logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

Mengenal Art Therapy, saat Kesenian Digunakan untuk Atasi Gangguan Mental

open-summary

Art therapy adalah sebuah teknik yang didasari pada gagasan bahwa ekspresi kreatif mampu mendorong penyembuhan serta kesejahteraan mental. Terapi seni dipercaya bisa digunakan untuk berbagai macam masalah, mulai dari gangguan kecemasan, gangguan makan, masalah emosional, hingga masalah keluarga atau hubungan.


close-summary

2023-03-21 20:43:39

| Fadli Adzani

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Art therapy menggunakan kesenian untuk atasi gangguan mental

Art therapy menggunakan karya seni untuk meningkatkan kesehatan mental.

Table of Content

  • Teknik art therapy dalam mengatasi gangguan mental
  • Permasalahan yang bisa diatasi dengan art therapy
  • Manfaat art therapy untuk kesehatan mental
  • Efektivitas art therapy
  • Hal yang perlu diingat sebelum mencoba art therapy

Penggunaan metode artistik atau kesenian dalam mengatasi gangguan psikologis dan meningkatkan kesehatan mental dikenal sebagai art therapy. Art therapy adalah teknik yang didasari pada gagasan bahwa ekspresi kreatif mampu mendorong penyembuhan dan kesejahteraan mental.

Advertisement

Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Procedia - Social and Behavioral Sciences menyatakan, art therapy mulai dipraktikkan saat sejumlah dokter melihat pasien dengan gangguan mental menggunakan lukisan dan karya seni lain untuk mengekspresikan dirinya.

Mari kenali lebih lanjut seputar apa itu art therapy, teknik yang digunakan, serta berbagai manfaatnya.

Teknik art therapy dalam mengatasi gangguan mental

Art therapy atau terapi seni dapat diikuti oleh siapa saja, mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga lanjut usia (lansia) yang mengalami gangguan mental atau ingin meningkatkan kesehatan mentalnya.

Bahkan, terapi ini juga bisa digunakan untuk meredakan berbagai kondisi medis, seperti penyakit fisik hingga gangguan saraf.

Terapi seni dalam psikologi memiliki tujuan untuk memanfaatkan proses kreatif guna membantu seseorang mengeksplorasi dan mengenal diri, serta mencari cara untuk mengatasi gangguan mental yang dialami.

Lewat menciptakan dan mengapresiasi kesenian, seseorang diharapkan bisa memahami emosi, membentuk kesadaran diri, mengatasi stres, meningkatkan rasa percaya diri, dan mengasah kemampuan sosial.

Beberapa teknik yang dapat digunakan dalam art therapy, di antaranya:

  • Kolase
  • Mewarnai
  • Coretan
  • Menggambar
  • Melukis dengan jari (finger painting)
  • Lukisan
  • Fotografi
  • Memahat
  • Berkreasi dengan tanah liat.

Setelah pasien mencoba berkreasi dengan berbagai teknik di atas, art therapist (terapis seni) dapat menganalisa sekaligus mencari tahu konflik apa yang berdampak buruk pada pikiran, emosi, serta perilakunya.

Permasalahan yang bisa diatasi dengan art therapy

art therapy terapi seni
Art therapy alias terapi seni.

Art therapy dapat digunakan untuk mengatasi sejumlah gangguan kesehatan mental dan tekanan psikologis. Dalam beberapa kasus, terapi ini juga dilakukan bersama dengan terapi lain, seperti terapi perilaku kognitif.

Menurut sebuah penelitian yang dirilis dalam jurnal The Arts in Psychotherapy, berikut adalah sejumlah permasalahan yang dipercaya bisa diredakan dengan art therapy.

  • Masalah penuaan
  • Gangguan kecemasan
  • Gejala psikologis dari kanker
  • Depresi
  • Gangguan makan
  • Masalah emosional
  • Masalah keluarga atau hubungan
  • Kondisi medis
  • Gejala psikologis yang terkait dengan kondisi medis lain
  • Stres
  • Gangguan stres pascatrauma (post-traumatic stress disorder)
  • Masalah psikosisal
  • Penyalahgunaan zat terlarang.

Dikutip dari Very Well Family, anak-anak yang mengalami masalah perilaku atau sosial di sekolah, anak-anak yang menjadi korban kekerasan, atau anak dengan gangguan belajar dapat mengikuti art therapy untuk mengatasi masalahnya.

Sebuah riset di dalam International Journal of Art therapy mengungkapkan, art therapy mampu membantu anak-anak yang mengalami asma kronis, gangguan belajar, serta disabilitas. Metode ini pun dinilai mampu mengatasi banyak permasalahan sekaligus pada anak.

Manfaat art therapy untuk kesehatan mental

Terapi psikologi seni seperti art therapy diyakini menawarkan beragam manfaat untuk kesehatan mental, seperti:

1. Membantu menemukan jati diri

Menciptakan sebuah karya seni dinilai bisa membantu seseorang menemukan dan mengenali perasaan yang tersembunyi di alam bawah sadar. Hal inilah yang membuat art therapy bisa membantu seseorang untuk menemukan jati diri.

2. Meningkatkan kepercayaan diri

Proses pembuatan sebuah karya dapat membuat seseorang merasakan pencapaian diri yang sangat berharga sehingga kepercayaan dirinya bisa meningkat.

3. Meluapkan perasaan

Salah satu manfaat terbesar dari art therapy adalah memberikan jalan keluar yang sehat untuk mengekspresikan diri dan meluapkan berbagai perasaan, seperti kesedihan, ketakutan, hingga amarah.

Terkadang, berbagai perasaan tersebut tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Melalui kesenian, perasaan tersebut dapat diekspresikan secara positif.

4. Mengatasi gangguan kesehatan mental

Gangguan kecemasan, depresi, hingga trauma emosional dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental.

Dengan menjalani art therapy, gangguan mental yang dialami seseorang bisa diredakan dengan cara membuat karya seni.

5. Mengasah kemampuan penyelesaian masalah

Salah satu manfaat terapi seni yang tak boleh diremehkan adalah mengasah kemampuan untuk menyelesaikan masalah.

Jenis terapi ini dapat membantu seseorang untuk mencari cara yang positif untuk menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi.

Hal ini dipercaya dapat bermanfaat untuk anak muda yang mungkin merasa kesulitan untuk mengikuti banyaknya perubahan di dalam hidup mereka.

6. Menjadi distraksi yang positif

Di kala anak atau orang dewasa sedang berkutat dengan masalah mental, art therapy dapat menjadi sebuah distraksi yang positif.

Pasalnya, terapi seni bisa membantu seseorang untuk menghilangkan perasaan negatif di dalam pikirannya dengan membuat sebuah karya.

7. Penyesuaian perilaku

Terapi seni dipercaya dapat membantu seseorang untuk mengeksplorasi perilaku dan berbagai pilihan di dalam hidupnya dengan cara yang aman.

Hal ini diharapkan bisa memberikan kesempatan bagi seseorang untuk mempraktikkan respons dan perilaku terhadap hal-hal yang terjadi di dalam hidupnya.

Efektivitas art therapy

art therapy terapi seni
Art therapy (terapi seni).

Terdapat beberapa bukti bahwa art therapy efektif dalam mengatasi gangguan kesehatan mental. Contohnya, sebuah studi yang dimuat dalam Frontiers in Psychology menjelaskan, art therapy mampu meredakan gejala trauma dan meredakan depresi pada orang dewasa.

Kemudian, masih dari studi yang sama, sejumlah ahli menemukan bahwa terapi ini bisa membantu mengatasi masalah psikologis yang dirasakan oleh pasien kanker saat menjalani pengobatan.

Tidak hanya itu, sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Social Work in Health Care menjelaskan, art therapy dinilai mampu mengurangi  depresi dan meningkatkan kepercayaan diri orang lansia yang hidup di panti jompo.

Sayangnya, berbagai studi yang meneliti art therapy dianggap berskala kecil dan kurang meyakinkan. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan efektivitasnya.

Hal yang perlu diingat sebelum mencoba art therapy

Ada beberapa hal yang perlu dipahami sebelum Anda atau anak mencoba art therapy.

  • Anda tidak perlu menjadi artistik

Anda tidak perlu menjadi seseorang yang artistik untuk mengikuti art therapy. Siapa pun dapat mengikutinya karena kesenian dianggap dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan mental siapa saja.

  • Berbeda dengan kelas kesenian

Sebagian orang mungkin masih berpikiran bahwa terapi seni sama dengan kelas kesenian. Padahal, keduanya adalah hal yang berbeda.

Kelas kesenian fokus untuk mengajarkan teknik membuat kesenian, sedangkan terapi seni mengajarkan teknik agar seseorang dapat fokus terhadap kebatinan mereka.

  • Art therapy dapat dilakukan di banyak tempat

Tidak hanya di rumah sakit, art therapy dapat dipraktikkan di berbagai tempat, seperti studio seni, universitas, sekolah dasar dan menengah, panti tunawisma, hingga lembaga pemasyarakatan.

  • Tidak semua orang dapat menjalani art therapy

Beberapa orang yang tidak merasa dirinya cukup kreatif atau artistik mungkin dapat menolak atau skeptis terhadap art therapy sehingga mereka tak mau mempraktikkannya.

Selain itu, terapi ini belum terbukti efektif untuk segala jenis gangguan mental. Misalnya, sebuah studi yang dirilis dalam World Journal of Psychiatry menjabarkan bahwa art therapy tidak efektif dalam meredakan gejala positif atau negatif dari skizofrenia.

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan mental, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.

Advertisement

kesehatan mentalgangguan psikologispsikoterapi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved