Pahami Arti Bercak Mongol, Tanda Lahir Mirip Lebam pada Bayi

29 Agt 2019 | Oleh
Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari
Bercak mongol yang muncul pada bayi tidak menandakan penyakit atau tidak berbahaya
Bercak mongol umumnya tidak berbahaya

Ketika lahir ke dunia, bayi kadang kala membawa serta tanda lahir yang terlihat pada kulitnya. Arti tanda lahir bayi pun beragam. Ada yang menandakan penyakit tertentu, tapi kebanyakan tidak berbahaya, salah satunya adalah bercak mongol.

Dalam dunia medis, bercak mongol disebut juga dengan congengital dermal melanocytosis. Ia adalah tipe tanda lahir yang terjadi karena munculnya pigmen pada kulit, ditandai dengan bercak yang datar dan berwarna biru keabu-abuan.

Bercak mongol biasanya muncul di area sekitar bokong atau punggung bagian bawah bayi. Meski dikategorikan sebagai tanda lahir, bercak mongol mungkin baru muncul setelah bayi berumur beberapa minggu.

Bagaimana bentuk bercak mongol?

Arti tanda lahir bercak mongol kerap dianggap sebagai lebam, mengingat warnanya yang mirip. Namun, bercak mongol akan menetap di tubuh bayi dalam hitungan bulan bahkan tahun, sedangkan lebam bisa hilang dalam beberapa hari.

Selain itu, bercak mongol memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Teraba datar pada kulit serta memiliki tekstur sesuai tekstur kulit bayi
  • Berwarna biru atau biru keabu-abuan
  • Biasanya berukuran 2 hingga 8 cm
  • Bentuk yang tidak beraturan dengan batas bercak yang tidak jelas
  • Biasanya muncul ketika lahir atau beberapa hari setelahnya
  • Biasanya berlokasi di bokong atau punggung bagian bawah, tapi terkadang juga muncul di lengan atau leher

Apa arti tanda lahir bercak mongol bagi kesehatan bayi?

Bercak mongol biasanya tidak berbahaya bagi bayi. Arti tanda lahir ini bukanlah pertanda kanker atau penyakit serius lainnya sehingga orangtua tidak perlu khawatir jika melihat tanda lahir mirip lebam ini terdapat pada beberapa bagian tubuh bayi.

Meskipun demikian, penting bagi orangtua untuk mendapatkan penjelasan dokter mengenai arti tanda lahir bercak mongol ini sebelum meninggalkan rumah sakit. Pasalnya, dalam beberapa kasus yang langka, bercak mongol ini juga bisa berarti terdapat masalah metabolisme di dalam tubuh bayi.

Kondisi yang paling sering ditandai dengan bercak mongol, antara lain:

  • GM1 gangliosidosis
  • Mucopolysaccharidosis tipe?I ?(Hurler’s disease)
  • Mucopolysaccharidosis tipe II (Hunter’s syndrome)
  • Mucolipidosis
  • Niemann-Pick disease
  • Mannosidosis

Masalah-masalah kesehatan itu biasanya terjadi pada bayi dengan bercak mongol terlalu besar, menyebar, atau berada pada area di luar punggung dan bokong bayi. Namun, para peneliti menyatakan hubungan bercak mongol dengan penyakit-penyakit langka ini masih harus dikaji lebih lanjut.

Dalam sebuah artikel di World Journal of Clinical Cases, arti tanda lahir bercak mongol juga diasosiasikan pada adanya kelainan tulang belakang pada bayi, misalnya spina bifida. Namun, the Spina Bifida Association menyatakan hanya bercak berwarna merah yang bisa menjadi pertanda adanya gangguan pada tulang belakang sehingga bercak mongol tidak termasuk kategori tersebut.

Apakah bercak mongol bisa hilang dengan sendirinya?

Menurut Asosiasi Dokter Anak Amerika (AAP), bercak mongol bisa hilang total dengan sendirinya seiring dengan berjalannya usia anak. Rata-rata, tanda lahir ini akan hilang sebelum anak menginjak usia 5 tahun, tapi tidak sedikit juga orang yang memiliki tanda lahir ini sepanjang hidupnya.

Untuk itulah, dokter biasanya tidak merekomendasikan tindakan apa pun untuk menghilangkan tanda lahir ini. Apalagi, bercak mongol tidak menimbulkan nyeri, serta biasanya terletak di bagian punggung atau bokong yang secara estetika tidak mengganggu penampilan.

Meski sebagian besar orang dengan bercak mongol hidup sehat seperti pada umumnya, pilihan untuk menghilangkan bercak mongol lewat prosedur kecantikan yang legal tetap ada pada tangan Anda. Salah satu cara untuk menghilangkan tanda lahir ini adalah dengan menjalani prosedur sinar laser.

Salah satu metode sinar laser yang diklaim efektif menghilangkan bercak mongol, yaitu terapi laser alexandrite. Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam Dermatologic Surgery, prosedur laser alexandrite paling sukses dilakukan sebelum pemilik tanda lahir bercak mongol mencapai usia 20 tahun.

Hal ini juga dimaksudkan untuk meminimalisir efek samping terapi laser, yakni penghitaman kulit di sekitar area bekas terapi. Setelah menjalani penghilangan bercak mongol oleh laser, Anda akan diminta untuk mengoles krim pemutih untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Referensi

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318853.php
Diakses pada 14 Agustus 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/mongolian-blue-spots
Diakses pada 14 Agustus 2019

Pub Med. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3856299/
Diakses pada 14 Agustus 2019

Yang juga penting untuk Anda
Baca Juga
Diskusi Terkait:
Lihat pertanyaan lainnya
Back to Top