Manfaat Kunyit Putih untuk Kesehatan, Wajib Tahu


Manfaat kunyit putih tak boleh Anda abaikan. Mulai dari menangkal bakteri, meredakan nyeri, sebagai antioksidan, hingga mencegah kanker bisa didapatkan dari kunyit putih.

0,0
10 Aug 2021|Azelia Trifiana
Manfaat kunyit putih untuk kesehatanKunyit putih juga memiliki khasiat yang mirip dengan kunyit kuning
Manfaat kunyit putih ternyata tak kalah dengan kunyit kuning. Umumnya, yang terlintas di kepala ketika berbicara tentang kunyit adalah rempah berwarna kuning atau oranye. Namun jangan salah, manfaat kunyit putih juga tidak kalah melimpah.Dalam bahasa ilmiah, kunyit kuning disebut Curcuma longa dan kunyit putih disebut Curcuma zedoaria. Rempah ini lazim ditemukan di negara-negara Asia Tenggara sejak ribuan tahun silam.Bahkan, kunyit kerap digunakan sebagai komposisi pengobatan tradisional di banyak negara. Sebelum membahas lebih jauh tentang kegunaan kunir putih, mari bedah dulu perbedaan kunyit putih dan kunyit kuning.

Beda kunyit putih dan kunyit kuning

Pertama, sebelum membahas manfaat kunyit putih, kita akan membahas tentang kunyit kuning atau Curcuma longa. Warna dari rempah yang satu ini adalah kuning menyala dan kerap digunakan sebagai bumbu penyedap berbagai masakan.Kandungan utama kunyit kuning adalah curcumin, demethoxycurcumin, dan bisdemethoxycurcumin. Semua ini merupakan antioksidan penting untuk menangkal radikal bebas.Kemudian, kandungan kunyit kuning yang membuat aromanya begitu khas adalah turmerone, arturmerone, dan zingiberene. Tak hanya membuat makanan menjadi berwarna alami dan lebih sedap, kunyit kuning juga sumber asam lemak dan kaya akan kalsiumzat besi, dan vitamin B.Sementara kunyit putih jelas memiliki warna yang lebih pucat ketimbang kunyit kuning. Rasanya sangat pahit. Curcuma zedoaria ini juga mengandung banyak khasiat berkat curcumin, arabin, furanodiene, zedorone, curzeone, dan kandungan lainnya. Ciri khas lain yang membedakan kunyit putih dari kunyit kuning adalah ketika sudah matang, warnanya berubah menjadi kecokelatan. 

Manfaat kunyit putih untuk kesehatan

Setelah selama ini sorotan lebih banyak diberikan kepada kunyit kuning, sekarang saatnya melihat lebih detail manfaat kunir putih untuk kesehatan. Beberapa khasiat kunyit putih adalah:

1. Menangkal bakteri

Terbukti, manfaat kunyit putih yang pertama yaitu menangkal bakteri datang dari kandungan di dalamnya. Kunyit putih dapat menangkal bakteri seperti E.coli penyebab gangguan pencernaan, S.aureus, Cornyebacterium species, Aspergillus sp, dan Candida sp.Sebuah penelitian juga menemukan bahwa kandungan antibakteri dari kunyit putih juga membuatnya dipilih sebagai komposisi obat kumur. Tujuannya, untuk menghambat pertumbuhan bakteri dalam mulut.

2. Pereda nyeri dan anti-peradangan

Manfaat kunyit putih dalam bentuk ekstrak terbukti ampuh mengatasi peradangan dan mengurangi nyeri pada penderita arthritis atau radang persendian. Ini semua berkat kandungan curzenone dan dihydrocurdione di dalamnya.Bahkan kandungan lainnya yatu curcumenol bisa bertindak meredakan rasa nyeri lebih ampuh ketimbang obat-obatan seperti aspirin

3. Antioksidan dan mengurangi alergi

Manfaat kunyit putih berupa minyak merupakan sumber antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas. Apalagi kita tahu sangat sulit menjaga agar tidak terpapar polusi di tengah udara bersih yang kian langka.Selain itu, kandungan curcuminoids dalam ekstrak kunyit putih juga bisa megnurangi reaksi alergi. Kerap kali, ekstrak kunyit putih digunakan sebagai obat untuk mengatasi alergi kulit.Hal ini bisa terjadi karena kunyit putih mencegah bertumbuhnya protein penyebab peradangan dan mencegah dikeluarkannya zat kimia pemicu reaksi alergi di tubuh seseorang.

4. Mencegah kanker

Manfaar kunyit putih untuk kanker ternyata menjanjikan. Ekstrak air dari kunyit putih terbukti berkhasiat mencegah kanker ovarium. Kandungan curcuminoid-nya lah yang bekerja untuk melawan kanker ini.Tak hanya itu, ekstrak kunyit putih juga bersifat beracun bagi sel-sel kanker prostat, ginjal, dan paru-paru. Namun, manfaat kunyit  putih yang satu ini memerlukan penelitian lebih lanjut.Selain itu, kunyit putih untuk kista pun memiliki potensi. Sebab, sebuah riset dari Asian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research memaparkan bahwa menemukan bahwa kunyit putih bersifat antioksidan dan antiinflamasi. Namun, efektivitasnya masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

5. Mengatasi gangguan tukak lambung

Apabila Anda mengalami masalah pada pencernaan atau lambung, maka manfaat kunyit putih bisa untuk asam lambung bisa Anda andalkan. Banyak hasil penelitian yang menunjukkan manfaat bahwa kunyit putih juga dipercaya untuk menjadi obat asam lambung dan menghindari terjadinya gangguan pada tukak lambung.Terlebih, gangguan tukak lambung atau peptic ulcer kerap merembet ke banyak keluhan lainnya seputar pencernaan. Contohnya rasa mual, ingin muntah, nyeri perut, perut kembung, hingga menurunnya nafsu makan.

6. Mengendalikan kolesterol

Mengonsumsi teh yang dibuat dari rebusan kunyit putih rupanya bisa menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh seseorang. Di sisi lain, kolesterol baik atau high-density lipoprotein (HDL) juga meningkat. 

7. Menangkal parasit

Negara-negara terus mencari cara bagaimana menangkal parasit yang menyebabkan banyak penyakit, dan ternyata kunyit putih bisa menjadi salah satu rempah penangkal parasit. Kelebihan lainnya adalah bahan alami seperti kunyit putih dapat diserap tubuh dengan lebih mudah dan minim risiko.Masih banyak manfaat kunyit putih lainnya terutama bagi kesehatan. Namun sebaiknya bagi ibu hamil dan menyusui, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan apakah aman mengonsumsi kunyit putih.

Apa efek samping kunyit putih?

Kunyit putih merupakan salah satu rempah yang tergolong aman dan jarang menimbulkan efek samping yang serius. Namun untuk beberapa orang, efek samping kunyit putih dapat membahayakan karena dikonsumsi terlalu banyak.Berikut sederet efek samping kunyit putih yang perlu Anda waspadai:

1. Batu ginjal

Batu ginjal merupakan salah satu efek samping yang bisa terjadi setelah mengonsumsi kunyit putih. Hal ini dikarenakan kunyit memiliki kandungan yang tinggi akan oksalat. Batu ginjal bisa memicu nyeri yang hebat dan rasa tidak nyaman. 

2. Sakit kepala dan mual

Efek samping kunyit putih lainnya adalah sakit kepala dan mual. Hal ini bisa terjadi saat kunyit dikonsumsi dalam dosis tinggi. Misalnya, bila dikonsumsi di atas 450 miligram (mg). 

3. Iritasi pencernaan

Meski baik untuk pencernaan, kunyit yang dikonsumsi berlebih juga dapat mengiritasi pencernaan. Pasalnya, kunyit memiliki efek yang mampu merangsang lambung untuk memproduksi lebih banyak asam.

4. Intoleransi gluten dan penyakit Celiac

Efek samping kunyit putih berikutnya adalah intoleransi gluten dan penyakit Celiac. Bubuk kunyit yang dijual di pasaran umumnya mengandung gandum, jelai (barley), dan gandum hitam (rye) yang jika dikonsumsi oleh pengidap intoleransi gluten atau penderita penyakit celiac yang “alergi” gluten, bisa membuatnya kambuh dan memperburuk gejala.Pasalnya, gluten merupakan protein yang biasanya ditemukan pada gandum, jelai, dan gandum hitam. 

Cara mengonsumsi kunyit putih

Sebenarnya, cara mengonsumsi kunyit putih cukup sederhana. Anda pun bisa membuatnya menjadi air rebusan kunyit putih, caranya:
  • Ambil 3 ruas kunyit putih
  • Parut hingga halus, campurkan air secukupnya.
  • Masukkan ke dalam kain bersih, lalu peras.
  • Tambahkan perasan kunyit parut dengan air, lalu minum dua kali sehari.

Catatan dari SehatQ

Manfaat kunyit putih terbukti berpotensi untuk mengurangi risiko berbagai jenis penyakit. Meski demikian, Anda tidak seharusnya menjadikan kunyit putih sebagai obat utama. Sebab, ada beberapa khasiat kunyit putih yang masih harus diteliti lebih lanjut.Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait manfaat rempah-rempah maupun makanan sehat lainnya, silakan chat dokter melalui melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
makanan sehatsuperfoodherbaljamu
Emedicine health. https://www.emedicinehealth.com/zedoary/vitamins-supplements.htm
Diakses 18 September 2019
Journal of Pharmacy and Pharmacology. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/pdf/10.1211/jpp.61.01.0003
Diakses 18 September 2019
Reserch Gate. https://www.researchgate.net/publication/49633067_Curcuma_as_a_Parasiticidal_Agent_A_Review
Diakses 18 September 2019
Turmeric for Health. https://www.turmericforhealth.com/general-info/difference-between-curcuma-longa-and-curcuma-zedoaria
Diakses 18 September 2019
WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-337/zedoary
Diakses 18 September 2019
Drugs.com. https://www.drugs.com/mtm/turmeric.html
Diakses pada 9 Desember 2020
Asian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research. https://innovareacademics.in/journal/ajpcr/Vol4Issue3/375.pdf
Diakses pada 10 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait