Bikin Minder, Ini Berbagai Penyebab Bau Kaki yang Perlu Diperhatikan

(0)
19 Aug 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Perubahan hormon merupakan salah satu penyebab bau kakiJarang mengganti kaus kaki menjadi penyebab bau kaki yang paling umum
Apakah Anda memiliki masalah bau kaki? Tentu saja hal tersebut bisa membuat Anda merasa minder, terutama pada orang-orang di dekat Anda. Dalam istilah medis, kondisi bau kaki ini disebut dengan bromodosis.Bromodosis adalah kondisi di mana kaki memproduksi keringat berlebih sehingga menghasilkan pertumbuhan bakteri pada kulit yang menimbulkan bau tak sedap. Terdapat beberapa penyebab bau kaki yang penting untuk Anda perhatikan.

Penyebab bau kaki

Penyebab bau kaki umumnya berkaitan erat dengan kebersihan yang kurang terjaga. Meski begitu, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh beberapa faktor sebagai berikut:

1. Kaus kaki dan sepatu

Sepatu yang kotor menyebabkan bau kaki
Sepatu yang kotor dan lembap memicu pertumbuhan bakteri
Jarang mengganti kaus kaki atau sepatu dan sering memakai sepatu yang pengap atau basah bisa membuat kaki menjadi lembap. Area kaki yang lembap tersebut dapat memicu terjadinya pertumbuhan bakteri lebih banyak. Ketika bakteri dan keringat menumpuk, maka menyebabkan bau busuk. Dalam NCBI disebutkan bahwa pada kasus tertentu kondisi ini juga bisa memicu pitted keratolysis akibat Corynebacterium, Dermatophilus congolensis, atau Streptomyces. Adapun gejalanya berupa kulit telapak kaki berlubang kecil-kecil yang terkadang menyatu dan disertai nyeri, sensasi terbakar, serta berbau.

2. Perubahan hormon

Perubahan hormon dapat menyebabkan bertambahnya produksi keringat. Kondisi ini umumnya terjadi pada masa pubertas maupun kehamilan. Tak heran, jika remaja dan ibu hamil lebih rentan mengalami bau kaki karena keringat yang berlebih.

3. Hiperhidrosis

Hiperhidrosis adalah suatu kondisi di mana seseorang berkeringat secara berlebihan, dan terkadang tak berkaitan dengan aktivitas fisik maupun suhu panas. Kaki penderita hiperhidrosis pun bisa sangat basah dan lembap oleh keringat sehingga menimbulkan bau, terutama saat mengenakan sepatu.

4. Infeksi jamur

Infeksi jamur, seperti halnya kutu air di jari-jari kaki dapat menyebabkan bau yang tak sedap. Bukan hanya itu, ruam dan rasa gatal yang tak tertahankan juga bisa menyertainya hingga menimbulkan luka-luka. Kebersihan kaki yang buruk menjadi penyebab umum infeksi jamur.

5. Stres

Stres dapat menimbulkan berbagai respons yang berbeda pada setiap orang, mulai dari gatal-gatal, berjerawat, pusing, hingga mual. Akan tetapi, terdapat pula sebagian orang yang justru berkeringat secara berlebihan pada telapak tangan dan kakinya saat sedang stres. Hal tersebut disebabkan oleh pelepasan hormon kortisol yang memicu kelenjar keringat untuk memproduksi keringat secara berlebihan. Banyaknya keringat tentu bisa menimbulkan bau tak sedap pada kaki.

Cara mengatasi bau kaki

Menggosok kaki dengan batu apung akan mengikis kotoran
Menggosok kaki dengan batu apung dapat membantu mengikis kotoran penyebab bau kaki
Jika bau kaki yang Anda alami dirasa sudah mengganggu, maka Anda perlu menemukan cara untuk mengatasinya. Meski mungkin tak dapat menghilangkan bau sepenuhnya, namun mengurangi keringat berlebih bisa membantu meredakan bau. Berikut beberapa cara mengatasi bau kaki yang dapat Anda coba:
  • Mencuci kaki. Cucilah kaki setiap hari dan gosok dengan batu apung untuk menghilangkan kotoran serta kuman yang menempel. Selanjutnya, pastikan untuk mengeringkan kaki agar tidak terlalu lembap.
  • Rajin mengganti kaus kaki. Gantilah kaus kaki setiap hari, terutama jika basah, agar kebersihannya tetap terjaga. Selain itu, pilihlah kaus kaki yang dapat menyerap keringat dan membuat kaki bernapas, misalnya yang terbuat dari bahan katun.
  • Mengenakan sepatu yang tepat. Pastikan sepatu yang dikenakan tidak terlalu sempit karena bisa menyebabkan kaki Anda banyak berkeringat. Setelah dipakai, cucilah sepatu dan keringkan di bawah sinar matahari hingga benar-benar mengering.
  • Jangan berbagi alas kaki atau handuk dengan orang lain. Ketika Anda berbagi sepatu atau handuk dengan orang lain, maka bakteri penyebab bau kaki maupun masalah kulit lainnya bisa berpindah dari orang lain pada Anda.
Apabila bau kaki tak mengalami perubahan atau disertai gejala lain, sebaiknya periksakan diri Anda pada dokter. Dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan tertentu untuk mengatasi permasalahan tersebut. 
penyakitkeringathormon kortisolkakihiperhidrosis
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4401600/
Diakses pada 05 Agustus 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-smelly-feet#causes
Diakses pada 05 Agustus 2020
Health Navigator. https://www.healthnavigator.org.nz/health-a-z/f/foot-odour/
Diakses pada 05 Agustus 2020
Kids Health. https://kidshealth.org/en/kids/feet-stink.html
Diakses pada 05 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait