Bisa Turunkan Berat Badan, Ini Sederet Manfaat Teh Oolong untuk Kesehatan

teh oolong dapat menurunkan berat badan
selain memiliki aroma unik, teh oolong memiliki manfaat kesehatan

Teh oolong mungkin sudah tak terdengar asing lagi di kalangan para pecinta teh. Namun, bagi sebagian orang lainnya, jenis teh satu ini masih belum akrab di telinga.

Teh oolong adalah salah satu jenis teh yang berasal dari tumbuhan Camellia sinensis, yakni spesies tumbuhan yang sama dengan teh hitam dan teh hijau berasal. Teh oolong diproses melalui fermentasi sehingga menghasilkan aroma dan cita rasa yang khas.

Selain memiliki aroma dan cita rasa yang unik, ada berbagai manfaat teh oolong yang bisa Anda petik. Apa saja?

Dapatkan manfaat teh oolong untuk kesehatan ini

Hampir semua jenis teh, termasuk teh oolong, mengandung sejumlah nutrisi. Sama seperti teh hitam dan teh hijau, teh yang berasal dari Cina ini mengandung berbagai macam vitamin, mineral, dan antioksidan yang tinggi.

Tak ayal apabila berbagai kandungan nutrisi tersebut membuat teh oolong dapat memberikan manfaat untuk kesehatan. Berikut adalah sederet manfaat teh oolong untuk kesehatan yang sayang untuk dilewatkan.

1. Menurunkan berat badan

Beberapa hasil studi menyebutkan bahwa teh oolong dapat menurunkan berat badan. Para peneliti menyimpulkan bahwa minum teh oolong dapat meningkatkan metabolisme lemak sehingga dapat menurunkan berat badan.

Kandungan kafein dan polifenol dalam teh oolong juga dipercaya dapat membantu meningkatkan jumlah kalori dan lemak yang dibakar setiap harinya. Hal inilah yang dapat membantu mempercepat penurunan berat badan. Hebat, bukan?

2. Mencegah gigi berlubang

Manfaat teh oolong selanjutnya adalah memelihara kesehatan gigi. Kandungan fluorida dan antioksidan di dalamnya dapat membantu mencegah gigi berlubang, memperkuat enamel gigi, dan mengurangi pembentukan plak gigi.

3. Memperkuat fungsi otak

Dibandingkan dengan teh hitam dan teh hijau, teh oolong memiliki kandungan kafein yang lebih banyak, yakni sebesar 36 mg. Kafein, antioksidan, dan theanine yang terdapat dalam teh oolong diyakini mampu meningkatkan fokus dan daya konsentrasi Anda.

Kemudian, pada penelitian lainnya, konsumsi kafein yang didapat dari teh oolong mampu memperlambat proses penurunan fungsi otak yang diakibatkan oleh usia lanjut.

4. Menjaga kadar gula darah

Manfaat teh oolong lainnya adalah membantu menyeimbangkan kadar gula darah bagi para penderita diabetes atau diabetesi.

Sebuah hasil studi merekomendasikan bahwa minum tiga cangkir atau lebih teh oolong setiap hari secara rutin dapat membantu menjaga kadar gula darah penderita diabetes tipe 2 tetap stabil.

5. Mengurangi kadar kolesterol

Para peneliti di China meyakini bahwa ada keterkaitan antara minum teh oolong dengan kadar kolesterol. Hal ini berkat kandungan antioksidan pada teh oolong yang dapat membantu menjaga kadar kolesterol dalam tubuh.

Efek positif tersebut baik untuk mencegah penyakit kardiovaskular, seperti penyakit tekanan darah tinggi, jantung koroner, dan stroke.

6. Mencegah kanker

Kandungan antioksidan yang tinggi di dalam teh oolong dapat membantu tubuh melawan radikal bebas penyebab kanker. Selain itu, polifenol dalam teh ini juga dapat membantu menurunkan laju pertumbuhan sel kanker.

Efek baik ini yang membuat teh oolong dipercaya dapat mencegah berbagai jenis penyakit kanker.

Seberapa banyak minum teh oolong yang disarankan?

Meski memiliki sederet manfaat baik bagi kesehatan, teh oolong tidak disarankan untuk dikonsumsi secara berlebihan. Hal ini disebabkan oleh kandungan kafein yang tinggi di dalamnya.

Anda perlu membatasi asupan teh oolong dengan minum sekitar dua sampai tiga cangkir teh per hari. Jika teh oolong diminum secara berlebihan, teh ini dapat menimbulkan efek samping berupa:

  • Sulit tidur insomnia.
  • Merasa cemas.
  • Denyut jantung berdetak lebih cepat.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Gangguan pencernaan (terutama apabila minum obat-obatan tertentu).

Bagi ibu hamil, dianjurkan untuk minum teh oolong tidak lebih dari tiga cangkir per hari. Terlalu banyak mengonsumsi kafein pada masa kehamilan dapat menyebabkan bayi lahir prematur dan berat badan lahir rendah pada bayi.

Jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, teh oolong dapat memberikan manfaat yang baik untuk kesehatan. Meski demikian, ada beberapa kondisi tertentu yang memerlukan konsultasi dengan dokter, di antaranya:

  • Ibu hamil.
  • Wanita sedang menyusui.
  • Sedang minum stimulan tertentu, seperti amfetamin atau ephedrine.
  • Minum obat pengencer darah, seperti heparin atau warfarin .

Dokter akan membantu untuk menentukan apakah Anda cocok mengonsumsi teh oolong atau tidak. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan manfaat teh oolong dengan aman, optimal, dan efektif.

Meskipun demikian, manfaat teh oolong di atas masih perlu penelitian lebih lanjut. Maka selalu konsultasikan ke dokter jika memiliki keluhan kesehatan.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/oolong-tea-benefits
Diakses pada 14 November 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319276.php#what-is-oolong-tea
Diakses pada 14 November 2019

Web Md. https://www.webmd.com/vitamins-and-supplements/oolong-tea-uses-and-risks#1
Diakses pada 14 November 2019

Verywell Fit. https://www.verywellfit.com/the-benefits-of-oolong-tea-89066

Diakses pada 14 November 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4120344/

Diakses pada 14 November 2019

British Journal of Nutrition. https://www.cambridge.org/core/journals/british-journal-of-nutrition/article/reduced-risk-of-dyslipidaemia-with-oolong-tea-consumption-a-populationbased-study-in-southern-china/0F6F73D28B0F1CDAB42721C09DEEF635/core-reader

Diakses pada 14 November 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed