Bintik Merah pada Kulit tapi Tidak Gatal, Ini Sebabnya

(0)
02 Nov 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Bintik merah pada kulit tidak gatal bisa pertanda campak, rubella, hingga HIVBintik merah pada kulit tidak gatal bisa menandakan berbagai penyakit
Bintik merah pada kulit tidak gatal tentu bisa membuat tidak nyaman dan mengganggu penampilan. Sebab, meski tidak membuat Anda ingin terus-terusan menggaruk, gejala lain seperti nyeri, mengelupas, hingga demam bisa saja muncul.Ada berbagai hal yang bisa menyebabkan kondisi ini. Sebagian besarnya tidaklah parah. Namun bagi beberapa orang, bintik merah tidak gatal di kulit ini bisa menandakan kondisi yang berbahaya dan perlu mendapatkan penanganan medis segera.

Penyebab bintik merah pada kulit tidak gatal

Ada banyak penyakit atau kondisi tertentu sebagai pemicu timbulnya bercak merah yang tidak terasa gatal di kulit, seperti berikut ini.
Tanda lahir berupa bintik merah pada kulit tidak gatal sering muncul pada bayi baru lahir
Tanda lahir berupa bintik merah tidak gatal adalah hal lazim

1. Tanda lahir

Bintik-bintik merah di kulit yang tidak terasa gatal, terutama pada bayi yang baru lahir bisa disebabkan oleh tanda lahir. Bintik ini biasanya muncul di area wajah, leher, dan punggung.Tanda lahir ini sebenarnya adalah kumpulan dari pembuluh darah kecil yang disebut kapiler. Biasanya, bintik merah ini bisa hilang dengan sendirinya saat bayi memasuki usia balita.

2. Tipes

Tidak banyak yang tahu, penyakit tipes juga bisa memicu bintik merah di kulit yang tidak terasa gatal. Ciri khas dari bintik merah akibat tipes adalah area kemunculannya, yaitu di leher dan kulit perut.Apabila bintik merah yang muncul adalah benar karena tipes, gejala lain seperti demam, sakit perut, serta diare dan konstipasi juga akan Anda rasakan.

3. Campak

Campak juga bisa menyebabkan munculnya bintik merah pada kulit. Bintik merah yang disebabkan oleh penyakit ini tidak terasa gatal, dan disertai demam, batuk, mata merah berair, dan lemas. Hampir mirip seperti gejala flu.Bintik karena campak biasanya muncul 14 hari setelah terpapar virus. Diawali dari belakang telinga, bintik kemudian akan menyebar ke leher, wajah, dan seluruh tubuh. Virus ini sangat menular, tapi bisa dicegah dengan pemberian vaksin.
Campak bisa picu bintik merah pada kulit tidak gatal
Bintik merah pada kulit tidak gatal salah satunya gejala Rubella

4. Rubella

Rubella atau campak jerman adalah penyakit akibat penyebab dengan nama yang sama. Penyakit ini tidak berbahaya apabila muncul pada anak dan orang dewasa. Namun jika terjadi pada ibu hamil, maka virus ini bisa membahayakan janin.Sama seperti campak biasa, rubella juga memicu munculnya bintik-bintik merah di kulit yang biasanya tidak terasa gatal. Gejala lain yang mungkin muncul di antaranya adalah demam ringan, sakit kepala, mata merah, batuk, pilek, dan kelenjar getah bening bengkak.

5. Hand, foot, and mouth disease

Hand, foot, and mouth disease atau flu singapura adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Coxsackie dan sering menyerang anak-anak. Sesuai namanya, bintik-bintik merah yang muncul akibat penyakit ini akan muncul di area telapak tangan dan kaki.Bintik yang keluar tidak terasa gatal dan biasanya disertai dengan penurunan nafsu makan, serta sariawan di rongga mulut.

6. Penyakit Kawasaki

Penyakit Kawasaki menyebabkan pembengkakan atau peradangan pada dinding pembuluh darah yang berukuran sedang di seluruh tubuh. Peradangan ini lebih sering menyerang pembuluh darah koroner yang menyuplai darah ke otot jantung.Penyakit ini paling banyak menyerang anak-anak dan bisa memicu berbagai gejala, seperti bintik-bintik merah di area genital maupun seluruh tubuh.Gejala lainnya adalah demam tinggi di atas 39°C yang bertahan hingga tiga hari, mata merah dan lengket, bibir kering, dan lidah yang memerah dan bengkak. Pada kondisi lanjut, kulit juga akan terlihat mengelupas dan muncul sakit perut serta sendi.
Bakteri penyebab demam scarlet bisa picu bintik merah pada kulit tidak gatal
Infeksi bakteri demam scarlet bisa picu bintik merah pada kulit tidak gatal 

7. Demam scarlet

Demam scarlet adalah penyakit yang muncul akibat pelepasan racun oleh bakteri Streptococcus pyogenes. Bakteri ini juga sering menyebabkan sakit radang tenggorokan.Bintik-bintik merah yang munul akibat demam scarlet biasanya terlihat seperti bekas terbakar matahari dan membuat kulit terasa kasar. Demam dan sakit tenggorokan juga muncul pada orang yang terkena penyakit ini.

8. Mononukleosis

Mononukleosis adalah suatu infeksi virus yang menular lewat air liur. Penyakit ini bisa menyebar jika Anda berciuman dengan orang lain yang sedang terinfeksi atau setelah berbagi penggunaan alat makan.Kemunculan bintik merah yang tidak gatal merupakan salah satu gejalanya. Gejala lain yang juga akan dirasakan saat terinfeksi mononukleosis antara lain demam, badan pegal-pegal, pembengkakan kelenjar getah bening di leher dan ketiak, dan sakit tenggorokan.

9. Asam urat

Bintik merah pada kulit yang tidak gatal juga bisa muncul saat kadar asam urat dalam darah tinggi. Hal ini bisa menyebabkan terbentuknya kristal di aliran darah yang memicu pembengkakan pada sendi.

10. Infeksi HIV akut

Pada infeksi awal HIV, jumlah virus biasanya sangat banyak dan sistem imun kita belum mengenali cara untuk melawan virus tersebut. Hal ini bisa memicu munculnya bintik-bintik merah di sekujur tubuh namun tidak terasa gatal.Bintik ini umumnya terlihat dari bagian pinggang ke atas dan pada beberapa orang muncul benjolan-benjolan kecil.Menurut Kementerian Kesehatan RI, bintik merah yang muncul akibat HIV biasanya juga akan disertai gejala lain seperti demam berkepanjangan, diare terus menerut tanpa sebab yang jelas, batuk dan sesak napas lebih dari satu bulan terus menerus, hingga penurunan berat badan.

Segera periksakan bercak merah di kulit jika mengalami kondisi ini

Beberapa bercak merah di kulit bisa menjadi suatu kondisi kegawatdaruratan medis apabila disertai beberapa gejala di bawah ini.
  • Area bintik-bintik merah terasa sangat nyeri
  • Tenggorokan terasa gatal dan tercekat
  • Sulit bernapas
  • Muncul pembengkakan di area wajah atau tubuh lainnya
  • Demam di atas 38°C
  • Sakit kepala
  • Kepala dan leher terasa sangat sakit
  • Mual, muntah, dan diare
  • Nyeri sendi
Gejala-gejala di atas bisa menandakan gangguan kesehatan serius yang membahayakan nyawa. Sehingga, Anda perlu segera mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar bercak atau bintik merah pada kulit, Anda juga bisa tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tanda lahir anakpenyakit kulittanda lahirruam kulit
Healthline. https://www.healthline.com/health/rashes
Diakses pada 20 Oktober 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/317999
Diakses pada 20 Oktober 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mononucleosis/symptoms-causes/syc-20350328
Diakses pada 20 Oktober 2020
Health Direct. https://www.healthdirect.gov.au/blog/what-does-measles-rash-look-like
Diakses pada 20 Oktober 2020
CDC. https://www.cdc.gov/rubella/about/symptoms.html
Diakses pada 20 Oktober 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/kawasaki-disease/symptoms-causes/syc-20354598
Diakses pada 20 Oktober 2020
Healthy Chlidren. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/bathing-skin-care/Pages/Your-Newborns-Skin-Birthmarks-and-Rashes.aspx
Diakses pada 20 Oktober 2020
Kementerian Kesehatan RI. https://promkes.kemkes.go.id/?p=7430
Diakses pada 20 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait