Biji Apel Beracun, Apakah Benar?

(0)
11 Aug 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Biji apel beracun harus diwaspadai, sebab ada sianida yang dapat mencelakakan Anda.Biji apel beracun, bukan berarti Anda harus menghindari buahnya.
Apakah benar biji apel beracun? Atau sekadar rumor belaka? Kalau iya, tentu ini menjadi malapetaka bagi masyarakat pencinta apel di seluruh dunia.Selain lezat, apel dikenal sebagai salah satu buah paling bermanfaat. Apakah mungkin buah yang terlihat cantik dengan warna merahnya itu benar-benar mengandung senyawa beracun?

Benarkah biji apel beracun?

Sebelum berprasangka buruk terhadapnya, ada baiknya kita pahami dulu penjelasan ilmiah mengenai biji apel beracun.Apel dikenal sebagai salah satu buah yang mengandung paling banyak antioksidan. Itulah sebabnya, apel dipercaya dapat melawan stres oksidatif, sehingga dapat mencegah penyakit mengerikan seperti kanker.Namun apa benar, di balik segala manfaatnya untuk kesehatan, apel “menyembunyikan” racun di dalam bijinya yang berwarna hitam itu?Ketahuilah, biji apel mengandung amygdalin, zat yang dapat melepaskan hidrogen sianida saat ia bersentuhan dengan enzim pencernaan manusia. Namun tenang saja, keracunan akut akibat mengonsumsi biji apel secara tidak sengaja, sangat jarang terjadi.Bayangkan amygdalin sebagai “pelindung” apel. Efek beracunnya tidak akan muncul jika biji apel tidak digigit. Namun, saat biji apel dikunyah, amygdalin dapat melepaskan hidrogen sianida yang sangat berbahaya jika kadarnya tinggi.Sianida bekerja dengan cara mengganggu suplai oksigen di dalam tubuh kita. Saat seseorang mengalami keracunan sianida, kematian bisa datang dalam waktu beberapa menit saja.Namun ingat, jika biji apel yang mengandung amygdalin itu tertelan dalam jumlah sedikit secara tak sengaja, maka enzim dalam tubuh dapat menyelamatkan kita dari efek mematikannya.

Biji apel beracun, seberapa fatal?

Biji apel
Biji apel beracun
Bukan berarti, mengonsumsi biji apel secara tak sengaja, langsung bisa menimbulkan efek berbahaya. Sebab, menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), dibutuhkan sekitar 1-2 miligram per kilogram berat badan dosis sianida untuk bisa menimbulkan efek fatal. Untuk mencapai dosis fatal itu, dibutuhkan sekitar 200 apel.Ditambah lagi, dosis sianida yang dibutuhkan untuk menyebabkan munculnya efek samping berbahaya, pun berbeda-beda, tergantung dari berat badan seseorang. Jumlah amygdalin di dalam apel juga ternyata tak sama.Walau demikian, menurut lembaga Agency for Toxic Substances & Disease Registry (ATSDR) di Amerika Serikat, sianida dalam dosis yang kecil pun juga tetap berbahaya. Sebab, sianida dapat membawa efek buruk terhadap otak dan jantung, bahkan menyebabkan koma dan kematian. Jadi sebisa mungkin, jangan sampai biji apel tertelan.Selain apel, berbagai buah yang bijinya juga harus dihindari meliputi:
  • Aprikot
  • Persik
  • Ceri
Waspadai berbagai gejala keracunan sianida seperti sesak napas dan kejang-kejang. Keduanya dapat menyebabkan hilangnya kesadaran dalam waktu cepat!

Gejala keracunan sianida yang mesti diwaspadai

Biji apel
Biji apel beracun harus diwaspadai
Berbagai gejala keracunan sianida dapat muncul beberapa detik atau menit setelah terpapar olehnya. Berikut ini adalah gejala keracunan sianida yang harus diwaspadai:
  • Tubuh terasa lemah
  • Mual
  • Merasa kebingungan
  • Sakit kepala
  • Sesak napas
  • Kejang
  • Hilangnya kesadaran
  • Henti jantung mendadak
Berbagai gejala keracunan sianida di atas dapat mengancam nyawa Anda. Jika Anda merasakannya, segeralah datang ke dokter untuk meminta pertolongan medis!

Catatan dari SehatQ:

Jangan jadikan biji apel beracun sebagai alasan untuk Anda tidak mengonsumsi buahnya. Memang benar bahwa biji apel beracun, apalagi kalau dimakan dalam kadar yang tinggi. Namun, racun itu dapat dihindari!Makanlah apel dengan memotongnya terlebih dahulu, agar dapat membuang bijinya yang berwarna hitam. Jika Anda terlanjur menelan biji apel tanpa disengaja, jangan khawatir. Efek samping merugikan dipercaya tak akan muncul.Namun tetap saja, jadikan ini sebagai peringatan untuk lebih berhati-hati lagi dalam mengonsumsi apel, dan jangan sekali-kali meremehkan racun yang ada pada bijinya.
makanan sehatkeracunan sianidahidup sehatbuah dan sayuran
Healthline. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/are-apple-seeds-poisonous
Diakses pada 30 Juli 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318706#risks
Diakses pada 30 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/cyanide-poisoning#symptoms
Diakses pada 30 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait