Minum air rebusan sereh dapat mengatasi diare hingga mengurangi risiko kanker. Namun, minum air rebusan serai sebaiknya tidak berlebihan, karena efek samping minum rebusan serai setiap hari bisa menyebabkan gangguan kesehatan.
Ditinjau secara medis oleh dr. Reni Utari
7 Agt 2023
Sereh memiliki manfaat bagi kesehatan namun juga ada efek samping yang timbul bila dikonsumsi berlebihan
Table of Content
Daun sereh tak hanya menjadi penyedap rasa. Aromanya yang khas membuat daun sereh sering diolah untuk diminum air rebusannya. Jika diminum dengan bijak, manfaat air rebusan sereh dapat meningkatkan kesehatan.
Advertisement
Hanya saja, jika dikonsumsi berlebihan, efek samping tetap berisiko terjadi. Ketahui efek samping minum air rebusan daun sereh.
Cara paling praktis untuk mendapatkan manfaat serai untuk kesehatan adalah dengan merebus atau menyeduhnya.
Berikut ini manfaat air rebusan sereh bagi kesehatan yang telah banyak digunakan di berbagai negara:
Ekstrak serai mampu mencegah pertumbuhan bakteri. Termasuk di antaranya adalah bakteri yang dapat mengganggu kesehatan gigi dan mulut, seperti streptococcus sanguinis yang dapat menyebabkan gigi berlubang.
Air rebusan serai juga bisa dijadikan obat kumur untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi. Selain digunakan sebagai obat kumur, Anda juga bisa menggigit atau menggosokkan sisa rebusan batang serai pada gigi agar tetap kuat.
Minum teh hangat dapat membuat rileks, tapi manfaat rebusan serai tidak sampai di situ saja. Serai juga membantu meredakan kecemasan. Dengan menghirup serai, terutama dalam bentuk minyak esensial dapat membantu orang-orang yang punya masalah kecemasan.
Hal ini dibuktikan dalam sebuah penelitian yang menemukan bahwa menghirup serai, terutama dalam bentuk minyak esensial dapat membantu orang-orang yang punya masalah kecemasan.
Rebusan serai juga bisa digunakan untuk mengatasi kembung. Mengonsumsi rebusan serai dapat meningkatkan frekuensi berkemih karena memiliki efek diuretik. Dengan begitu, perut kembung karena menumpuknya cairan pada tubuh dapat diatasi.
Manfaat rebusan serai yang satu ini juga bisa digunakan untuk mengatasi masalah yang sama saat sindrom pramenstruasi (PMS).
Manfaat minum air rebusan serai setiap hari juga bisa mencegah infeksi karena sereh memiliki efek antimikroba.
Penelitian dari Frontiers in Cellular and Infection Microbiology tahun 2020 melaporkan, kandungan bahan aktif dalam sereh bekerja efektif melawan bakteri Staphylococcus aureus yang menjadi penyebab macam-macam infeksi kulit.
Serai juga diklaim berpotensi mencegah berbagai jenis infeksi kulit karena penurunan sistem imun tubuh, contohnya mengurangi dan meredakan sariawan pada penderita HIV.
Ekstrak serai dilaporkan mampu menurunkan kadar kolesterol.
Sebuah penelitian tahun 2011 dari jurnal Food and Chemical Toxicology menemukan, konsumsi rebusan sereh secara rutin dalam 21 hari terlihat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat tanpa risiko efek samping yang mengkhawatirkan.
Banyaknya kadar kolesterol yang diturunkan tergantung pada banyaknya dosis yang digunakan. Untuk menurunkan lebih banyak kolesterol, maka diperlukan lebih banyak serai.
Namun, penelitian di atas hanya dilakukan pada tikus percobaan di laboratorium. Hasil penelitian mengenai efek rebusan sereh terhadap kadar kolesterol manusia masih terbatas.
Baca Juga
Manfaat rebusan serai lainnya adalah meningkatkan jumlah hemoglobin dan sel darah merah dalam tubuh. Hal ini dikaitkan dengan kandungan antioksidan yang terdapat pada serai. Manfaat ini dianggap bisa didapatkan lewat mengonsumsi rebusan serai selama 30 hari
Rebusan serai dapat digunakan untuk mengurangi frekuensi buang air besar sehingga bermanfaat untuk mengatasi diare. Tanaman ini juga memiliki fungsi antibakteri yang dapat mengurangi infeksi pada saluran pencernaan dan mencegah sakit perut.
Manfaat air rebusan sereh sebagai teh detoks adalah untuk memulai metabolisme dan membantu penurunan berat badan. Jika Anda sedang dalam program diet, Anda bisa minum teh serai ini untuk membantu menurunkan berat badan.
Manfaat air rebusan serah juga dikenal sebagai obat diuretik alami. Diuretik ini membuat tubuh dapat mengeluarkan cairan berlebih dan natrium dengan lancar.
Penelitian menunjukkan, efek teh sereh pada tikus dapat meningkatkan aktivitas diuretik yang mirip dengan teh hijau. Bahkan, hasilnya tanpa menyebabkan efek samping.
Karena hal ini, air rebusan sereh dikenal dapat mencegah berbagai penyakit kronis seperti gagal jantung, gagal hati, hingga edema.
Air rebusan serai dikenal memiliki kemampuan antikanker yang ampuh membunuh sel kankekr secara langsung atau meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga tubuh akan lebih kuat melawan sel kanker dengan sendirinya.
Baca juga: 10 Rekomendasi Teh Herbal Terbaik yang Menyehatkan
Efek samping minum air rebusan sereh salah satunya dapat berupa:
Selain efek samping minum air rebusan daun sereh di atas, beberapa orang juga perlu memerhatikan risiko alerginya. Beberapa reaksi alergi akibat konsumsi air rebusan daun sereh, yaitu:
Anda harus menghentikan konsumsi air rebusan daun sereh jika mengalami reaksi alergi di atas. Apabila reaksi yang dialami dirasa mengancam nyawa, Anda harus mencari bantuan gawat darurat.
Tak hanya menimbulkan gejala yang terlihat “ringan” di atas, efek samping minum rebusan serai setiap hari juga dapat menyerang organ penting seperti lambung dan hati.
Baca Juga
Sebuah riset pada hewan yang dimuat dalam jurnal Food and Chemical Toxicology melaporkan, dosis tinggi jenis minyak dalam sereh dapat merusak lambung dan hati.
Efek samping minum air rebusan daun sereh pada hewan belum tentu akurat untuk meramalkan efek samping minum air rebusan sereh pada manusia.
Namun, munculnya kerusakan tersebut mengindikasikan hal yang perlu menjadi pertimbangan dalam konsumsi air rebusan daun sereh agar lebih bijak dan tidak berlebihan.
belum ada bukti kasus atau penelitian yang mengungkapkan bahaya rebusan serai bagi kehamilan, Namun, minum air sereh juga tidak memiliki manfaat yang signifikan terhadap kehamilan.
Malah menurut Memorial Sloan Kettering Cancer Center, ibu hamil tidak boleh mengonsumsi air rebusan sereh. Pasalnya, kandungan daun sereh yang disebut citral dan myrcene dilaporkan memicu keguguran dan cacat lahir pada tikus percobaan.
Karena belum jelas efek samping air rebusan daun sereh pada bayi manusia, ibu hamil dan menyusui lebih disarankan untuk tidak mengonsumsinya demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Peringatan ini berlaku tak hanya untuk air rebusan sereh saja, tapi juga untuk konsumsi langsung daun sereh utuh.
Selain peringatan bagi ibu hamil, beberapa orang yang tidak disarankan minum rebusan serah termasuk:
Baca juga: 15 Khasiat Rebusan Jahe, Serai, dan Gula Merah untuk Kesehatan
Sayangnya, belum ada riset atau rekomendasi terpercaya yang memberikan takaran berapa banyak air rebusan daun sereh yang aman dikonsumsi. Anda bisa mencoba berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui takaran rebusan sereh yang sesuai dengan kondisi medis Anda.
Anda disarankan untuk memulainya dengan meminum satu gelas satu hari. Apabila telah terbiasa, Anda dapat meningkatkan jumlahnya secara bertahap.
Namun, apabila muncul gejala dan efek samping, Anda bisa menghentikan konsumsinya atau mengurangi takarannya.
Baca Juga
Jika ingin berkonsultasi langsung mengenai aturan minum rebusan sereh, tanyakan langsung pada dokter.
Advertisement
Ditulis oleh Arif Putra
Referensi
Artikel Terkait
Manfaat kembang turi datang dari kandungan antioksidan yang tinggi sehingga dapat berperan dalam melawan radikal bebas. Selain itu, bunga turi juga tinggi vitamin dan bersifat antibakteri.
5 Jan 2023
Efek samping daun salam bisa dirasakan dalam berbagai obat untuk penyembuhan penyakit tertentu. Daun ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan jika termakan secara utuh.
18 Apr 2023
Cara mengatasi vertigo dapat dilakukan dengan obat dan juga latihan gerakan. Manuver Epley, Manuver Semont, dan Brandt-Daroff merupakan latihan yang dapat dilakukan di rumah.
3 Mei 2019
Diskusi Terkait di Forum
Dijawab oleh dr. Farahdissa
Dijawab oleh dr. Farahdissa
Dijawab oleh dr. Farahdissa
Advertisement
Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.
© SehatQ, 2023. All Rights Reserved