Bikin Tak Percaya Diri, Ini 7 Penyebab Jerawat di Pipi dan Cara Mengobatinya

Penyebab jerawat di pipi adalah penggunaan sarung bantal yang kotor
Jerawat di pipi bisa disebabkan oleh kebiasaan menyentuh area wajah

Masalah jerawat di wajah tentu sangat mengganggu dan membuat tidak nyaman. Terlebih munculnya jerawat di pipi sulit untuk ditutupi lantaran letaknya yang terlalu mencolok. Tak ayal bila jerawat di pipi seringkali membuat Anda merasa tidak percaya diri.

Lantas, apa penyebab jerawat di pipi dan bagaimana mengobatinya? Simak ulasan selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Berbagai penyebab jerawat di pipi

Umumnya, jerawat disebabkan oleh produksi minyak atau sebum berlebih serta penumpukan sel-sel kulit mati dalam pori-pori kulit sehingga membuatnya tersumbat.

Apabila penumpukan tersebut terjadi, bakteri jadi lebih mudah berkembang dan memicu peradangan. Kondisi inilah yang akhirnya menjadi jerawat. Namun, ada beberapa faktor yang dapat memicu munculnya jerawat di pipi Anda. Apa sajakah itu?

1. Sarung bantal dan seprai yang jarang diganti

Jerawat di pipi bisa disebabkan oleh penggunaan sarung bantal yang jarang diganti
Permukaan sarung bantal dan sprei yang jarang diganti bisa sebabkan jerawat di pipi

Salah satu penyebab jerawat di pipi adalah penggunaan sarung bantal dan seprai yang jarang diganti. Sel-sel kulit mati, sisa make up, kolonisasi bakteri, dan kotoran dapat berkumpul di permukaan sarung bantal dan seprai.

Ketika Anda tidur beralaskan sarung bantal dan seprai yang tidak bersih atau jarang diganti, kotoran dan bakteri dapat menempel di area permukaan pipi dan menyumbat pori-pori wajah. Alhasil, muncullah jerawat di pipi dan area tubuh Anda lainnya.

2. Penggunaan ponsel yang kotor

Sering menggunakan ponsel untuk menelepon juga jadi penyebab jerawat di pipi
Bakteri dan kuman di permukaan layar ponsel dapat berpindah ke pipi

Selain sarung bantal dan sprei, penggunaan ponsel yang kotor juga menjadi penyebab jerawat di pipi. Ponsel yang sering Anda gunakan bisa menjadi tempat perkembangbiakan bakteri dan kuman.

Jika Anda sering menggunakan ponsel untuk menelepon, bakteri dan kuman di permukaan layar ponsel dapat berpindah ke pipi sehingga memicu timbulnya jerawat.

3. Kebiasaan menyentuh pipi

Jerawat di pipi bisa disebabkan oleh kebiasaan menyentuh pipi
Menyentuh area wajah tanpa cuci tangan dulu bisa memicu tumbuhnya jerawat

Kebiasaan menyentuh pipi yang tidak disadari juga menjadi penyebab jerawat di pipi lainnya. Terkadang, Anda ingin memastikan apakah riasan wajah yang digunakan masih dalam baik atau tidak, atau melihat ada tidaknya kotoran di wajah.

Sayangnya, kebiasaan menyentuh pipi tidak diiringi dengan upaya untuk menjaga kebersihan tangan. Ketika Anda menyentuh pipi atau area wajah lainnya tanpa mencuci tangan terlebih dahulu maka berisiko memindahkan bakteri dan kuman yang menempel di tangan ke pipi.

4. Peralatan make up yang tidak bersih

Menggunakan alat make up yang kotor memicu jerawat di pipi
Caption

Penyebab jerawat di pipi berikutnya adalah penggunaan peralatan make up yang tidak bersih. Ya, spons, kuas, atau beauty blender untuk merias wajah bisa saja menjadi tempat berkumpulnya bakteri dan kuman karena jarang dibersihkan.

Ketika Anda menggunakannya secara rutin untuk berdandan, maka dapat berisiko menyebabkan timbulnya jerawat di pipi. Sebab, bakteri dan kuman yang bersarang pada peralatan make up dapat berpindah ke area wajah.

5.  Produk make up atau perawatan kulit yang kurang tepat

Pemakaian produk make up atau perawatan kulit yang kurang tepat, termasuk pelembap, tabir surya, atau foundation, dapat menyebabkan pori-pori wajah tersumbat. Kondisi tersebut mengakibatkan terjadinya peradangan sehingga memicu timbulnya jerawat.

6. Perubahan hormon tubuh

Perubahan hormon tubuh atau meningkatnya kadar hormon androgen bisa jadi penyebab munculnya masalah jerawat, termasuk di area pipi. Perubahan hormon tersebut yang dapat memengaruhi produksi minyak di wajah.

Perubahan kadar hormon umumnya disebabkan oleh masa pubertas, siklus menstruasi, kehamilan, menopause, hingga konsumsi obat-obatan tertentu (misalnya, steroid).

7. Terlalu banyak konsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula

Mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula terlalu banyak juga bisa menyebabkan jerawat di pipi Anda. Pasalnya, kadar gula darah yang tinggi bisa membuat hormon insulin melonjak sehingga memproduksi minyak lebih banyak.

Ketika produksi minyak di wajah berlebih maka dapat menyebabkan pori-pori tersumbat, yang akhirnya menjadi jerawat.

Cara mengobati jerawat di pipi

Sebagian besar masalah jerawat di pipi dapat diobati. Oleh sebab itu, penting untuk memeriksakan jerawat di pipi ke dokter kulit agar penanganannya lebih efektif dan optimal. Berikut adalah beberapa cara mengobati jerawat di pipi yang bisa Anda lakukan:

1. Mengoleskan salep jerawat

Apabila Anda memiliki jerawat di pipi, cobalah untuk mengoleskan obat topikal atau salep jerawat yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat.

Kedua jenis kandungan salep jerawat tersebut dapat membantu mengurangi bakteri dan menghilangkan sel-sel kulit mati penyebab jerawat. Anda bisa memperoleh salep jerawat tersebut di apotek atau melalui resep dokter.

Namun, untuk jenis jerawat di pipi yang tergolong parah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan pengobatan jerawat yang tepat.

2. Menggunakan tea tree oil

Tea tree oil mengandung zat antibakteri dan antiradang yang diyakini efektif sebagai cara mengobati jerawat di pipi secara alami. Pada dasarnya, jenis minyak esensial ini aman dioleskan secara langsung ke area wajah yang berjerawat, termasuk area pipi Anda.

Caranya, oleskan tea tree oil pada area pipi yang berjerawat, lalu diamkan kurang lebih 4 jam lamanya. Langkah ini dipercaya dapat membantu mengurangi perkembangan jerawat sehingga perlahan akan menghilang.

Akan tetapi, bagi Anda yang memiliki kulit sensitif atau merasa khawatir akan reaksi alergi yang mungkin terjadi, sebaiknya lakukan tes terlebih dahulu pada kulit.

Anda bisa mengoleskan sedikit tea tree oil pada lengan Anda. Jika tidak ada reaksi apapun selama 24-48 jam, ini menandakan Anda tidak memiliki alergi terhadap tea tree oil. Anda pun bisa langsung mengoleskannya pada jerawat di pipi Anda.

3. Melakukan prosedur pengobatan jerawat

Apabila penggunaan salep jerawat dan bahan alami tidak kunjung membantu mengobati jerawat di pipi, Anda bisa melakukan prosedur pengobatan jerawat yang dilakukan oleh dokter kulit. Salah satu prosedur pengobatan jerawat tersebut adalah ekstraksi jerawat.

Ekstraksi jerawat adalah perawatan medis yang bertujuan untuk menghilangkan jerawat, termasuk di area pipi, menggunakan sebuah alat steril guna menghilangkan komedo whitehead dan blackhead.

Bisakah jerawat di pipi dicegah?

Jerawat di pipi dapat dicegah. Anda dapat mencegah timbulnya jerawat di pipi dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Ganti sarung bantal dan seprai secara rutin

Salah satu cara mencegah jerawat di pipi adalah mengganti sarung bantal dan seprai secara rutin. Sebaiknya, langkah ini dilakukan setiap tiga hari sekali agar terhindar dari masalah jerawat di pipi.

Anda juga bisa menggunakan sarung bantal dan seprai berbahan katun yang dapat menyerap keringat dan minyak di wajah sehingga tidak menimbulkan masalah jerawat.

2. Bersihkan layar ponsel secara berkala

Cara mencegah jerawat di pipi berikutnya adalah membersihkan layar ponsel. Anda dianjurkan untuk membersihkan layar ponsel secara rutin menggunakan kain lap bersih yang dibasahi sedikit cairan disinfektan dengan kandungan alkohol 70%.

Jika Anda sering menggunakan ponsel untuk menelepon, sebaiknya pertimbangkan untuk menggunakan earphone atau headset untuk menghindari masalah jerawat di pipi.

3. Pastikan kondisi tangan bersih sebelum menyentuh area wajah

Pastikan kondisi tangan Anda bersih sebelum menyentuh wajah, termasuk area pipi.

Jadi, biasakan untuk mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun setelah menyentuh barang-barang yang sering disentuh oleh orang banyak, terutama apabila ingin menyentuh area wajah.

4. Bersihkan peralatan make up

Selalu bersihkan peralatan make up secara rutin dan meletakkannya di tempat yang aman dan tepat agar tidak terkontaminasi kuman dan bakteri. Selain itu, apabila Anda ingin mengoleskan produk make up dengan jari-jari tangan, pastikan untuk mencuci tangan terlebih dahulu agar tetap dalam kondisi bersih.

5. Pilih produk make up atau perawatan kulit wajah yang tepat

Jika kulit wajah Anda cukup sensitif terhadap produk make up atau perawatan kulit tertentu, sebaiknya pilihlah yang tidak mengandung minyak atau bersifat noncomedogenic (tidak menyumbat pori-pori wajah).

6. Kurangi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula

Untuk mencegah jerawat di pipi, sebaiknya kurangi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula. Anda bisa mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula dalam jumlah sedang atau tidak berlebihan.

Nah, bila Anda sudah melakukan cara pencegahan dan pengobatan tetapi jerawat di pipi tetap mengganggu, bahkan terasa menyakitkan, segera periksakan ke dokter spesialis kulit. Dengan ini, dokter akan membantu Anda dalam menentukan pengobatan jerawat yang sesuai dengan kondisi Anda.

Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/pimple-acne-face-map#takeaway

Diakses pada 15 April 2020

IB Times. https://www.ibtimes.com/what-causes-cheek-acne-how-prevent-them-2795192

Diakses pada 15 April 2020

Healthfully. https://healthfully.com/what-causes-cheek-acne-5054342.html

Diakses pada 15 April 2020

Artikel Terkait