Bisa Pulih dalam Seminggu, Apa Manfaat Sunat Bayi?


Sunat bayi merupakan salah satu prosedur yang cukup aman dilakukan. Manfaatnya dapat mengurangi risiko infeksi saluran kemih hingga kemudahan saat membersihkannya.

(0)
09 Apr 2021|Azelia Trifiana
Prosedur sunat bayi terbilang cukup aman untuk dilakukanProsedur sunat bayi terbilang cukup aman untuk dilakukan
Ketika hadir anak laki-laki sebagai anggota keluarga baru di rumah, saatnya merencanakan kapan sunat bayi dilakukan. Ada yang memutuskan khitan bayi sejak baru lahir, ada pula yang menunggu saat usianya lebih besar.Semuanya benar, dengan tujuan yang sama demi kebersihan dan kesehatan. Bahkan, sunat juga bisa dilakukan pada orang dewasa karena pertimbangan medis.

Manfaat melakukan khitan bayi

Ada banyak faktor medis, agama, dan juga sosial yang perlu dipertimbangkan sebelum bayi disunat. Semakin matang pertimbangan, tentu orangtua juga semakin percaya diri menentukan kapan khitan bayi dilakukan.Beberapa manfaat melakukan sunat bayi di antaranya:
  • Mengurangi risiko infeksi saluran kemih

Apabila dilakukan sejak bayi baru lahir, kemungkinan mengalami infeksi saluran kemih bisa berkurang. Ini penting terlebih apabila infeksi terjadi berulang, bisa menyebabkan masalah ginjal hingga sepsis apabila tidak tertangani dengan baik.
  • Mengurangi risiko penyakit kulit

Melakukan khitan bayi juga turut mengurangi kemungkinan terjadinya penyakit kulit atau keluhan semacam fimosis. Bahkan pada orang dewasa, sunat dapat mengurangi risiko penularan HIV.
  • Mudah menjaga kebersihan

Akan jauh lebih mudah menjaga kebersihan area kelamin apabila bagian kulupnya telah dihilangkan. Tentunya, orangtua harus mengajarkan dengan baik kepada anak-anak bagaimana cara membersihkan penis ketika mereka tumbuh besar.Lebih jauh lagi, ada banyak penelitian yang tidak menemukan korelasi antara sunat dengan kepuasan seksual. Meski demikian, ada sebuah studi dari tahun 2008 di Kenya oleh John N. Krieger dan rekannya yang membuktikan bahwa penis yang telah disunat bisa jadi lebih sensitif secara seksual ketimbang yang tidak.Mungkin memang terlalu jauh untuk membicarakan aspek kepuasan seksual ketika anak masih bayi, namun tetap perlu dimasukkan dalam pertimbangan.

Apa saja risikonya?

Sangat wajar ketika orangtua merasa tegang atau khawatir ketika akan melakukan sunat bayi. Bahkan, meski yang melakukan adalah dokter atau tenaga profesional berpengalaman sekalipun.Untuk menenangkan, perlu dipahami bahwa khitan bayi adalah prosedur yang sangat umum. Risiko terjadinya komplikasi pun sangat jarang.Namun, tetap saja ada risiko seperti:
  • Perdarahan ketika prosedur dilakukan
  • Infeksi
  • Muncul rasa nyeri
  • Kerusakan atau perubahan bentuk penis
Kabar baiknya, berdasarkan Turkish Journal of Urology, komplikasi paling serius seperti perubahan bentuk penis sangat jarang terjadi, hanya sekitar 0,2% dan itu pun terjadi pada sunat yang tidak dilakukan di rumah sakit.Sementara risiko terjadinya komplikasi ringan semacam perdarahan atau infeksi hanya sekitar 3%.Jadi, selama bayi disunat oleh tenaga profesional berpengalaman dengan peralatan steril, orangtua tak perlu terlalu risau.

Mengenal prosedur khitan bayi

Cara paling aman melakukan sunat bayi adalah dengan membawanya ke rumah sakit atau klinik khusus. Pihak yang seharusnya melakukan khitan bayi adalah tenaga medis profesional.Umumnya, prosedur sunat berlangsung selama 10-20 menit. Orangtua bisa ikut menemani selama khitan berlangsung.Tahap awal dari prosedur ini adalah memberikan bius. Sekarang, sudah banyak jenis sunat tanpa suntik dengan metode bius semprot. Setelah dipastikan bius bekerja, dokter akan melakukan sunat lewat cara yang disepakati.Jenisnya bisa dengan metode konvensional hingga pemasangan clamp. Setelah tuntas, dokter akan melapisi area sunat dengan kain kasa agar tidak menempel di popok. Selama proses pemulihan, tetaplah mengganti popok sesering mungkin agar tidak ada kemungkinan infeksi.Jangan lupa ketika menggendong bayi, sebisa mungkin jangan memberikan tekanan pada area penisnya. Untuk mandi, tak masalah terus melakukannya seperti biasa. Hanya saja, jangan menggosok terlalu keras di bagian penis.Namun, mungkin saja perawatan pascasunat berbeda antara satu bayi dan lainnya. Konsultasikan dengan dokter untuk tahu mana yang paling tepat.Umumnya, proses pemulihan berlangsung antara 7-10 hari. Perhatikan juga kemungkinan terjadinya infeksi seperti penis memerah disertai demam.

Catatan dari SehatQ

Terlepas dari pertimbangan agama, orangtua punya banyak faktor yang masuk dalam pertimbangan ketika akan melakukan sunat bayi. Utamanya adalah alasan kebersihan dalam jangka panjang.Di sisi lain, ada pula orangtua yang merasa bahwa sunat adalah prosedur yang menyakitkan dan bisa mengubah bentuk penis. Atau, orangtua ingin memberikan kebebasan kepada anak untuk melakukannya atas keinginannya sendiri.Semua alasan bersifat personal dan valid. Hanya saja, apabila ada keluhan seperti fimosis atau semacamnya, sebaiknya sunat tidak lagi ditunda.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar apa saja kondisi yang termasuk darurat untuk segera disunat, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
bayi & menyusuitumbuh kembang bayisunat
Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/baby-circumcision
Diakses pada 27 Maret 2021
The Journal of Sexual Medicine. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3042320/
Diakses pada 27 Maret 2021
Turkish Journal of Urology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4791075/
Diakses pada 27 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait