logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

8 Tips Puasa saat Pandemi Covid-19 untuk Jaga Kesehatan Anda

open-summary

Puasa saat pandemi Covid-19 jadi lebih menantang. Untuk menjaga sistem imun tubuh tetap kuat saat puasa, Anda perlu mendapatkan tidur yang cukup, mengonsumsi makanan sehat dan seimbang saat buka dan sahur, hingga berolahraga secara rutin.


close-summary

3.56

(9)

31 Mar 2022

| Fadli Adzani

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Salah satu tips puasa saat pandemi adalah mengutamakan makanan sehat saat sahur dan berbuka

Konsumsi makanan sehat perlu diutamakan saat sahur dan berbuka puasa saat pandemi

Table of Content

  • Tips puasa saat pandemi Covid-19

Berpuasa di tengah pandemi Covid-19 tentunya tidak mudah. Selain harus menahan lapar dan haus, kita wajib menerapkan protokol kesehatan sekaligus menjaga sistem imun agar terhindar dari penularan virus ini, apalagi dengan merebaknya varian 'Omicron Siluman' yang akhir-akhir ini mencuat.

Advertisement

Lantas, apa saja cara yang perlu dilakukan supaya kita senantiasa sehat selama berpuasa di masa pandemi ini?

Tips puasa saat pandemi Covid-19

Ahli gizi R. Dwi Budiningsari, SP., M. Kes., Ph.D selaku Ketua Program Studi Gizi Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM menyatakan bahwa puasa dapat memperbaiki jaringan sel yang rusak.

Dengan berpuasa selama 30 hari, tubuh dapat merangsang produksi sel darah putih baru. Inilah yang mendasari regenerasi seluruh sistem kekebalan tubuh. Ia mengatakan, regenerasi sistem imun akan semakin memperkuat tubuh untuk menangkal berbagai infeksi bakteri dan virus serta penyakit lainnya.

Untuk mendapatkan manfaat puasa ini, tubuh kita perlu dijaga supaya tetap bugar dan sehat saat menjalaninya. Berikut adalah sejumlah tips puasa saat pandemi Covid-19 yang bisa Anda lakukan.

1. Tidur yang cukup

Menjaga pola tidur adalah perkara yang tidak boleh diabaikan, terutama saat puasa di masa pandemi ini. Sebab, kurang tidur dapat melemahkan sistem imun sehingga menyebabkan Anda lebih rentan terhadap penyakit.

Studi menunjukkan bahwa orang yang tidak bisa tidur nyenyak atau tidak cukup tidur lebih cenderung jatuh sakit setelah terpapar virus, seperti virus flu dan pilek. Kurang tidur juga dapat mempengaruhi seberapa cepat Anda pulih dari sakit.

Maka dari itu, pastikan untuk tidur yang cukup setiap hari. Orang dewasa dianjurkan untuk tidur selama 7-9 jam di malam hari. Selama berpuasa, Anda bisa memenuhi kebutuhan tidur ini dengan tidur siang dan tidur malam lebih cepat dari biasanya.

2. Sahur dan berbuka dengan makanan bergizi seimbang

Tidak sedikit orang yang kurang memperhatikan pola makan di bulan puasa, baik itu dalam bentuk makan berlebihan sewaktu buka puasa hingga melewatkan santap sahur dengan sengaja. Padahal, apa yang Anda makan sangat mempengaruhi sistem imun tubuh.

Maka dari itu, hindari kebiasaan buruk di atas secepatnya. Utamakan mengonsumsi makanan bergizi tinggi dan seimbang saat santap sahur dan buka puasa.

Contohnya, Anda bisa memperbanyak makan buah dan sayur yang kaya vitamin sekaligus antioksidan untuk membantu tubuh melawan virus dan bakteri.

Makanan yang mengandung lemak trans juga sebaiknya dikurangi karena berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi berlebihan, misalnya makanan olahan (sosis, nugget, dan semacamnya) dan gorengan.

Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi lebih banyak sumber-sumber lemak baik, seperti kacang-kacangan, ikan laut (salmon, tuna, sarden, dan lain-lain), hingga alpukat.

Lemak baik (tak jenuh) dapat membantu melawan peradangan dan meningkatkan sistem imun tubuh Anda.

3. Berolahraga

Olahraga
Olahraga yoga bantu tingkatkan kebugaran saat puasa

Berolahraga secara teratur selama bulan puasa bisa meningkatkan kemampuan sistem imun tubuh dalam melawan virus dan bakteri sehingga Anda senatiasa bugar.

Agar tidak cepat kelelahan, sebaiknya Anda hindari berolahraga di siang hari saat puasa. Di waktu ini, perut dalam keadaan kosong sehingga Anda mungkin tidak memiliki cukup cadangan tenaga untuk melakukan aktivitas fisik seperti olahraga.

Pilihlah waktu yang lebih nyaman, seperti 30-60 menit menjelang berbuka atau beberapa jam setelah berbuka. Dengan demikian, tubuh Anda bisa lebih cepat mendapatkan kembali asupan energi yang dibutuhkan dari makanan dan minuman.

Anda disarankan untuk rutin olahraga minimal 30 menit setiap hari, termasuk di bulan puasa. Namun, Anda bisa membagi waktu olahraga ini agar tidak terlalu melelahkan, misalnya 15 menit sebelum berbuka dan 15 menit setelah salat Tarawih.

Pilihlah jenis olahraga yang tidak terlalu berat. Sebab, jika Anda melakukannya di malam hari menjelang waktu tidur,  kualitas tidur Anda malah bisa terganggu. 

Jenis olahraga intensitas ringan sampai sedang lebih dianjurkan, seperti jalan kaki, jogging, atau bersepeda.

4. Hindari stres

Menghindari stres adalah tips puasa saat Covid yang tidak boleh dilewatkan. Saat kita stres, kemampuan sistem imun untuk melawan penyakit menjadi berkurang sehingga lebih rentan terhadap infeksi.

Sebab, peningkatkan hormon stres kortikosteroid dapat menghambat kerja sistem imun, misalnya dengan menurunkan jumlah limfosit, yakni sel darah putih yang bertugas melawan patogen penyebab penyakit.

Jadikan bulan Ramadan yang suci ini sebagai momen untuk Anda mengendalikan dan menghindari stres, seperti dengan rutin beribadah, berolahraga, hingga melakukan hobi atau aktivitas yang disenangi.

5. Minum air putih secara teratur

Minum air
Penuhi kebutuhan cairan saat puasa dengan pola 2-4-2

Tips puasa saat pandemi lainnya yang juga krusial adalah minum air putih secara teratur.

Jika Anda kesulitan untuk mengatur waktu yang tepat untuk minum air putih, pola 2-4-2 bisa dipraktikkan untuk memenuhi kebutuhan cairan selama berpuasa:

  • Minum 2 gelas air saat sahur
  • Minum 4 gelas air saat berbuka
  • Minum 2 gelas air sebelum tidur

Air putih, dan sumber-sumber cairan yang baik lainnya, dibutuhkan untuk mengisi kembali cairan tubuh yang hilang selama berpuasa sekaligus menjaga tubuh Anda supaya tidak dehidrasi.

Dehidrasi dapat menyebabkan banyak masalah bagi kesehatan, mulai dari kelelahan, sakit kepala, hingga menganggu kinerja organ-organ tubuh Anda. Semua ini tentunya bisa berpengaruh terhadap jalannya ibadah di bulan Ramadan ini.

6. Kurangi konsumsi gula

Berbagai jenis makanan dan minuman manis umumnya menjadi pilihan populer untuk berbuka puasa.

Namun, tahukah Anda kalau mengonsumsi gula berlebihan, baik di bulan puasa ataupun di bulan-bulan lainnya, bisa menyebabkan berat badan naik hingga obesitas?

Punya berat badan berlebih, apalagi obesitas, dapat membuat tubuh Anda menjadi lebih rentan terhadap penyakit-penyakit berbahaya, misalnya penyakit jantung, tekanan darah tinggi, hingga diabetes tipe 2.

Berbagai penyakit tersebut bahkan juga bisa menjadi faktor komorbid Covid-19, yang masih mengintai selama pandemi ini.

Maka dari itu, cobalah untuk mengurangi asupan gula di bulan puasa supaya kesehatan Anda tetap terjaga dan bugar

7. Mengonsumsi suplemen

Mengonsumsi suplemen saat berbuka puasa maupun sahur juga termasuk tips puasa saat Covid yang perlu dipertimbangkan, apalagi jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Anda bisa mengonsumsi suplemen yang dinilai mampu meningkatkan sistem imun, di antaranya vitamin C, D, dan zinc.

Namun, sebelum mengonsumsinya, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dulu dengan dokter untuk mendapatkan panduan yang tepat, khusus untuk bulan puasa ini.

Puasa

8. Menerapkan protokol kesehatan

Pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir dalam waktu dekat. Oleh karena itu, jangan sampai lengah menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus ini. Apalagi dengan adanya ancaman varian baru seperti 'Omicron Siluman'.

Berikut adalah bentuk-bentuk penerapan protokol kesehatan yang ditekankan Kemenkes RI:

  • Selalu cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun selama 20 detik. Jika tidak ada akses air bersih, Anda bisa menggantinya dengan hand sanitizer atau tisu basah beralkohol.
  • Terapkan etika batuk dan bersin yang baik dengan menutup hidung dan mulut memakai tisu, lalu membuangnya langsung ke tempat sampah. Anda juga bisa menutup area mulut dan hidung dengan lengan baju bagian dalam sehingga droplet tidak menyebar dan berpindah ke orang lain.
  • Hindari menyentuh bagian wajah, terutama mata, hidung, dan mulut, untuk mencegah perpindahan bakteri dan virus 
  • Pakai masker ketika keluar rumah.
  • Jaga jarak aman minimal 2 meter dengan orang lain ketika berada di luar rumah.
  • Hindari kerumunan yang padat jika memungkinkan.

Apabila Anda punya pertanyaan seputar puasa dan kesehatan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

tips puasasuplemencovid-19ramadanhidup sehat

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved