Bisa Picu Kecanduan, Perhatikan Efek Samping Tramadol Ini


Ada beragam efek samping tramadol yang harus diperhatikan pasien. Beberapa efek samping tramadol juga bersifat serius sehingga hanya bisa didapatkan atas resep dokter.

(0)
28 Nov 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Efek samping tramadol muncul bila penggunaan obat tidak sesuai petunjuk dokterEfek samping tramadol bisa bersifat serius sehingga diperlukan resep dokter
Tramadol adalah obat yang diresepkan dokter untuk menangani nyeri tingkat sedang hingga nyeri yang cukup parah. Obat ini merupakan jenis spesifik narkotika yang disebut opioid dan hanya bisa didapatkan atas resep dokter. Tramadol, yang kerap disalahgunakan, harus dikonsumsi dan diresepkan dengan hati-hati karena efek sampingnya yang beragam. Apa saja efek samping tramadol?

Efek samping tramadol yang umum dialami pasien

Beberapa efek samping tramadol yang umum dirasakan pasien, yaitu:Apabila efek samping di atas terasa ringan, gejalanya biasanya bisa segera hilang setelah beberapa hari atau satu hingga dua minggu. Namun, jika terasa parah dan tidak membaik, Anda bisa kembali menemui dokter. 

Efek samping tramadol yang sifatnya serius

Beberapa efek samping tramadol juga bisa bersifat serius. Ragam efek samping tramadol yang sifatnya serius dapat berupa:

1. Sindrom serotonin

Efek samping tramadol adalah mudah cemas dan gelisah
Peningkatan serotonin akibat efek samping tramadol menyebabkan gelisah
Sindrom serotonin adalah kumpulan gejala yang terjadi akibat kadar neurotransmitter serotonin yang terlalu tinggi. Peningkatan serotonin dapat menyebabkan gejala berupa:
  • Detak jantung cepat
  • Tekanan darah tinggi
  • Suhu tubuh yang lebih tinggi dari biasanya
  • Respons refleks tubuh yang lebih kuat dari biasanya
  • Menurunnya kemampuan koordinasi atau kontrol gerakan
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Agitasi (mudah marah dan gelisah)
  • Halusinasi, yaitu melihat atau mendengar hal-hal yang tidak nyata
  • Koma

2. Gangguan pernapasan yang serius

Tramadol dapat memicu efek samping berupa gangguan pernapasan yang serius. Gangguan pernapasan sebagai efek samping tramadol termasuk:
  • Laju pernapasan menjadi lambat
  • Pernapasan dangkal
  • Pingsan, pusing, dan kebingungan

3. Insufisiensi adrenal dan defisiensi androgen

Tramadol juga dapat menimbulkan masalah hormon berupa insufisiensi adrenal dan defisiensi androgen. Insufisiensi adrenal terjadi jika kelenjar adrenal melepaskan terlalu sedikit hormon kortisol dan aldosterone. Sementara itu, defisiensi androgen terjadi jika tubuh melepaskan terlalu sedikit hormon pria terutama testosteron. Insufisiensi adrenal sebagai efek samping tramadol dapat ditunjukkan dengan gejala berikut ini:
  • Tubuh lelah berkepanjangan
  • Lemah otot
  • Sakit di bagian perut
Sementara itu, defisiensi androgen dapat menimbulkan gejala seperti:
  • Tubuh lelah
  • Sulit tidur
  • Penurunan energi

4. Kecanduan dan gejala putus obat

Salah satu efek samping tramadol adalah menggigil
Gejala henti tramadol dapat berupa tubuh menggigil
Beberapa pasien berisiko mengalami gejala putus obat setelah berhenti mengonsumsi tramadol. Gejala henti tramadol dapat berupa:
  • Mudah tersinggung serta merasa cemas atau gelisah
  • Sulit tidur
  • Peningkatan tekanan darah
  • Frekuensi napas menjadi cepat
  • Detak jantung menjadi cepat
  • Pupil melebar 
  • Mata berair
  • Hidung berair
  • Menguap
  • Mual, muntah, dan hilang nafsu makan
  • Diare dan kram perut
  • Tubuh berkeringat
  • Menggigil
  • Nyeri otot, nyeri punggung, atau nyeri sendi
Tramadol juga menjadi salah satu obat yang sering disalahgunakan dan kerap menimbulkan kecanduan. 

5. Kejang

Alasan lain Anda tidak bisa mengonsumsi tramadol sembarangan adalah risiko efek sampingnya berupa kejang. Tramadol hanya dapat ditebus dengan resep dokter karena efek sampingnya yang dapat berbahaya ini. 

Peringatan alergi tramadol

Selain berhati-hati dengan efek samping tramadol di atas, Anda juga perlu memahami bahwa beberapa orang berisiko mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi obat ini. Gejala reaksi alergi setelah menggunakan tramadol dapat berupa:
  • Sulit bernapas
  • Pembengkakan di bagian tubuh seperti bibir, wajah, tenggorokan, dan lidah
  • Rasa gatal yang parah
  • Biduran
  • Kulit mengelupas atau melepuh
Anda harus segera mencari bantuan gawat darurat apabila mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi tramadol. Anda juga tak bisa menggunakan tramadol di masa mendatang karena penggunaan berulang setelah alergi dapat menimbulkan akibat yang fatal.

Catatan dari SehatQ

Ada beragam efek samping tramadol yang harus didiskusikan bersama dokter jika Anda diresepkan obat ini. Efek samping tramadol juga dapat bersifat serius sehingga Anda tidak bisa mengonsumsinya sembarangan. Apabila masih memiliki pertanyaan terkait efek samping tramadol, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ bisa diunduh gratis di Appstore dan Playstore yang berikan informasi obat-obatan terpercaya.
pereda nyeriinsufisiensi adrenalgangguan pernapasananalgesik opioid
Better Health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/androgen-deficiency-in-men
Diakses pada 16 November 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/tramadol-oral-tablet
Diakses pada 16 November 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/addisons-disease
Diakses pada 16 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait