Penyebab bibir bengkak dapat beragam, misalnya saja alergi, cedera, hingga kondisi neurologis yang langka. Penanganannya perlu dilakukan sesuai dengan penyebabnya.
Ditinjau secara medis oleh dr. Karlina Lestari
11 Des 2019
Pembengkakan bisa terjadi pada salah satu maupun kedua bibir
Table of Content
Apa bibir bengkak pernah mendadak Anda alami tanpa sebab yang jelas? Kondisi bibir bengkak mungkin saja akibat gigitan serangga, alergi, hingga perawatan gigi.
Advertisement
Untuk mendapatkan penanganannya dengan tepat, penyebab bibir bengkak harus Anda ketahui terlebih dulu.
Ada banyak hal yang dapat memicu bibir bengkak yang Anda alami. Mulai dari hal yang ringan hingga berpotensi membahayakan. Apa sajakah itu?
Ketika Anda mengalami reaksi alergi, tubuh akan menghasilkan zat kimia bernama histamin. Produksi histamin ini dapat memunculkan sejumlah gejala yang mengganggu, salah satunya bibir bengkak.
Coba ingat-ingat dulu, apakah Anda memiliki alergi atau tak sengaja terpapar dengan pemicu alergi (alergen) tertentu? Jenis alergen bisa beragam. Beberapa contohnya meliputi:
Orang sering tidak sadar bahwa ia sebenarnya memiliki alergi hingga mengalaminya. Di samping bibir bengkak, alergi juga bisa menyebabkan gatal-gatal, bersin, dan hidung tersumbat saat terjadi kontak dengan alergen.
Ketika mengalami alergi, ada baiknya Anda tidak meremehkannya dan segera mencari tahu penyebabnya. Meski jarang, reaksi alergi yang parah juga bisa terjadi dan mengancam nyawa Anda. Kondisi ini disebut anafilaksis.
Angioedema adalah pembengkakan yang dapat disebabkan oleh alergi, reaksi obat nonalergi, atau karena faktor keturunan. Kondisi ini paling sering terjadi pada bibir dan mata dibandingkan bagian tubuh lainnya.
Selain mata dan bibir bengkak, Anda juga bisa mengalami gatal, rasa nyeri, dan biduran. Gejala angioedema biasanya bukan kondisi yang serius dan bisa berlangsung selama 24-48 jam.
Penyebab bibir bengkak berikutnya adalah cedera atau luka di wajah. Ya, cedera atau luka pada wajah dapat memengaruhi bibir sehingga membengkak, terutama cedera yang terjadi di area mulut dan rahang. Mulai dari luka bakar, gigitan serangga, luka sayatan, luka bakar, maupun trauma akibat benda tumpul.
Pemasangan kawat gigi dan prosedur perawatan gigi lainnya dapat memicu efek samping berupa bibir bengkak. Bibir bengkak biasanya muncul sehari setelah Anda menjalani perawatan.
Di samping itu, gangguan atau infeksi pada gigi dan gusi juga bisa menyebabkan bibir bengkak sekaligus peradangan dalam rongga mulut.
Chelitis glandularis adalah peradangan pada bibir. Gejalanya berupa bibir bengkak dan nyeri saat disentuh, permukaan bibir yang tidak rata, dan adanya lubang seukuran lubang jarum yang dapat mengeluarkan air liur.
Kondisi yang paling sering terjadi pada kaum pria ini belum diketahui penyebabnya. Para pakar menduga chelitis glandularis berkaitan dengan paparan sinar ultraviolet (UV), cedera atau luka pada bibir, dan kebiasaan merokok.
Kondisi yang juga disebut Miescher chelitis ini tergolong langka dan dapat memicu bibir bengkak yang tidak kunjung membaik. Sama seperti chelitis glandularis, para pakar juga belum bisa menemukan penyebab cheilitis granulomatous secara pasti.
Sindrom Melkersson-Rosenthal adalah kelainan saraf yang tergolong langka dan menyerang wajah. Bibir bengkak merupakan gejala utamanya, tetapi sindrom ini juga bisa menyebabkan lidah pecah-pecah atau kelumpuhan pada wajah.
Jangan salah, selain berbagai penyakit di atas, kondisi infeksi dan peradangan pada kulit juga bisa menyebabkan pembengkakan pada bibir.
Misalnya, infeksi seperti herpes dapat menyebabkan munculnya luka dan pembengakakan pada bibir. Selain itu, kondisi peradangan dan infeksi kulit juga bisa menyebabkan bibir terlihat membengkak.
Bibir bengkak memang sekilas tampak tak berbahaya. Namun, Anda sebaiknya tidak membiarkan kondisi ini berlarut-larut.
Periksakan gejala bibir bengkak ke dokter agar penyebabnya segera diketahui. Dokter juga bisa memberikan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda.
Penanganan bibir bengkak tergantung dari penyebab yang mendasarinya. Berikut ini beberapa cara alami maupun medis yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya:
Kompres dingin dapat digunakan untuk mengurangi bibir bengkak akibat cedera atau luka ringan, maupun perawatan gigi. Tetapi, jangan menempelkan es batu langsung ke kulit, termasuk bibir. Lapisi es batu dengan handuk atau kain terlebih dulu. Apa alasannya?
Es batu bisa membuat pembengkakan semakin parah dan meningkatkan risiko radang dingin (frostbite). Jika luka terlalu dalam atau terjadi perdarahan, segera pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Untuk penyebab bibir bengkak akibat alergi, satu-satunya cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan menghindari alergen. Jika Anda belum tahu apa yang menyebabkan alergi, Anda sebaiknya membuat daftar mengenai apa saja yang mungkin menjadi pemicunya, seperti makanan, minuman, obat, dan sebagainya.
Apabila obat menjadi pemicu alergi Anda, konsultasikan pada dokter agar Anda bisa mendapatkan alternatif obat yang lebih aman.
Jenis obat yang bisa Anda konsumsi tentu harus berdasarkan penyebab di balik bibir bengkak Anda. Berikut contohnya:
Kondisi pembengkakan pada bibir bisa menjadi serius dan berbahaya ketika sudah menyebar pada kulit dan tidak diketahui apa penyebabnya. Ketika hal ini terjadi, Anda mungkin perlu penanganan dokter. Selain itu, menurut NHS, Anda juga perlu ke dokter jika bibir bengkak disertai dengan gejala berikut.
Gejala tersebut merupakan tanda dari reaksi alergi serius yang mungkin terjadi. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami hal ini dan memiliki obat auto-injeksi adrenalin, Anda dapat menggunakannya sebelum tiba di rumah sakit.
Baca Juga
Bibir bengkak umumnya bukan kondisi yang serius dan bisa hilang dengan sendirinya atau cukup diatasi dengan cara yang alami. Namun jika penyebabnya adalah alergi, Anda sebaiknya mewaspadai reaksi alergi yang parah atau anafilaksis.
Anafilaksis termasuk kegawatdaruratan medis yang membutuhkan penanganan secepat mungkin. Pasalnya, kondisi ini bisa memicu sesak napas, tekanan darah tendah, pembengkakan lidah dan tenggorokan, serta denyut nadi lemah.
Oleh sebab itu, mengenali penyebab bibir bengkak sangatlah penting. Konsutasikan ke dokter apabila bibir bengkak tidak kunjung membaik atau disertai oleh gejala lain yang mencurigakan. Dengan ini, dokter bisa memberikan penanganan yang tepat guna.
Advertisement
Ditulis oleh Rieke Saraswati
Referensi
Artikel Terkait
Cara menghilangkan gatal di kaki dan tangan harus disesuaikan dengan penyebabnya. Penyebab tangan dan kaki gatal dapat diakibatkan oleh penyakit-penyakit kulit tertentu, seperti alergi, psoriasis, eksim, hingga gejala diabetes.
30 Agt 2023
Penyebab alergi deterjen adalah kandungan yang ada di dalamnya yang terkena langsung dengan kulit hingga muncul ruam, bercak, kulit kering dan pecah, hingga kulit terasa terbakar.
20 Agt 2023
Mencuci area sengatan dan melakukan kompres dingin bisa menjadi cara mengobati gigitan kamitetep sebagai pertolongan pertama.
25 Mar 2022
Diskusi Terkait di Forum
Dijawab oleh dr. Liliani Tjikoe
Dijawab oleh dr. Liliani Tjikoe
Dijawab oleh dr. Farahdissa
Advertisement
Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.
© SehatQ, 2023. All Rights Reserved