Pahami Tanda-Tanda Bunuh Diri Berikut pada Penderita Gangguan Psikologis

Gangguan psikologis erat kaitannya dengan praktik bunuh diri
Orang dengan gangguan psikologis dan mental, memiliki potensi untuk melakukan bunuh diri

Youtuber asal Amerika Serikat, Desmond Amofah, yang dikenal dengan nama Etika, baru-baru ini ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri. Tanda-tanda untuk melakukan bunuh diri ini, sudah ia ekspresikan seminggu sebelumnya, melalui video berdurasi hampir 8 menit. Etika mengakui, bahwa ia memang memiliki gangguan psikologis ataupun sakit mental, walau tidak menyebutkannya secara spesifik. 

Bunuh diri dan gangguan mental memang sangat erat kaitannya. Tendensi bunuh diri, muncul di benak penderita gangguan bipolar, depresi, serta gangguan lain, seperti gangguan kepribadian ambang. Sebanyak 80% pengidap gangguan psikologis ini, melakukan setidaknya satu kali usaha untuk mengakhiri hidup mereka.

Kenali tanda-tanda bunuh diri orang dengan gangguan psikologis

Gangguan kepribadian ambang ditandai dengan emosi, mood, perilaku, dan hubungan yang tidak stabil. Biasanya, gangguan ini muncul saat penderita pada masa remaja, dan dapat terus berlanjut di kemudian hari. Jika tidak ditangani, gangguan psikologis ini akan menimbulkan dampak yang lebih parah, termasuk bunuh diri.

Bunuh diri merupakan salah satu penyebab kematian paling utama, akibat penyakit mental. Diperkirakan, satu dari sepuluh orang yang menderita gangguan mental, melakukan praktik bunuh diri.

Orang yang sedang mengalami gangguan psikologis, dan memiliki tendensi bunuh diri, biasanya menunjukkan tanda-tanda tertentu. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk, untuk memahami tanda-tanda tersebut. Tanda-tanda yang mungkin dirasakan orang lain adalah:

  • Menunjukkan perasaan putus asa
  • Merasa tidak ada yang peduli maupun membantu
  • Memperlihatkan perasaan tidak berharga, rasa bersalah, atau merasa sebagai pribadi yang buruk
  • Perubahan kepribadian yang sangat dramatis
  • Menunjukkan perilaku yang ganjil dan tidak rasional bagi orang lain
  • Perubahan pola makan dan kebiasaan tidur
  • Perubahan penampilan secara drastis
  • Kehilangan hasrat untuk mencapai cita-cita
  • Performa kerja dan akademik yang menurun
  • Memberikan barang-barang pribadi kepada orang lain
  • Memberikan pernyataan langsung atau tertulis, yang berisi keinginan bunuh diri

Lakukan cara ini, untuk mencegah penderita gangguan psikologis bunuh diri

Kebanyakan orang dengan gangguan psikologis, memiliki tendensi bunuh diri. Mereka mengalami yang sebenarnya dapat dipulihkan. Kuncinya, mereka harus mendapatkan bantuan, termasuk dari Anda. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan, untuk menghindarkan penderita dari potensi bunuh diri.

  • Jangan abaikan perasaan mereka

Cara seseorang melihat masalah dapat berbeda satu sama lain, tidak terkecuali bagi penderita gangguan psikologis. Mungkin Anda merasa bahwa masalah mereka hanya perkara sepele. Namun, Anda harus tetap mendengarkan mereka, tanpa bersikap menghakimi.

  • Mendorong penderita untuk mendapatkan bantuan ahli kejiwaan

Gangguan psikologis sama berbahayanya dengan penyakit fisik. Mendapatkan pertolongan sedini mungkin merupakan langkah penting, saat seseorang menunjukkan gejala gangguan mental. Langkah ini memperkecil keinginan mereka untuk bunuh diri. Doronglah mereka, atau dampingi, untuk segera mencari bantuan medis, yang dapat menyelamatkan nyawa.

  • Tanyakan keadaan mereka dengan hati-hati

Saat orang-orang di sekitar Anda, menunjukkan gangguan psikologis, tanyakan apakah mereka memiliki pemikiran untuk bunuh diri. Menanyakan hal ini dapat membuat mereka lebih terbuka, dan memberikan lampu hijau bagi Anda untuk membantu.

  • Lakukan pendampingan

Apabila orang di sekitar Anda terlihat ingin menyakiti diri sendiri, cobalah selalu untuk mengawasi mereka. Jauhkan benda-benda berbahaya, seperti pisau dan zat beracun, dari penderita. Jika keadaan tidak terkontrol, Anda harus segera membawa penderita ke layanan kesehatan terdekat.

  • Meminta pertolongan orang lain

Jika penderita mengekspresikan keinginan untuk bunuh diri, ia mungkin meminta Anda untuk merahasiakan hal tersebut. Untuk hal ini, Anda mungkin harus ‘membocorkan’ rahasia yang ia ceritakan, dengan menyampaikan kepada orang lain, untuk bisa bersama-sama membantu.

Dalam banyak kasus, bunuh diri dapat dicegah. Penderita gangguan psikologis yang mendapatkan bantuan dari orang terdekat, serta akses yang mudah ke layanan kesehatan terdekat, lebih kecil kemungkinannya untuk melakukan bunuh diri.

Dengan mengenali tanda-tanda bunuh diri, Anda diharapkan tahu cara membantu orang yang depresi dan gangguan mental lain, termasuk gangguan bipolar dan gangguan kepribadian ambang. Sehingga, Anda juga berpotensi menyelamatkan banyak nyawa, yang membutuhkan pertolongan.

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed