Daun Sirih, Cara Alami untuk Mengatasi Mimisan pada Anak

(0)
15 May 2019|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cuci daun sirih hingga bersih sebelum menggunakannya untuk mengatasi mimisan pada anak.Daun sirih mengandung zat tannin yang berfungsi untuk menghentikan mimisan pada anak.
Mimisan pada anak adalah hal yang sering terjadi. Umumnya, hal yang menyebabkan mimisan bukanlah gangguan kesehatan yang serius sehingga penanganannya pun lebih banyak dilakukan di rumah. Salah satu metode mengatasi mimisan yang sering digunakan di Indonesia adalah dengan menyumbat lubang hidung dengan daun sirih.

Daun sirih sebagai obat mimisan pada anak yang alami

Mengobati mimisan menggunakan daun sirih dianggap efektif karena dapat menghentikan perdarahan yang terjadi dengan cepat. Lalu, apakah daun sirih sebenarnya aman digunakan untuk mengatasi mimisan pada anak? Berikut penjelasannya.Sebagai bahan alami, daun sirih cenderung aman untuk digunakan pada anak. Tidak hanya untuk menangani mimisan, sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Bali Medical Journal menyebutkan, ekstrak etanol gel yang diperoleh dari daun sirih juga dapat dipakai untuk mengurangi perdarahan yang terjadi setelah pencabutan gigi susu.Selain itu, daun sirih juga memiliki kandungan tannin yang bisa berperan sebagai agen pembekuan darah dengan cara mengecilkan pembuluh darah yang melebar. Tannin juga dapat memicu pembentukan platelet plug (sumbatan keping darah) yang berguna untuk menghentikan perdarahan.Melihat hal tersebut, tidak heran apabila daun sirih sering digunakan untuk mengatasi mimisan. Namun, Anda perlu mencucinya hingga bersih terlebih dahulu sebelum menggunakannya.

Langkah mengobati mimisan pada anak selain dengan daun sirih

Mimisan pada anak umumnya disebabkan oleh udara yang kering, maupun goresan. Jika kondisi ini sering terjadi, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan selain menghentikannya dengan menggunakan daun sirih, seperti:
  • Semprotkan larutan saline atau air garam secara perlahan ke lubang hidung anak selama beberapa kali sehari.
  • Gunakan pelembap yang aman untuk anak, dan oleskan di sekitar lubang hidung menggunakan jari atau cotton bud. Oleskan pelembap dengan perlahan, dan jangan terlalu masuk ke dalam hidung.
  • Jaga udara di kamar anak agar tidak terlalu kering.
  • Rutin potong kuku anak agar tidak terlalu panjang, hingga dapat melukai rongga hidungnya.
  • Ajari anak untuk tidak sering mengorek hidung.

Kondisi mimisan pada anak yang memerlukan penanganan dokter

Jika mimisan yang terjadi tidak kunjung berhenti meski telah dilakukan berbagai perawatan di rumah, sebaiknya segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Selain itu, kondisi mimisan pada anak juga memerlukan perawatan dokter jika:
  • Terlalu sering terjadi
  • Disertai dengan tanda lain seperti memar
  • Terjadi setelah anak mengonsumsi obat-obatan tertentu
  • Masih terjadi 20 menit setelah diberikan penanganan
  • Terjadi setelah anak mengalami cedera kepala atau demam
  • Terjadi akibat hidung patah
  • Anak terlihat pucat dan lemas saat mimisan
  • Anak mulai batuk atau muntah darah
  • Anak memiliki kelainan darah
Setelah mengenali lebih jauh mengenai penanganan mimisan pada anak, Anda diharapkan tidak bingung lagi jika kondisi ini terjadi pada Si Buah Hati. Baik menggunakan daun sirih maupun dengan penanganan lainnya, pastikan lakukan perawatan sesegera mungkin. Semakin cepat perawatan dilakukan, semakin baik untuk kesehatan Si Kecil.
penyakit anakmimisantips parentingkesehatan anak
Bali Medical Journal. https://www.balimedicaljournal.org/index.php/bmj/article/viewFile/374/pdf_201
Diakses pada 7 Mei 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324536.php
Diakses pada 7 Mei 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/nosebleeds-in-children
Diakses pada 7 Mei 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait