstruasi telah dekat.

Agar tidak keliru dalam membedakan tanda kehamilan dan gejala sindrom pramenstruasi (PMS), sebaiknya gunakan test pack untuk memastikannya.

  • Payudara sakit

Bukan hanya tidak menstruasi dan kram perut, kehamilan juga bisa membuat payudara terasa lunak, lebih besar, dan nyeri karena adanya peningkatan aliran darah. Puting pun dapat terasa nyeri sehingga membuat Anda tidak nyaman.

  • Berbagai gejala lainnya

Mual, susah makan, kelelahan, dan sering buang air kecil menjadi gejala-gejala awal kehamilan yang paling sering terjadi.

Jika merasa ada yang tak biasa dengan kondisi tubuh Anda, apalagi mengalami terlambat menstruasi, sebaiknya gunakan test pack.

Menggunakan test pack

Dalam menggunakan test pack, obyek yang diuji adalah urine. Langkah awal yang harus Anda lakukan, yakni tampunglah sedikit urine ke dalam tabung plastik. Kemudian, celupkan alat test pack ke dalamnya.

Tunggulah beberapa menit untuk mendapat hasilnya. Jika test pack menunjukkan dua garis, maka Anda dinyatakan positif hamil. Namun, jika hasilnya negatif, maka hanya akan muncul satu garis saja.

Anda bisa mendapatkan hasil positif yang palsu jika memiliki darah atau protein di dalam urine atau mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat penenang, antikonvulsan, obat kesuburan, dan lainnya.

Sementara itu, Anda juga bisa mendapat hasil negatif palsu jika mengalami kondisi berikut:

  • Test pack melewati tanggal kadaluarsa
  • Melakukan test pack terlalu cepat
  • Urine terlalu encer karena banyak minum cairan sebelum melakukan tes
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti antihistamin atau diuretik
  • Melakukan test pack dengan cara yang salah.

Untuk memastikan Anda benar-benar hamil, ulangi penggunaan test pack seminggu setelah tes yang pertama. Jika hasilnya berbeda, sebaiknya konsultasikan pada dokter dengan segera.

Menggunakan test pack sesuai petunjuk dapat memberikan keakuratan hasil tes mencapai 99 persen. Selain itu, ada metode lain yang lebih akurat dari test pack, namun membutuhkan waktu yang lebih lama, yaitu dengan melakukan tes darah.

Sebelum menentukan pilihan Anda, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter untuk mengetahui pilihan yang terbaik bagi Anda.

Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/five-signs-to-take-pregnancy-test#other-physical-symptoms
Diakses pada 21 November 2019

Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/when-is-the-best-time-to-take-an-early-pregnancy-test-1960163
Diakses pada 21 November 2019

Web MD. https://www.webmd.com/baby/guide/pregnancy-tests#1
Diakses pada 21 November 2019

Artikel Terkait