Bisa Dijelaskan Secara Ilmiah, Ini Alasan Mengapa Seks Enak

(0)
28 Aug 2020|Azelia Trifiana
Rahasia ilmiah dibalik seks enakHubungan seks memberikan kenikmatan secara fisik dan emosi
Bagi yang penasaran mengapa seks enak, ternyata secara ilmiah ada banyak alasannya. Saat melakukan hubungan seksual mulai dari foreplay hingga mencapai orgasme, seluruh tubuh melewati tahapan fisik dan emosional yang menyenangkan. Tentunya, hormon yang melimpah juga turut berperan dalam mewujudkan seks nikmat.Saat bercinta, baik laki-laki maupun perempuan sama-sama melewati empat tahapan. Tahapan ini bisa terjadi tak hanya saat berhubungan seksual dengan pasangan saja, tapi juga saat melakukan masturbasi. Intensitas dan kapan terjadinya bisa berbeda bergantung pada tiap individu.

Alasan ilmiah mengapa seks enak

Empat tahapan yang dirasakan seseorang ketika mengalami seks enak adalah:

1. Rangsangan (excitement)

Pada tahap awal ini, kedua belah pihak bisa merasakan rangsangan yang kian lama kian intens. Beberapa kondisi fisik yang dirasakan mulai dari otot menegang, detak jantung lebih cepat, termasuk aliran darah ke kelamin yang lebih kencang. Akibatnya, labia mayora pada perempuan dan penis laki-laki akan mengeras.Selain itu, beberapa hal yang dirasakan dalam tahap ini adalah:
  • Sensasi hangat di kulit
  • Puting payudara mengeras
  • Dinding vagina menebal
  • Payudara terasa lebih penuh
  • Testis menjadi lebih kencang
  • Keluar cairan lubrikan alami dari penis laki-laki

2. Plateau

Plateau berarti datar, yaitu fase kedua yang dirasakan seseorang saat mengalami seks enak. Jika pada tahap pertama kurvanya mulai naik, pada tahap kedua ini kurvanya lebih mendatar. Hal yang akan terasa adalah:
  • Perubahan yang semakin intens dari tahap pertama
  • Vagina semakin membengkak
  • Warna dinding vagina berubah menjadi keunguan
  • Klitoris menjadi lebih sensitif
  • Bisa mengalami spasme atau ketegangan otot di kaki, tangan, dan wajah

3. Orgasme

Tahapan paling dominan dan menyenangkan dalam seks enak adalah yang ketiga, yaitu orgasme. Jika pasangan berhasil membuat wanita klimaks,ia bisa merasakan orgasme hingga beberapa kali. Namun bagi laki-laki, satu fase orgasme harus tuntas terlebih dahulu sebelum merasakan orgasme berikutnya.Hal yang dirasakan dalam tahap ketiga ini, di antaranya:
  • Kontraksi otot tanpa disadari
  • Tekanan darah, detak jantung, dan napas menjadi jauh lebih cepat
  • Pelepasan tegangan seksual secara tiba-tiba dan sangat kuat
  • Kontraksi otot vagina
  • Kontraksi otot penis hingga terjadi ejakulasi
  • Sensasi hangat di sekujur tubuh

4. Resolusi

Pada tahap terakhir seks enak ini, tubuh mulai mengalami cooling down. Setelah mencapai puncaknya pada fase orgasme, dalam tahapan ini tubuh kembali ke fungsi normalnya. Bagian tubuh yang sebelumnya mengalami ereksi atau membengkak kembali ke ukuran dan warna aslinya. Orang yang berada di tahapan ini juga bisa merasa lelah, haus, hingga lebih terikat dengan pasangan.

Otak turut berperan dalam seks enak

Bukan hanya fisik saja yang mendapatkan stimulus ketika merasakan seks enak, otak pun juga ikut mengatur hal ini. Ketika melakukan hubungan intim atau sekadar dekat dengan pasangan, hormon oksitosin akan meningkat. Ini membuat seseorang merasa aman sekaligus bahagia.Ketika dilanjutkan dengan berhubungan seksual, sinyal fisik yang dirasakan tubuh akan menyalurkan sinyal yang sama lewat saraf hingga mencapai otak. Untuk meresponsnya, otak melepaskan substansi kimia yang membuat seks terasa semakin nikmat.Tak hanya tubuh merasakan orgasme, secara psikologis kenikmatan ini juga bisa terasa. Semakin harmoni ritme seksual antara seseorang dan pasangannya, akan semakin nikmat pula seks yang dirasakan.Di sinilah pentingnya berkomunikasi dengan pasangan tentang hal-hal terkecil sekalipun tentang seks. Sampaikan apa yang disukai dan tidak disukai, apa yang paling merangsang dan sebaliknya. Semakin terbuka kedua belah pihak dalam sebuah hubungan, seks enak kian mudah terwujud.
hubungan sekshubungan seksualmanfaat hubungan seks
Healthline. https://www.healthline.com/health/why-does-sex-feel-good#1
Diakses pada 15 Agustus 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5087698/
https://www.medicalnewstoday.com/articles/325899
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325899
https://www.medicalnewstoday.com/articles/325899
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait