logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

Waspadai Cara Penularan Gondongan pada Anak

open-summary

Cara penularan gondongan pada anak, yaitu melalui air liur. Anak dapat terinfeksi apabila melakukan kontak langsung dengan orang yang terinfeksi, berbagi peralatan makan, atau menyentuh benda yang telah terkontaminasi.


close-summary

4.5

(2)

29 Mei 2019

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Salah satu penularan virus gondongan adalah berbagi alat makan

Virus gondong bergerak dari saluran pernapas ke kelenjar parotis

Table of Content

  • Penyebab gondongan pada anak
  • Cara penularan gondongan pada anak
  • Cara mencegah gondongan pada anak

Gondongan pada anak terjadi secara tiba-tiba. Pada awalnya, mungkin Anda tidak sadar kalau anak Anda telah terkena gondongan. Akan tetapi, saat pipinya mulai membengkak, barulah Anda mencurigai adanya gondongan atau gondok. Sebenarnya, ada penyebab gondongan yang bisa Anda cegah, sebagai orangtua.

Advertisement

Seringkali orangtua, mungkin termasuk Anda, penasaran dengan penyebab gondongan pada anak. Ternyata, gondongan, disebabkan oleh virus!

Penyebab gondongan pada anak

Gondongan pada anak disebabkan oleh virus gondong atau Rubulavirus, yang termasuk dalam keluarga virus paramyxovirus. Jika anak terinfeksi, virus akan bergerak dari saluran pernapasan yaitu, mulut, hidung atau tenggorokan ke kelenjar parotis, yang merupakan kelenjar penghasil air liur.

Virus gondongan pun mulai bereproduksi, dan menyebabkan kelenjar membengkak. Pembengkakan kelenjar membuat pipi anak menjadi lebih besar dan hal ini merupakan tanda utama dari penyakit gondongan. Virus gondongan ternyata sangat mudah menyebar.

Virus ini dapat menyebar melalui air liur orang yang terinfeksi. Jika tidak cukup kebal, maka anak bisa tertular gondongan hanya dengan terpapar air liur yang keluar dari bersin atau batuk orang yang terinfeksi. Anak Anda juga dapat terkena gondongan jika berbagi peralatan makan, seperti gelas atau sendok dengan orang yang terinfeksi.

Anda harus selalu memperhatikan anak, dan memberinya pengertian untuk tidak dekat-dekat dengan orang yang bersin atau batuk karena bisa saja orang tersebut terinfeksi virus gondongan.

Selain itu, berikan pula pengertian kepada anak untuk tidak menggunakan barang bersama dengan orang lain, agar menghindari terjadinya pertukaran virus maupun bakteri. Sebab, virus gondongan dapat terjadi di berbagai waktu dan tempat.

Cara penularan gondongan pada anak

Gondong menyebar dengan cara yang sama, seperti pilek dan flu. Virus ini dapat menyebar melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan orang yang terinfeksi. Orang yang terinfeksi dapat menularkan virus melalui:

  • Batuk atau bersin
  • Penggunaan barang bersama yang mengandung air liur, seperti gelas atau botol air
  • Kontak yang begitu dekat, seperti berciuman
  • Menyentuh benda atau suatu permukaan tanpa cuci tangan, yang kemudian disentuh orang lain

Gondok dapat ditularkan, mulai dari beberapa hari sebelum kelenjar ludah mulai membengkak, hingga lima hari setelah pembengkakan  dimulai. Jika anak mengalami gondongan, ajaklah untuk melakukan pencegahan penyebaran infeksi, dengan cara-cara berikut ini.

  • Cuci tangan menggunakan sabun secara teratur
  • Membuang tisu yang sudah dipakai untuk bersin
  • Tidak ke sekolah, setidaknya selama 5 hari setelah gejala muncul.

Jangan biarkan anak bermain di luar rumah untuk menghindari terjadinya penyebaran infeksi kepada orang lain

Baca Juga

  • Kenali Viral Exanthem, Penyakit Ruam pada Anak yang Terjadi karena Virus
  • Ciri-Ciri Anak Depresi yang Harus Orangtua Waspadai
  • Mengenal ISPA pada Anak yang Perlu Dipahami

Cara mencegah gondongan pada anak

Dalam mencegah gondongan, sebisa mungkin jauhkan anak Anda dari orang yang terinfeksi virus gondong. Selain itu, cuci tangan secara teratur dan tidak berbagai alat makan supaya anak terhindar dari risiko infeksi Rubulavirus.

Akan tetapi, jika anak terlanjur dekat dengan orang yang terinfeksi virus gondong, lakukanlah pemeriksaan ke dokter sesegera mungkin. Tujuannya, agar dokter dapat memastikan bahwa anak Anda terkena gondongan atau tidak.

Sebagai orangtua, Anda tentu harus selalu siap siaga dalam menjaga anak. Jika anak memang terkena gondongan, berikan perawatan maksimal di rumah, selain berobat ke dokter.

Bagi Anda yang ingin bertanya lebih lanjut seputar gondongan pada anak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

penyakit anakkesehatan anakgondongan

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved