Bercinta dengan Posisi 69: Cara Melakukan, Variasi, hingga Risikonya untuk Kesehatan


Posisi 69 bisa membantu mencapai orgasme saat berhubungan seks tanpa penetrasi. Meski begitu, posisi seks ini juga memiliki risiko untuk kesehatan, mulai dari wajah tertendang pasangan hingga penularan infeksi.

(0)
Posisi 69 bisa membuat pasangan orgasme tanpa perlu melakukan penetrasiPosisi 69 dapat membantu mencapai orgasme tanpa penetrasi
Tiap pasangan pasti mendambakan kepuasan seksual saat bermain di atas ranjang. Beragam posisi kemudian dicoba ketika berhubungan seks. Salah satu gaya yang cukup digemari dan dapat membantu pasangan mencapai orgasme tanpa perlu penetrasi yaitu posisi 69.

Apa itu posisi 69?

Posisi 69 adalah gaya di mana pasangan bisa melakukan aktivitas oral sex secara bersamaan, di waktu yang sama. Penamaan 69 sendiri diambil karena saat melakukan seks dengan posisi ini, Anda serta pasangan terlihat layaknya angka 6 dan 9.Teknik bercinta ini mengandalkan mulut Anda untuk merangsang organ genital pasangan dan membuatnya orgasme. Posisi 69 cocok diterapkan pasangan yang ingin menunda kehamilan, namun tetap ingin merasakan kepuasan seksual.Untuk melakukan posisi 69, Anda dan pasangan bisa berbaring miring dengan menghadap alat kelamin satu sama lain. Dalam posisi tersebut, masing-masing harus merangsang organ genital pasangan hingga mencapai orgasme.Jika Anda ingin melakukan teknik bercinta ini, sebaiknya berdiskusi dengan pasangan terlebih dahulu. Beberapa orang mungkin tidak nyaman ketika melakukan hubungan seks dengan posisi 69.

Variasi posisi 69 yang bisa diterapkan

Apabila dilakukan terus menerus, beberapa pasangan mungkin akan merasakan jenuh dengan posisi seks ini. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda dan pasangan dapat melakukan beberapa variasi.Berikut ini beberapa variasi posisi 69 yang yang bisa Anda terapkan dengan pasangan:
  • Classic 69, pasangan saling menghadap organ genital satu sama lain, namun dengan posisi wanita berada di atas pria.
  • Inverted 69, pasangan menghadap alat kelamin satu sama lain, posisi pria ada di atas wanita.
  • Sideways 69, variasi posisi 69 yang paling umum dilakukan, di mana pasangan saling menghadap organ genital satu sama lain dengan posisi berbaring miring.
  • Squatting 69, dengan posisi berlawanan, Anda bisa berjongkok dengan posis bokong menghadap ke wajah pasangan. Sembari pasangan memberi rangsangan, Anda juga dapat melakukan tindakan serupa dengan membungkukkan badan dan mendekatkan muka ke arah alat kelamin pasangan.
  • Standing 69, untuk melakukan variasi ini, pasangan harus mengangkat Anda dengan posisi terbalik. Dalam posisi tersebut, masing-masing memberi rangsangan terhadap organ genital satu sama lain hingga mencapai orgasme. Perlu diingat, Anda mungkin akan merasa pusing ketika melakukan variasi standing 69.
  • Penetrative 69, variasi posisi 69 ini mengharuskan pasangan untuk menggunakan alat bantu seks ketika merangsang pasangan. Anda bisa menggunakan dildo, vibrator, atau alat bantu seks lainnya untuk membantu pasangan mencapai orgasme. 
  • Analingus 69, saat melakukan variasi ini, Anda tidak hanya berfokus pada alat kelamin pasangan, tetapi juga anusnya untuk memberikan kepuasan seksual. Variasi analingus 69 dapat dikombinasikan dengan variasi lainnya.
Tiap variasi posisi 69 memiliki tingkat kesulitan dan efek kepuasan yang berbeda pada masing-masing pasangan. Maka dari itu, jangan lupa untuk berdiskusi terlebih dahulu dengan pasangan ketika hendak mencoba variasi tertentu.

Risiko melakukan seks dengan posisi 69

Meski dapat memberikan kepuasan kepada pasangan tanpa perlu penetrasi, beberapa risiko perlu diwaspadai saat Anda berhubungan seks dengan posisi 69. Beberapa risiko kesehatan yang berisiko muncul ketika bercinta dengan posisi ini, antara lain:
  • Wajah tertendang atau terbentur lutut pasangan secara tidak sengaja saat melakukan aktivitas seksual
  • Kecemasan yang muncul akibat kekhawatiran soal kebersihan dan ketidakmampuan untuk memuaskan pasangan
  • Kemungkinan terjadinya penularan infeksi seperti gonore, sifilis, herpes, hepatitis B, chancroid, human papilloma virus (HPV), dan HIV. Risiko penularan infeksi bisa dikurangi dengan penggunaan kondom.

Catatan dari SehatQ

Posisi 69 bisa membuat pria maupun wanita mencapai orgasme saat berhubungan seks, tanpa perlu melakukan penetrasi. Beberapa variasi teknik bercinta 69, antara lain classic 69, inverted 69, sideways 69, squatting 69, standing 69, penetrative 69, dan analingus 69. Meski begitu, posisi seks 69 juga mempunyai beragam risiko untuk kesehatan, mulai dari wajah tertendang pasangan ketika memainkan alat kelamin pasangan, kecemasan, hingga penularan infeksi. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya berdiskusi terlebih dahulu dengan pasangan sebelum menggunakan posisi ini.Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai posisi 69, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
hubungan sekstips sekshubungan seks beresikokepuasan seksual
Healthline. https://www.healthline.com/health/healthy-sex/morning-sex
Diakses pada 14 Februari 2021
WebMD. https://www.webmd.com/sex/what-is-69-sex-position
Diakses pada 14 Februari 2021
WebMD. https://www.webmd.com/sex/what-is-69-position
Diakses pada 14 Februari 2021
Planned Parenthood. https://www.plannedparenthood.org/learn/teens/ask-experts/what-is-69
Diakses pada 14 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait