Ketahu Sejumlah Tips untuk Membantu Anda Merawat Orang Tua Penderita Alzheimer


Merawat penderita Alzheimer membutuhkan tenaga, kehati-hatian, dan kesabaran ekstra. Sebab, penderita Alzheimer umumnya cepat lupa (pikun) dan sulit sekali mengingat kejadian yang baru saja terjadi.

0,0
13 May 2019|Aby Rachman
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
perawatan alzheimerPerawatan Alzheimer bagi lansia yang menderita penyakit ini penting untuk menjaga kualitas hidupnya
Merawat orang tua penderita Alzheimer membutuhkan tenaga, kehati-hatian, dan kesabaran ekstra. Sebab, pengidap Alzheimer umumnya cepat lupa (pikun) dan sulit sekali mengingat kejadian yang baru saja terjadi. Jangan bingung, karena ada sejumlah tips perawatan Alzheimer pada lansia yang bisa membantu Anda saat harus merawat orang tua yang menderita penyakit ini. Apa sajakah itu? Berikut informasinya. 

Tips perawatan Alzheimer pada lansia

Alzheimer adalah penyakit yang membuat penderitanya mengalami gangguan fungsi otak. Salah satu gejala umum dari penyakit ini adalah mudah lupa alias pikun. Hal ini tentu akan menyulitkan dirinya dalam melakukan berbagai aktivitas karena sedikit-sedikit lupa.Itu sebabnya, penderita Alzheimer yang sebagian besar sudah berusia lanjut (lansia) ini harus didampingi oleh anggota keluarga ataupun caregiver dalam menjalani kegiatannya sehari-hari.Berikut ini sejumlah tips yang dapat Anda terapkan untuk merawat lansia penderita Alzheimer setiap hari:

1. Merawat kebersihan tubuh

Kebersihan tubuh menjadi hal yang harus diperhatikan ketikan berbicara mengenai perawatan lansia Alzheimer. Karena cepat lupa, lansia mungkin saja jadi jarang untuk mandi, gosok gigi, dan sebagainya. Hal ini tentu saja tidak bisa dibiarkan karena tubuh yang tidak bersih rentan terserang kuman yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Oleh sebab itu, Anda sebagai orang yang merawatnya perlu memastikan agar ia mandi secara rutin. Beberapa hal yang bisa diterapkan antara lain sebagai berikut:
  • Mandi setiap hari
  • Gunakan sabun yang lembut agar tidak mengiritasi kulit
  • Gunakan sikat gigi dengan bulu yang lembut
  • Cukur kumis dan jenggot secara rapi
  • Setelah selesai mandi, keringkan tubuh dengan handuk yang lembut

2. Memperhatikan pola makan

Tips perawatan Alzheimer pada lansia selanjutnya adalah dengan memperhatikan pola makannya. Akibat Alzheimer, lansia berpotensi jarang makan karena ia kerap lupa apakah sudah makan atau belum. Jika dibiarkan, dikhawatirkan asupan gizi berkurang dan bisa memicu malnutrisi pada lansiaItu sebabnya, Anda harus memastikan jika pola makannya terjaga dengan baik. Selain frekuensi makan yang cukup, perhatikan juga asupan jenis makanannya. Sebaiknya berikan lansia makanan berupa sayur, buah, dan ikan. Ketiga jenis makanan tersebut kaya akan nutrisi yang dibutuhkan agar lansia tetap sehat dan terhindar dari komplikasi penyakit Alzheimer maupun penyakit-penyakit lainnya. Selain itu, perhatikan juga sejumlah hal berikut ini:
  • Buat jadwal makan harian
  • Dampingi lansia saat makan
  • Berikan makanan yang sekiranya mudah untuk dicerna seperti sup krim, bubur, dan lainnya
  • Berikan suasana yang kondusif saat makan, misalnya dengan mematikan televisi dan radio untuk sementara waktu

3. Memperhatikan pola tidur

Lansia penderita Alzheimer acap kali mengalami gangguan tidur, seperti insomnia. Kondisi ini tentu saja tidak bisa dibiarkan karena bisa berdampak buruk terhadap kesehatan tubuhnya, salah satunya meningkatkan risiko depresi pada lansiaUntuk mengatasinya, Anda bisa menciptakan kondisi ruangan yang nyaman, misalnya dengan memasang pendingin ruangan dan aromaterapi. Selain itu, pastikan tempat tidur dan bantal tidak terlalu keras.Tidak ketinggalan, buatlah jadwal tidur dan pastikan lansia selalu tidur dan bangun di waktu yang sama setiap harinya. Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai hal ini. 

4. Melakukan terapi wicara

Perawatan pasien Alzheimer lainnya yang perlu diterapkan adalah melakukan terapi wicara secara rutin. Pasalnya, lansia penderita Alzheimer acap kali mengalami hambatan dalam berkomunikasi akibat penyakit yang dideritanya tersebut. Terapi wicara umumnya membutuhkan bantuan terapis. Namun, Anda juga bisa melakukannya di rumah. Cara melakukan terapi wicara sebagai metode perawatan Alzheimer adalah sebagai berikut:
  • Biarkan penderita Alzheimer berbicara sampai selesai terlebih dahulu
  • Apabila ia tampak kesulitan untuk mengungkapkan kata-kata, Anda bisa memberi rekomendasi kata-kata yang berkaitan
  • Berbicaralah secara lembut dan perlahan. Hindari berbicara keras apalagi sampai membentak
  • Gunakan gerakan tubuh untuk membantu lansia memahami perkataan

5. Ajak penderita Alzheimer untuk melakukan berbagai aktivitas

Menderita penyakit Alzheimer bukan berarti lansia menjadi tidak aktif. Justru, menjaga tubuh tetap aktif bermanfaat untuk membuatnya tetap sehat dan meringankan gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini. Oleh sebab itu, mengajak penderita untuk tetap aktif juga menjadi cara merawat orang tua Alzheimer. Ada banyak aktivitas yang bisa Anda lakukan bersama, seperti:
  • Jogging
  • Berjalan santai
  • Membaca buku
  • Bermain musik
  • Memasak
  • Bermain game asah otak
Untuk mengetahui lebih lanjut seputar tips perawatan Alzheimer, Anda bisa bertanya dengan dokter lewat fitur live chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasi SehatQ di App Store dan Google Play. 
merawat penderita alzheimer

alzheimerlansiademensiainfografiskesehatan lansia
WebMD. https://www.webmd.com/healthy-aging/caregiver-17/alzheimers-caregiver-tips
Diakses pada Oktober 2018

Alz. https://www.alz.org/professionals/healthcare-professionals/management
Diakses pada Oktober 2018
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait