logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Beta-Karoten, Molekul Antioksidan yang Berkhasiat

open-summary

Beta karoten adalah salah satu jenis karotenoid dari zat pigmen pada sayur dan buah berwarna merah, kuning, dan oranye. Beta-karoten merupakan bentuk awal dari vitamin A.


close-summary

22 Des 2019

| Arif Putra

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Beta-karoten adalah bentuk awal vitamin A

Beta-karoten diubah tubuh menjadi vitamin A dan terkandung tinggi dalam wortel

Table of Content

  • Apa itu beta-karoten?
  • Manfaat beta-karoten untuk kesehatan tubuh
  • Sumber beta-karoten yang mudah dicari
  • Perhatikan ini terkait suplemen beta-karoten

Suplemen beta-karoten mungkin menjadi suplemen yang terkenal dan sering direkomendasikan banyak orang. Beta-karoten memang bermanfaat karena juga berperan sebagai molekul antioksidan. Namun, amankah mengonsumsinya dari suplemen? Apa saja manfaat beta-karoten?

Advertisement

Apa itu beta-karoten?

Beta-karoten adalah senyawa alami tumbuhan yang menjadi bentuk awal dari vitamin A. Vitamin A diperlukan tubuh untuk untuk kesehatan kulit, sistem imun, dan kesehatan mata.

Beta-karoten juga merupakan pigmen alami tumbuhan yang memberikan warna oranye atau merah pada tumbuh-tumbuhan. Karena terdapat alami di tubuh, mengonsumsinya dari makanan sehat lebih disarankan.

Manfaat beta-karoten untuk kesehatan tubuh

Beta-karoten adalah bentuk awal dari vitamin A. Nutrisi ini pun memiliki manfaat jika dikonsumsi dengan cukup. Manfaat beta-karoten tersebut, yaitu:

1. Menangkal radikal bebas penyebab penyakit

Beta-karoten adalah molekul antioksidan. Molekul ini penting untuk tubuh karena dapat melawan radikal bebas berlebih yang menjadi pemicu kerusakan sel. Kerusakan sel ini dapat berujung pada beragam penyakit kronis.

Beberapa studi menemukan, individu yang rutin mengonsumsi buah dan sayuran sumber beta-karoten berisiko lebih kecil untuk mengalami kanker atau penyakit jantung.

2. Membantu memperlambat penurunan kemampuan otak

Peneliti dari Harvard Medical School mengungkapkan, orang yang rutin mengonsumsi suplemen beta-karoten berisiko lebih kecil untuk mengalami penurunan kemampuan kognitif.

Walau begitu, perlu diketahui bahwa khasiat beta-karoten tersebut berpotensi bisa dinikmati untuk konsumsi suplemen jangka panjang, bukan jangka pendek.

3. Membantu menjaga kesehatan paru-paru

Ada alasan lain agar Anda rajin mengonsumsi buah dan sayuran. Sebab, sayuran dan buah yang mengandung beta-karoten dapat membantu melindungi paru-paru dari kanker.

Khasiat ini berbeda dengan suplemen beta-karoten. Sebab, dosis tinggi suplemen ini malah menimbulkan risiko kanker paru-paru pada perokok.

4. Menurunkan risiko degenerasi makula

Degenerasi makula akibat usia merupakan gangguan mata yang memengaruhi penglihatan. Menurut ahli, konsumsi beta karoten yang dikombinasikan dengan vitamin C, vitamin E, zinc, dan tembaga menurunkan risiko keparahan penyakit ini hingga 25%.

Walau begitu, penting untuk diingat bahwa suplemen beta-karoten dapat berbahaya untuk perokok.

Sumber beta-karoten yang mudah dicari

Utamanya, beta-karoten terkandung dalam sayur dan buah yang berwarna merah, oranye, dan kuning. Walau begitu, tak perlu khawatir. Nutrisi ini juga bisa Anda temukan di beberapa sayuran hijau.

Ini dia sumber beta-karoten yang tak sukar dicari:

  • Wortel
  • Ubi jalar
  • Sayuran berdaun hijau gelap, seperti kale dan bayam
  • Selada romaine
  • Labu
  • Blewah
  • Paprika merah dan kuning
  • Brokoli
  • Cabai
  • Parsley

Agar penyerapan beta-karoten di tubuh dapat optimal, Anda bisa mengombinasikan makanan di atas dengan lemak sehat, seperti minyak zaitun dan buah alpukat.

Makanan sehat juga umumnya sudah mengandung banyak beta-karoten. Misalnya, jika Anda mengonsumsi 99 gram wortel mentah, Anda akan mendapatkan sekitar 8,285 miligram beta-karoten.

Kadar beta-karoten tersebut dapat meningkat jika Anda mengonsumsi wortel yang dimasak, karena hilangnya air dalam sayur tersebut.

Baca Juga

  • Beragam Manfaat Antioksidan dan Makanan yang Jadi Sumbernya
  • 8 Makanan yang Mengandung Asam Amino Esensial untuk Jaga Fungsi Tubuh
  • Mengenal Stevia, Pemanis Alami yang Aman untuk Penderita Diabetes

Perhatikan ini terkait suplemen beta-karoten

Batasan aman konsumsi beta-karoten bagi orang dewasa adalah 6-15 miligram dalam satu hari. Sedangkan rekomendasi untuk anak-anak yaitu 3-6 miligram.

Batas konsumsi tersebut boleh jadi berbeda bagi tiap-tiap individu. Oleh sebab itu, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi suplemen beta-karoten.

Suplemen beta-karoten dalam dosis tinggi tidak direkomendasikan bagi perokok dan penderita asbetosis (penyakit paru-paru karena menghirup serat-serat asbes). Seperti yang disampaikan di atas, risiko kanker paru-paru meningkat pada perokok, dan begitu pula pada penderita asbestosis.

Walau begitu, mendapatkan nutrisi ini dari makanan sehat tergolong aman bagi perokok.

Advertisement

makanan sehatnutrisizat gizi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved