Macam-Macam Obat Pneumonia Herbal yang Aman Dikonsumsi


Ada sejumlah bahan herbal yang dapat dijadikan obat pneumonia alami seperti jahe, madu, dan lemon. Namun, obat-obatan ini sifatnya hanya membantu meringankan gejala.

0,0
08 Aug 2019|Azelia Trifiana
obat pneumonia alamiObat pneumonia alami seperti jahe dan madu berfungsi untuk meringankan gejala pneumonia
Pneumonia adalah penyakit radang paru-paru yang terjadi karena adanya infeksi bakteri maupun virus. Untuk mengatasinya, ada sejumlah obat pneumonia alami yang bisa Anda gunakan.Obat herbal pneumonia ini memang tidak serta-merta dapat mengatasi infeksi yang terjadi. Namun, obat tradisional radang paru-paru tersebut dapat membantu meringankan gejala yang muncul.Apa saja macam-macam obat alami radang paru-paru? Simak informasinya berikut ini!

Apakah obat pneumonia alami bisa sembuhkan peradangan yang terjadi?

Umumnya, pengobatan pneumonia karena infeksi sekunder oleh bakteri memerlukan antibiotik untuk mengatasi infeksinya. Sayangnya, obat-obatan herbal belum terbukti mampu menyembuhkan pneumonia.Meski demikian, seperti yang telah disinggung di awal, penggunaan obat radang paru-paru tradisional dapat meringankan gejala yang muncul. Gejala pneumonia sendiri antara lain meliputi:
  • Batuk
  • Napas tersengal-sengal
  • Nyeri dada
  • Demam
  • Menggigil
  • Lesu dan nyeri otot
  • Batuk
Macam-macam obat pneumonia alami
Teh herbal membantu menghancurkan lendir dan mengurangi peradangan akibat pneumonia
Obat pneumonia alami dapat membantu meringankan gejala pneumonia
Selain antibiotik dan pengobatan medis lainnya, obat-obatan herbal juga bisa digunakan untuk meredakan gejala pneumonia. Meski demikian, bukan berarti obat-obatan herbal saja sudah cukup untuk mengobati pneumonia.Berikut ini beberapa pilihan obat pneumonia alami:

1. Teh herbal

Salah satu gejala pneumonia yang cukup mengganggu adalah batuk, reaksi pertahanan tubuh untuk melawan infeksi. Meminum teh herbal seperti peppermint, kayu putih, dan fenugreek dapat membantu meredakan batuk.Menurut penelitian tahun 2018  yang dimuat dalam Journal of the Saudi Society of Agricultural Sciences, mengonsumsi teh fenugreek dapat mendorong seseorang untuk lebih berkeringat, dan membantu menghancurkan lendir dan mengurangi peradangan akibat pneumonia.

2. Jahe dan kunyit

Nyeri dada juga bisa menyebabkan seseorang mengalami batuk terus menerus. Mengonsumsi teh atau minuman dengan jahe atau kunyit bisa mengurangi nyeri dada karena kandungan anti-radang di dalamnya.Sejak lama kunyit telah digunakan untuk mengatasi masalah pernapasan dan nyeri. Apalagi, pneumonia dapat menimbulkan iritasi dan nyeri pada penderitanya.Meski demikian, jangan konsumsi terlalu banyak kunyit karena dapat mengganggu pencernaan.

3. Sup herbal

Ketika mengalami gejala pneumonia, asupan makanan harus sangat dijaga. Sup herbal hangat bisa jadi pilihan untuk memastikan nutrisi Anda tercukupi.Selain obat-obatan herbal di atas, mandi air hangat dan memasang humidifier di kamar bisa membantu meredakan gejala pneumonia Anda.Hindari pula paparan asap rokok di sekitar Anda selama proses pemulihan. Jika Anda merupakan perokok aktif, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut.

4. Air garam

Cara mengobati pneumonia secara alami selanjutnya adalah dengan berkumur air garam. Air garam berfungsi untuk meredakan gejala batuk, terlebih jika batuk tak kunjung mereda dan malah semakin intens.Cara mengobati radang paru-paru dengan air garam sangat mudah. Larutkan satu sendok makan garam ke dalam segelas air. Kemudian, berkumurlah selama 5-10 detik lalu buang. Lakukan metode ini setiap hari selama masa pengobatan. 

5. Madu

Madu mengandung zat-zat yang diklaim memiliki efektivitas yang tak kalah dibanding dengan obat batuk yang mengandung dekstrometorfan. Anda bisa menggunakan obat pneumonia alami ini bersama dengan mencampurkannya ke dalam secangkir teh hangat.Selain meredakan batuk, madu juga dapat membantu mengencerkan dahak sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan. 

6. Lemon

Lemon menjadi obat alami radang paru-paru yang juga patut Anda konsumsi guna membantu meredakan gejala pneumonia.Secangkir teh lemon hangat tidak hanya meringankan gejala, namun juga membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga lebih optimal dalam melawan infeksi yang terjadi. Hal ini dikarenakan lemon diperkaya oleh vitamin C. Seperti yang diketahui, salah satu manfaat vitamin C adalah adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh. 

7. Cabai

Cabai mengandung zat yang diklaim dapat meringankan gejala nyeri dada yang kerap dialami penderita pneumonia, khususnya saat batuk dan menarik napas dalam-dalam.Selain itu, sama seperti lemon, cabai juga diperkaya dengan vitamin C yang dapat membantu meningkatkan sistem imun tubuh. 

8. Bawang merah

Obat pneumonia alami lainnya adalah bawang merah. Anda bisa mengonsumsi bawang merah secara langsung atau mencampurkannya ke dalam makanan lain seperti sup dan sebagainya. 

9. Minyak esensial

Minyak esensial menurut sejumlah studi, mengandung zat-zat yang bersifat antibakteri dan antijamur. Oleh karenanya, minyak ini juga dapat dijadikan sebagai obat tradisional radang paru-paru. Salah satu minyak esensial yang bisa Anda gunakan sebagai cara mengobati pneumonia secara alami adalah minyak tea tree. Anda bisa mencampurkan minyak ini ke dalam air hangat, kemudian hiruplah uap air tersebut untuk membantu melegakan pernapasan. 

10. Thyme

Daun thyme juga diklaim dapat membantu meredakan gejala radang paru-paru. Pasalnya, daun ini mengandung senyawa flavonoid yang memiliki sifat antiradang. Tidak hanya itu, kandungan flavonoid pada thyme juga bisa merilekskan otot-otot tubuh sehingga tubuh lebih terasa bugar. Anda bisa mencampurkan daun ini ke dalam secangkir teh hangat. Agar hasilnya maksimal, campurkan juga dengan obat pneumonia alami lainnya seperti jahe dan madu. 

Berapa lama penyembuhan penyakit pneumonia?

Umumnya, penyakit pneumonia dapat sembuh dalam waktu 2-3 minggu dengan pengobatan sederhana di rumah. Jika dialami oleh orang dewasa yang usianya lebih tua dan orang dengan masalah kesehatan lainnya, pemulihan mungkin memakan waktu sekitar 6-8 minggu atau lebih lama.Apabila gejala yang Anda alami semakin memburuk, Anda mungkin perlu diopname. Berikut merupakan gejala dan tanda pneumonia yang membutuhkan perawatan di rumah sakit:
  • Demam naik melebihi 40ºC meski telah meminum obat
  • Sesak napas yang tergolong berat
Selain itu, orang dengan risiko tinggi sering kali langsung disarankan untuk diopname di rumah sakit setelah mendapatkan diagnosis pneumonia oleh dokter. Orang-orang berisiko tinggi tersebut adalah:
  • Kondisi seseorang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah
  • Memiliki penyakit jantung atau kondisi paru-paru lainnya
  • Sudah sakit sebelum sakit pneumonia
  • Bayi, anak kecil, dan orang dewasa yang berusia 65 tahun ke atas

Cara mencegah pneumonia

obat pneumonia alami
Menerapkan gaya hdup sehat sebagai cara mencegah pneumonia
Melakukan gaya hidup sehat dapat mengurangi risiko pneumonia pada tubuh Anda. Berikut adalah hal yang perlu Anda perhatikan untuk mencegah pneumonia secara alami:
  • Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi
  • Berolahraga secara teratur
  • Tidak merokok
  • Menghindari polusi udara dengan menggunakan masker
  • Mengelola tingkat stres dan tidur yang cukup
  • Rajin mencuci tangan sesuai dengan anjuran WHO
  • Mengikuti instruksi apa pun yang direkomendasikan dokter untuk tetap sehat

Catatan dari SehatQ

Untuk pengobatan pneumonia selain herbal dan memerlukan antibiotik atau obat lainnya, Anda harus konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Jangan sampai obat herbal yang Anda konsumsi justru sifatnya bertentangan dengan medikasi lainnya.Selain menjalani pengobatan, orang yang menderita pneumonia harus beristirahat dengan maksimal. Ketika beristirahat, tubuh tidak lagi dipaksa untuk beraktivitas. Waktu selama beristirahat ini digunakan oleh sel-sel tubuh untuk benar-benar memulihkan diri.Pastikan tubuh benar-benar beristirahat agar proses pemulihan berlangsung lebih cepat. Ketika sembuh pun, lakukan aktivitas dengan perlahan sehingga tubuh tidak kaget. Tidak hanya itu, penderita pneumonia harus memastikan asupan makanan penuh nutrisi. Tak hanya itu, asupan cairan juga harus mencukupi.Punya pertanyaan seputar pneumonia dan penyakit pernapasan lainnya? Jangan ragu untuk chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store dan Google Play. 
penyakit paru-paruinfeksi saluran pernapasanradang paru-parupneumoniainfeksi paru-paruherbal
WebMD. https://www.webmd.com/lung/ss/slideshow-pneumonia-home-treatment
Diakses pada 12 Juni 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/home-remedies-for-pneumonia#stick-to-your-treatment-plan
Diakses pada 12 Juni 2019.
American Lung Association. https://www.lung.org/lung-health-and-diseases/lung-disease-lookup/pneumonia/treatment-and-recovery.html
Diakses pada 12 Juni 2019
Dr. Axe. https://draxe.com/pneumonia-symptoms/
Diakses pada 12 Juni 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320881.php
Diakses pada 8 Juni 2020
Science Direct. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1658077X15301065
Diakses 8 Juni 2020
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/4471-pneumonia/management-and-treatment
Diakses pada 8 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait