Bila Tidak Pernah Klaim, Apakah BPJS Kesehatan Bisa Dicairkan?

(0)
16 Dec 2019|Azelia Trifiana
Meski Anda tak pernah mengajukan klaim perawatan kesehatan, tetapi BPJS Kesehatan tidak dapat dicairkanBerbeda dengan asuransi lain, BPJS Kesehatan tidak bisa dicairkan
Ketika seseorang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, maka ada hak dan kewajiban yang mengikuti. Haknya adalah mendapat jaminan kesehatan sesuai dengan kelas yang diikuti, kewajibannya adalah membayar iuran per bulan. Lantas apakah BPJS Kesehatan bisa dicairkan, jawabannya tidak.BPJS Kesehatan ada untuk menjamin masyarakat Indonesia mendapatkan jaminan kesehatan yang layak. Setiap peserta bisa memilih jenis kepesertaan sesuai dengan kemampuan.Seseorang yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan akan tetap terdaftar. Berhentinya keanggotaan adalah apabila peserta meninggal dunia atau pindah kewarganegaraan. Bila hal ini terjadi, tentu keluarga perlu tahu cara menonaktifkan BPJS.

Apakah BPJS Kesehatan bisa dicairkan?

Dengan kewajiban membayar iuran bulanan, artinya setiap peserta mendapat jaminan kesehatan. Baik sakit maupun tidak, kepesertaan tetap berlaku. Jika ada pertanyaan apakah BPJS Kesehatan bisa dicairkan, jawabannya adalah tidak.Mekanisme BPJS Kesehatan adalah gotong royong, artinya iuran yang tidak terpakai atau tidak diklaim akan digunakan sebagai subsidi silang untuk membantu peserta lain yang sakit.Tentu bukan berarti hal ini merugikan. Sebab, dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan, maka biaya pengobatan akan ditanggung. Bahkan apabila biaya pengobatan cukup tinggi sekalipun, BPJS Kesehatan akan tetap menanggungnya.Artinya, tidak ada yang dirugikan dalam mekanisme kerja BPJS Kesehatan. Semuanya sama-sama saling mendukung dengan sistem gotong royong.Baca juga: Ketahui Cara Menonaktifkan BPJS Peserta yang Telah Meninggal Ini

BPJS Kesehatan berbeda dengan BPJS Ketenagakerjaan

Jadi, jelas bahwa apakah BPJS Kesehatan bisa dicairkan jawabannya adalah tidak. Hal ini berbeda dengan BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan jaminan sosial ekonomi kepada peserta yang merupakan tenaga kerja.Peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa mendapatkan jaminan sosial ekonomi seperti jaminan pensiun, jaminan hari tua, hingga jaminan kematian. Biaya ini bisa diambil atau dicairkan sewaktu-waktu sesuai dengan syarat yang berlaku.Dalam BPJS Kesehatan, yang diberikan adalah jaminan kesehatan. Artinya, BPJS tidak akan mengembalikan iuran kepesertaan yang sudah diberikan. Selain itu, BPJS juga tidak punya kewajiban untuk memberikan santunan ataupun pesangon.

BPJS Kesehatan menanggung penyakit kronis

Lebih jauh lagi, sepanjang Januari hingga Agustus 2018 BPJS Kesehatan mengalami defisit keuangan hingga 16,5 triliun rupiah. Salah satu pemicunya adalah karena BPJS Kesehatan juga turut menanggung insiden penyakit kronis yang diderita masyarakat Indonesia.Artinya, masih banyak masyarakat Indonesia yang membutuhkan BPJS Kesehatan untuk urusan pengobatan. Inilah 8 jenis penyakit kronis yang banyak menjadi beban BPJS Kesehatan periode tahun 2018 lalu:
  1. Jantung
  2. Gagal ginjal
  3. Hepatitis
  4. Stroke
  5. Kanker
  6. Thalassemia
  7. Leukemia
  8. Haemophilia
Mengingat angka insiden penyakit kronis yang diderita masyarakat Indonesia cukup tinggi, maka menjadi peserta BPJS Kesehatan adalah langkah yang tepat. Memang tidak ada orang yang mengharapkan sakit, namun sedia payung sebelum hujan tentu lebih baik. Tak lupa, jaga kesehatan dengan menjalani gaya hidup sehat dan berolahraga.
bpjs kesehatanasuransi swastabpjs ketenagakerjaaniuran bpjspeserta bpjs
CNBC. https://www.cnbcindonesia.com/news/20180921085748-4-34135/perhatian-dana-bailout-bpjs-kesehatan-cair-hari-ini
Diakses 13 Desember 2019
BPJS Kesehatan. https://bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/pages/detail/2014/12
Diakses 13 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait