logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Bibir Bayi Putih Seperti Melepuh dan Tak Nyaman Menyusu, Apa Sebabnya?

open-summary

Bukan sekadar lidah putih pada bayi, si Kecil juga bisa mengalami kondisi bibir bayi putih seperti melepuh atau sariawan yang disebabkan oleh infeksi jamur Candida albicans.


close-summary

9 Jun 2020

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Jamur dapat membuat bibir bayi putih dan terlihat seperti melepuh

Bibir bayi putih seperti melepuh merupakan jamur

Table of Content

  • Bagaimana infeksi jamur terjadi hingga menyebabkan bibir bayi putih?
  • Bibir bayi putih berbeda dengan bekas susu atau ASI
  • Cara mengatasi infeksi jamur yang membuat bibir bayi putih

Bukan sekadar lidah putih pada bayi, terkadang bisa tampak bibir bayi putih seperti melepuh. Biasanya, kondisi ini juga disertai dengan anak yang lebih rewel dan enggan menyusu. Bercak putih pada bibir bayi ini disebabkan oleh infeksi jamur Candida albicans.

Advertisement

Meski demikian, tak perlu terlalu panik karena infeksi jamur ini adalah infeksi ringan dan sering terjadi pada bayi. Infeksi ini akan terlihat berwarna putih atau kuning dengan bentuk yang tidak beraturan, membuat bibir bayi seperti melepuh.

Bagaimana infeksi jamur terjadi hingga menyebabkan bibir bayi putih?

Pada bayi, infeksi jamur Candida albicans bisa terjadi bahkan sejak mereka melewati jalur lahir di vagina karena organisme ini memang secara alami berada di mulut rahim.  Risiko bayi mengalami kondisi ini pun semakin meningkat apabila sang ibu mengonsumsi antibiotik dalam jangka waktu lama atau mengalami perubahan hormon.

Akibatnya, jamur Candida berkembang biak terlalu banyak dan memicu infeksi. Biasanya ini terjadi pada bayi dengan imunitas yang rendah. Mengingat bayi bisa terinfeksi jamur saat proses persalinan, itulah mengapa bibir bayi seperti melepuh kerap terjadi pada bayi baru lahir hingga usianya sekitar 2 bulan.

Sementara pada bayi yang berusia lebih besar, infeksi jamur seperti ini bisa terjadi ketika mereka mengonsumsi antibiotik untuk melawan infeksi. Akibatnya, bakteri baik menjadi tidak seimbang. Sistem kekebalan tubuh yang menurun juga turut berperan dalam hal ini.

Untuk bayi yang minum ASI secara langsung, infeksi jamur penyebab bibir bayi seperti melepuh juga bisa terjadi apabila payudara ibu tidak dikeringkan sempurna setiap selesai menyusu. Botol susu atau pacifier yang tidak disteril juga bisa menjadi tempat berkembangnya jamur.

Baca Juga

  • Bagaimana Pola Asuh Orang Tua untuk Anak Sindrom Down?
  • Anak Sering Menangis Buat Bingung Hingga Frustasi? Kenali Sebabnya
  • 7 Peran Orang Tua dalam Kehidupan Anak

Bibir bayi putih berbeda dengan bekas susu atau ASI

Meskipun bentuk infeksi jamur ini membuat bibir bayi putih seperti melepuh, bedakan dengan bekas susu atau ASI. Jika hanya residu susu atau ASI, warna keputihan akan hilang dengan sendirinya setelah satu jam.

Untuk membedakannya, perlahan usap mulut atau lidah bayi dengan kain kasa lembut dan lembap. Apabila tidak ada lagi bekas putih setelah diusap,maka itu bukan pertanda jamur candida. Namun, jika bekas putih tetap ada dan bibir bayi seperti melepuh, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter spesialis anak.

Pada ibu yang menyusui langsung bayinya, kemungkinan penularan infeksi jamur antara keduanya juga mungkin terjadi. Infeksi jamur bisa menular lewat mulut bayi dan payudara ibu dalam proses menyusui. Jika tidak segera ditangani, penularan ini akan terus berlanjut.

Cara mengatasi infeksi jamur yang membuat bibir bayi putih

Ketika bibir bayi putih seperti sariawan dan menunjukkan infeksi jamur, penangangan medis sebaiknya segera dilakukan. Dokter biasanya akan meresepkan obat antijamur seperti Nystatin untuk diaplikasikan secara topikal (oles) di mulut dan lidah. Pengobatan ini perlu diberikan beberapa kali sehari selama 10 hari.

Selain pemberian obat untuk bayi, apabila infeksi jamur juga terjadi di payudara, maka krim antijamur juga perlu diaplikasikan pada payudara Anda. Dengan pengobatan yang tepat, infeksi jamur akan mereda dengan sendirinya setelah satu minggu. Jika belum hilang setelah periode itu, periksakan diri kembali kepada dokter.

Selain mengetahui bagaimana cara tepat mengatasi infeksi jamur tersebut, penting juga untuk tahu bagaimana langkah pencegahan yang bisa dilakukan seperti:

  • Selalu melakukan sterilisasi botol susu dan pacifier
  • Selalu memastikan pompa ASI bersih dan disterilisasi
  • Memastikan payudara kering sepenuhnya setelah sesi menyusu
  • Mengganti nursing pad secara berkala
  • Memakai bra dengan bahan yang menyerap keringat
  • Tidak mengonsumsi antibiotik kecuali benar-benar perlu

Meskipun bayi dan ibu terinfeksi jamur, Anda tidak perlu menghentikan proses menyusui secara langsung atau ASI eksklusif. Antisipasi risiko bayi menjadi lebih rewel karena rasa tidak nyaman di mulut dan lidahnya dengan cara yang tepat seperti menggendongnya ketika menangis dan menenangkannya.

Selalu jaga payudara dan puting dalam keadaan lembap dan kering. Konsumsi probiotik juga bisa mempercepat proses penyembuhan dan menjaga agar jamur tidak kembali menginfeksi ibu dan bayi.

Advertisement

bayi & menyusuitips parentingibu dan anak

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved