Hamil Setelah Keguguran, Inilah Cara yang Perlu Diketahui


Hamil setelah kuret tentunya masih bisa dilakukan. Cara mempercepat hamil setelah kuret dapat dilakukan dengan berhungan seksual saat masa subur dan minum asam folat.

(0)
15 Jul 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Hamil setelah keguguran tetap harus dikonsultasikan dengan dokterHamil setelah keguguran sebaiknya tetap konsultasi dengan dokter
Hamil setelah keguguran adalah salah satu harapan dari banyak pasangan yang menjalankan program kehamilan.Sebagian wanita mungkin ingin hamil kembali setelah keguguran, meski kemungkinan untuk hamil belum jelas dan belum tentu diperbolehkan oleh dokter.Lantas, bisakah wanita hamil lagi pasca kuret?

Bisakah hamil lagi pasca kuret?

Hamil setelah keguguran bukan hal yang mustahil
Hamil setelah keguguran bukan hal yang mustahil
Anda masih bisa hamil pasca keguguran dan menjalani metode kuretase atau kuret.Kuret sebenarnya merupakan suatu alat berbentuk sendok yang dapat mengikis lapisan dinding rahim.Hal ini dilakukan untuk membersihkan rahim dari sisa-sisa keguguran sehingga Anda bisa mengalami siklus menstruasi normal dan mencoba untuk hamil lagi.Melakukan kuret tidak akan memengaruhi peluang Anda untuk memiliki kehamilan normal di waktu yang akan datang.Bahkan berdasarkan penelitian, wanita yang telah menjalani proses kuret bisa hamil dalam waktu satu tahun setelah mencoba hamil kembali.Namun, ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab susah hamil setelah kuret antara lain jaringan masih dalam proses pemulihan, adaptasi perubahan hormon tubuh, stres, dan pola hidup tidak sehat.

Setelah keguguran kapan bisa hamil lagi?

Tunggu siklus menstruasi dan masa subur normal sebelum hamil lagi
Tunggu siklus menstruasi dan masa subur normal sebelum hamil lagi
Jika Anda ingin mencoba hamil setelah keguguran, biasanya dokter akan menyarankan untuk menunggu selama tiga siklus menstruasi normal.WHO pun menganjurkan program hamil setelah keguguran sebaiknya dimulai setidaknya 6 bulan setelah keguguran.Jarak hamil setelah keguguran ini dilakukan karena rahim memerlukan waktu untuk membangun kembali lapisannya sehingga siap untuk menerima kehamilan lagi.Akan tetapi, hamil lagi setelah keguguran bergantung pada kondisi diri Anda sendiri.Mungkin, akan membutuhkan lebih banyak atau lebih sedikit waktu untuk hamil setelah keguguran.Namun, Anda juga harus percaya bahwa tubuh memiliki kemampuan luar biasa dalam membantu dirinya sendiri untuk pulih.Selain masih bisa hamil setelah melakukan kuret, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa kuret dapat memengaruhi kehamilan berikutnya.

Bahaya hamil setelah kuret 1 bulan

Hamil setelah kuret lebih dari satu kali berisiko otot serviks melemah
Hamil setelah kuret lebih dari satu kali berisiko otot serviks melemah
Wanita yang melakukan kuret tidak memiliki risiko yang lebih besar terhadap komplikasi kehamilan, seperti perdarahan trimester pertama, keguguran, preeklampsia, kelainan plasenta seperti solusio plasenta, dan kelahiran prematur, ketimbang wanita yang tidak melakukan kuret.Hanya saja, pada kasus yang jarang, kuret memiliki risiko komplikasi serius. Jika kuret dilakukan pada usia kehamilan lebih dari 20 minggu, maka Anda lebih berisiko terkena komplikasi, seperti infeksi, perdarahan hebat, dan kondisi langka yang disebut dengan sindrom Asherman.Sindrom langka ini merupakan kondisi terbentuknya jaringan parut di rongga rahim yang dapat menyebabkan kemandulan.Sekitar 16% wanita yang melakukan kuret memiliki jaringan parut di rahim atau sekitar leher rahim.Namun, Anda tidak perlu khawatir karena operasi dapat menghilangkan jaringan parut tersebut sehingga Anda bisa pulih dan hamil kembali.Sementara itu, jika Anda melakukan kuret lebih dari satu kali maka Anda berisiko mengalami lemah otot serviks dan jaringan leher rahim.Hal ini dapat menyebabkan leher rahim melebar lebih awal di kehamilan berikutnya sehingga meningkatkan risiko kelahiran prematur atau keguguran.Meski demikian, hambatan hamil setelah keguguran ini sangat jarang terjadi.Studi saat ini hanya menunjukkan bahwa kuret dapat memicu terjadinya perdarahan postpartum atau perdarahan abnormal setelah melahirkan.Penelitian yang dipaparkan dalam jurnal British Medical Journal menemukan bahwa wanita yang pernah mengalami keguguran, hamil setelah keguguran selanjutnya justru tidak lebih berisiko mengalami keguguran. Namun, jarak keguguran dan kehamilan adalah 6 bulan setelahnya.Namun, bila rentang waktu dari keguguran menuju kehamilannya selama 2 tahun atau lebih, kehamilan selanjutnya pun lebih berisiko mengalami kehamilan ektopik.Oleh sebab itu, penting untuk tetap berkonsultasi pada dokter mengenai rencana hamil setelah kuret maupun mengenai risiko yang mungkin dapat terjadi.

Cara cepat hamil setelah keguguran

Daripada memikirkan cara cepat hamil setelah kuret, lebih baik Anda menunggu kondisi rahim sehat terlebih dahulu.Terlebih, pada masa pemulihan, Anda lebih mungkin mengalami pendarahan dan kram ringan.Rahim Anda harus benar-benar pulih dan siap terlebih dahulu untuk hamil setelah keguguran.Jika kondisi Anda telah pulih pasca kuret, siklus menstruasi telah normal, dan dokter menyatakan bahwa Anda boleh hamil setelah keguguran kembali, maka Anda bisa merencanakan kehamilan.Berikut cara agar cepat hamil setelah kuret yang bisa dilakukan:

1. Melakukan program kehamilan

Konsultasikan dengan dokter kandungan untuk memulai promil
Konsultasikan dengan dokter kandungan untuk memulai promil
Program hamil setelah keguguran dengan dokter kandungan dapat membantu Anda mewujudkan kehamilan yang berhasil.Mintalah dokter untuk memaparkan informasi mengenai program hamil setelah kuret secara lengkap.Selain itu, Anda juga akan menerima rekomendasi mengenai berbagai pantangan dan anjuran yang harus dilakukan agar dapat cepat hamil.Dokter pun mungkin akan memberi tahu Anda mengenai masa subur untuk melakukan hubungan seks.

2. Mengonsumsi asam folat

Satu bulan sebelum merencanakan hamil setelah keguguran, sebaiknya Anda mengonsumsi asam folat.Asam folat dapat membantu Anda mengandung bayi yang sehat dan mengurangi risiko cacat lahir.

3. Berhubungan seks ketika masa subur

Hubungan seks saat masa subur meningkatkan peluang hamil setelah keguguran
Hubungan seks saat masa subur meningkatkan peluang hamil setelah keguguran
Berhubungan seks ketika masa subur dapat meningkatkan kemungkinan Anda untuk cepat hamil setelah kuret.Akan tetapi, jika Anda tidak yakin mengenai waktu masa subur yang tepat, Anda dapat melakukannya setiap hari pada 2 minggu setelah haid Anda dimulai pada bulan tersebut.Jika ingin cepat hamil kembali, Anda harus benar-benar menjaga kondisi tubuh Anda pasca kuret.Sebaiknya, Anda juga tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat dan melakukan pola hidup sehat untuk meningkatkan peluang untuk hamil kembali.

4. Jauhi alkohol, rokok, dan obat-obatan terlarang

Jika Anda merencanakan hamil setelah keguguran, Anda sebaiknya menjauhi ketiganya.Sebab, alkohol terbukti menurunkan kesuburan dan kemampuan Anda untuk hamil. Selain itu, mabuk alkohol pun juga menyebabkan keguguran sejak trimester pertama kehamilan.Selain itu, minum alkohol terlalu banyak juga menyebabkan
  • Lahir prematur
  • Berat badan bayi lahir rendah
  • Sindrom alkohol janin atau fetal alcohol syndrome (FAS)
Risiko yang sama pun juga terjadi pada rokok dan narkoba.

5. Olahraga

Olahraga bantu kurangi risiko obesitas penyebab susah hamil
Olahraga bantu kurangi risiko obesitas penyebab susah hamil
Olahraga yang cukup juga membantu Anda hamil setelah keguguran dengan cepat. Sebab, olahraga terbukti membantu mengurangi risiko obesitas yang membuat Anda sulit hamil.Meski demikian, Anda perlu berhati-hati. Sebab, penelitian dari Reproductive Biology and Endocrinology menemukan bahwa olahraga terlalu berat justru mengganggu siklus menstruasi.Oleh karena itu, ovulasi pun turut bermasalah dan hamil setelah keguguran semakin sulit.

Perawatan pasca kuret agar luka cepat pulih

Konsumsi ibuprofen untuk kurangi nyeri setelah kuret
Konsumsi ibuprofen untuk kurangi nyeri setelah kuret
Berikut perawatan pasca kuret yang dapat Anda lakukan agar segera sembuh:
  • Anda bisa mengonsumsi ibuprofen untuk meredakan kram pasca kuret
  • Makan makanan yang kaya zat besi untuk mencegah terjadinya anemia setelah kuret
  • Sebisa mungkin jangan dulu melakukan hubungan seksual selama dua minggu karena dapat menyebabkan bakteri masuk dan memicu terjadinya infeksi
  • Gunakan pembalut ketika mengalami pendarahan, jangan gunakan tampon ataupun douche
  • Rutin memeriksakan kondisi Anda pada dokter sebelum benar-benar pulih. Dokter akan memeriksa tanda-tanda infeksi dan memastikan serviks Anda telah kembali ke ukuran normal.

Cara menjaga kehamilan setelah pernah jalani kuret

Setelah mengalami keguguran, kebanyakan wanita mungkin akan memiliki perasaan yang lebih sensitif mengenai kehamilan.Anda kemungkinan anak merasa khawatir dan trauma akan mengalami keguguran lagi pada kehamilan selanjutnya.Meskipun wajar, hal ini tidak baik jika Anda terlalu khawatir pada kehamilan Anda yang sekarang.Untuk mengurangi risiko Anda mengalami keguguran untuk kedua kalinya, Anda dapat perlu melakukan hal-hal berikut ini sebagai langkah pencegahan:

1. Melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin

Pemeriksaan kehamilan secara rutin penting untuk mengetahui kondisi dan perkembangan kehamilan Anda.Tindakan ini mungkin bisa membantu dokter mencegah atau mengurangi risiko gangguan kehamilan.Mengetahui kondisi kehamilan Anda juga dapat membuat Anda perasaan jadi lebih tenang dan tidak terfokus pada pemikiran akan keguguran lagi.Pada saat melakukan pemeriksaan kehamilan, umumnya dokter akan memeriksa detak jantung janin.Ketika detak jantung bayi sudah terdengar, kemungkinan Anda mengalami keguguran juga akan berkurang. 

2. Jaga asupan nutrisi Anda

Pastikan Anda mengonsumsi asupan nutrisi yang cukup dan bergizi.Nutrisi memiliki peranan penting untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhan bayi yang ada di dalam kandungan Anda.Nutrisi yang baik tentu akan membuat kehamilan Anda menjadi lebih kuat dan sehat, sehingga risiko keguguran berulang akan menjadi minim.

3. Hindari pikiran perasaan yang membuat Anda stres

Memiliki pengalaman keguguran, mungkin membuat ibu hamil memiliki perasaan yang sedikit lebih sensitif.Rasa khawatir akan mengulang peristiwa keguguran lagi dapat membuat Anda menjadi lebih mudah tersinggung dan marah jika ada seseorang yang menasihati Anda.Stres dan emosi tentu tidak baik untuk calon buah hati yang sedang Anda kandung sekarang. Bahkan, stres pun bisa menjadi penyebab keguguran.Untuk itu, fokuslah pada kesehatan kehamilan Anda yang sekarang dan berusahalah untuk selalu membawa pikiran positif.

4. Memperbanyak kegiatan yang menyenangkan

Memperbanyak kegiatan khususnya hal yang Anda sukai dapat membuat Anda senang dan melupakan kesedihan Anda karena keguguran yang lalu.Kegiatan yang menyenangkan, seperti berenang, yoga kehamilan, dan jalan santai juga dapat membuat kehamilan Anda lebih sehat.Sebab, salah satu alasannya adalah olahraga berguna untuk mencapai berat badan ideal.Hindari olahraga berat dan konsultasikan dengan dokter kandungan Anda untuk mendapatkan saran olahraga yang tepat dengan kondisi kehamilan Anda.

5. Jangan memendam perasaan pada pasangan

Jika Anda khawatir dengan kondisi kehamilan Anda yang sekarang, Anda mungkin perlu untuk membicarakan apa yang sedang Anda rasakan pada pasangan Anda.Pasangan Anda mungkin dapat membantu menenangkan dan membagi kekhawatiran Anda agar tidak digenggam sendirian.Cobalah untuk saling mendukung dan memahami perasaan satu sama lain.

Catatan dari SehatQ

Hamil setelah keguguran bukan hal yang tidak memungkinkan. Hanya saja, pastikan Anda mengatur jarak kehamilan berikutnya selama 6 bulan sesudah keguguran.Selain itu, selalu jaga pola hidup sehat agar hamil setelah kuret bisa terwujud. Selalu konsultasikan program kehamilan yang Anda jalani dengan dokter kandungan Anda.Apabila Anda ingin mengetahui lebih lanjut terkait keguguran maupun komplikasi kehamilan lainnya, Anda juga bisa chat gratis dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
merencanakan kehamilankuretasemenjaga kehamilanhamilkehamilankeguguranmasalah kehamilanpemeriksaan kehamilanibu hamilkehamilan ektopik
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/dilation-curettage/
Diakses pada Juli 2019
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/d-and-c-pros-and-cons-2371467
Diakses pada Juli 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3096409/
Diakses pada Juli 2019
Emedicine Health. https://www.emedicinehealth.com/dilation_and_curettage_dandc/article_em.htm#what_follow-up_is_needed_for_dilation_and_curettage
Diakses pada Juli 2019
Baby Center. https://www.babycenter.com/0_how-to-get-pregnant-fast_10337115.bc
Diakses pada Juli 2019
Explore Parents. https://www.parents.com/pregnancy/complications/miscarriage/preventing-miscarriage-is-there-anything-you-can-do/
Diakses pada 25 September 2020
British Medical Journal. https://www.bmj.com/content/bmj/341/bmj.c3967.full.pdf
Diakses pada 23 Maret 2021
Reproductive Biology and Endocrinology. https://rbej.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12958-018-0437-8
Diakses pada 23 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait