Bisa Turunkan Berat Badan, Ini Sederet Manfaat Teh Oolong untuk Kesehatan


Teh oolong diproses melalui fermentasi sehingga menghasilkan aroma dan cita rasa yang khas. Apa saja manfaat teh oolong untuk kesehatan?

(0)
teh oolong dapat menurunkan berat badanselain memiliki aroma unik, teh oolong memiliki manfaat kesehatan
Teh oolong mungkin sudah tak terdengar asing lagi di kalangan para pecinta teh. Namun, bagi sebagian orang lainnya, jenis teh satu ini masih belum akrab di telinga.Teh oolong adalah salah satu jenis teh yang berasal dari tumbuhan Camellia sinensis, yakni spesies tumbuhan yang sama dengan teh hijau dan teh hitam berasal. Teh oolong diproses melalui fermentasi sehingga menghasilkan aroma dan cita rasa yang khas.Selain memiliki aroma dan cita rasa yang unik, ada berbagai manfaat teh oolong yang bisa Anda petik. Apa saja?

Manfaat teh oolong untuk kesehatan tubuh Anda

Hampir semua jenis teh, termasuk teh oolong, mengandung sejumlah nutrisi. Sama seperti teh teh hijau dan teh hitam, teh yang berasal dari Cina ini mengandung berbagai macam vitamin, mineral, dan antioksidan yang tinggi.Tak ayal apabila berbagai kandungan nutrisi tersebut menjadikan teh oolong sebagai minuman yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Berikut adalah sederet manfaat teh oolong untuk kesehatan tubuh yang sayang untuk dilewatkan.

1. Menurunkan berat badan

Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa teh oolong dapat menurunkan berat badan. Para peneliti menyimpulkan bahwa minum teh oolong dapat meningkatkan metabolisme lemak sehingga dapat menurunkan berat badan.Kandungan kafein dan polifenol dalam teh oolong juga dipercaya dapat membantu meningkatkan jumlah kalori dan lemak yang dibakar setiap harinya. Hal inilah yang dapat membantu mempercepat penurunan berat badan. Hebat, bukan?

2. Mencegah gigi berlubang

Manfaat teh oolong selanjutnya adalah memelihara kesehatan gigi. Kandungan fluorida dan antioksidan di dalamnya dapat membantu mencegah gigi berlubang, memperkuat enamel gigi, dan mengurangi pembentukan plak gigi.

3. Memperkuat fungsi otak

Dibandingkan dengan teh hijau dan teh hitam, teh oolong memiliki kandungan kafein yang lebih banyak, yakni sebesar 36 mg. Kafein, antioksidan, dan theanine yang terdapat dalam teh oolong diyakini mampu meningkatkan fokus dan daya konsentrasi Anda.Kemudian, pada penelitian lainnya, konsumsi kafein yang didapat dari teh oolong mampu memperlambat proses penurunan fungsi otak yang diakibatkan oleh usia lanjut.

4. Menjaga kadar gula darah

Manfaat teh oolong lainnya adalah menyeimbangkan kadar gula darah bagi para penderita diabetes atau diabetesi.Sebuah hasil studi merekomendasikan bahwa minum tiga cangkir atau lebih teh oolong setiap hari secara rutin dapat membantu menjaga kadar gula darah penderita diabetes tipe 2 tetap stabil.

5. Mengurangi kadar kolesterol

Para peneliti di China meyakini bahwa ada keterkaitan antara minum teh oolong dengan kadar kolesterol. Hal ini berkat kandungan antioksidan pada teh oolong yang dapat membantu menjaga kadar kolesterol dalam tubuh.Efek positif tersebut baik untuk mencegah penyakit kardiovaskular, seperti penyakit tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, dan stroke.

6. Mencegah kanker

Kandungan antioksidan yang tinggi di dalam teh oolong dapat membantu tubuh melawan radikal bebas penyebab kanker. Selain itu, polifenol dalam teh ini juga bisa menurunkan laju pertumbuhan sel kanker.Efek baik ini yang membuat teh oolong dipercaya dapat mencegah berbagai jenis penyakit kanker.Meski demikian, manfaat teh oolong di atas masih perlu penelitian lebih lanjut. Maka, selalu konsultasikan ke dokter apabila memiliki keluhan kesehatan tertentu.

Seberapa banyak minum teh oolong yang disarankan?

Meski memiliki sederet manfaat baik bagi kesehatan, teh oolong tidak disarankan untuk dikonsumsi secara berlebihan. Hal ini disebabkan oleh kandungan kafein yang tinggi di dalamnya.Anda perlu membatasi asupan teh oolong dengan minum sekitar dua sampai tiga cangkir teh per hari. Jika teh oolong diminum secara berlebihan, teh ini dapat menimbulkan efek samping berupa:
  • Sulit tidur insomnia.
  • Merasa cemas.
  • Denyut jantung berdetak lebih cepat.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Gangguan pencernaan (terutama apabila minum obat-obatan tertentu).
Bagi ibu hamil, dianjurkan untuk minum teh oolong tidak lebih dari tiga cangkir per hari. Terlalu banyak mengonsumsi kafein pada masa kehamilan dapat menyebabkan bayi lahir prematur dan berat badan lahir rendah pada bayi.Jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, teh oolong bisa memberikan manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Meski demikian, ada beberapa kondisi tertentu yang memerlukan konsultasi dengan dokter, di antaranya:
  • Ibu hamil.
  • Wanita sedang menyusui.
  • Sedang minum stimulan tertentu, seperti amfetamin atau ephedrine.
  • Minum obat pengencer darah, seperti heparin atau warfarin.
Dokter akan membantu untuk menentukan apakah Anda cocok mengonsumsi teh oolong atau tidak. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan manfaat teh oolong untuk kesehatan tubuh dengan aman, optimal, dan efektif.
hidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/oolong-tea-benefits
Diakses pada 14 November 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319276.php#what-is-oolong-tea
Diakses pada 14 November 2019
Web Md. https://www.webmd.com/vitamins-and-supplements/oolong-tea-uses-and-risks#1
Diakses pada 14 November 2019
Verywell Fit. https://www.verywellfit.com/the-benefits-of-oolong-tea-89066Diakses pada 14 November 2019NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4120344/Diakses pada 14 November 2019British Journal of Nutrition. https://www.cambridge.org/core/journals/british-journal-of-nutrition/article/reduced-risk-of-dyslipidaemia-with-oolong-tea-consumption-a-populationbased-study-in-southern-china/0F6F73D28B0F1CDAB42721C09DEEF635/core-readerDiakses pada 14 November 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait