Operasi, kemoterapi, dan radioterapi dapat menjadi pilihan untuk pengobatan kanker otak
Kanker otak membutuhkan tindakan pengobatan tertentu

Prosedur pengobatan kanker otak yang bisa diambil cukup bervariasi. Pengobatan kanker otak akan dipilih bergantung pada jenis, ukuran, dan lokasi tumor ganas yang dimiliki. Selain itu, usia dan masalah medis juga akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan pengobatan kanker otak yang tepat.

Pilihan pengobatan kanker otak

Beberapa pilihan pengobatan kanker otak yang umumnya digunakan, yaitu operasi, kemoterapi, dan radioterapi. Penggunaan lebih dari satu metode pengobatan juga bisa dilakukan. Berikut adalah pilihan pengobatan kanker otak yang bisa diambil:

1. Operasi

Operasi dilakukan untuk mengangkat tumor otak ganas pada pasien. Selain itu, operasi juga bisa membantu meringankan gejala kanker otak yang dirasakan. Tumor akan diangkat sebanyak mungkin, selama tidak mengganggu fungsi otak dan masih aman untuk diangkat.

Operasi dilakukan berdasarkan lokasi, ukuran, dan tingkat tumor otak ganas yang pasien miliki. Metode ini dapat menjadi satu-satunya pengobatan yang pasien perlukan, namun juga bisa dikombinasikan dengan pengobatan lain, seperti kemoterapi atau terapi radiasi. Adapun efek samping dari operasi kanker otak, yaitu mual, muntah, penglihatan kabur, dan sakit kepala.

2. Kemoterapi

Kemoterapi diberikan pada penderita kanker otak stadium lanjut. Kemoterapi merupakan pengobatan kanker otak dengan menggunakan obat keras untuk menyembuhkan atau mengendalikan kanker. Sebagian pasien diberi kemoterapi untuk mengecilkan tumor ganas, memperlambat pertumbuhan sel kanker, atau mengendalikan gejalanya.

Anda mungkin hanya perlu menerima satu obat atau kombinasi beberapa obat. Obat biasanya diberikan melalui mulut atau suntik intravena. Akan tetapi, obat ini juga dapat dimasukkan pada cairan serebrospinal otak yang berlebih agar cepat kering.

Kemoterapi biasanya dilakukan dengan hitungan siklus. Satu siklus berlangsung selama beberapa minggu, terdiri dari periode perawatan intensif yang singkat dan periode pemulihan.  Pengobatan ini dirancang menjadi dua hingga empat siklus. Setelah itu, dokter akan melihat respons tumor ganas otak terhadap kemoterapi yang dilakukan. Adapun efek samping dari kemoterapi, yaitu rambut rontok, hilang nafsu makan, mual, muntah, dan sariawan.

[[artikel-terkait]]

3. Radioterapi

Radioterapi biasanya digunakan untuk pasien kanker otak. Dalam pengobatan radioterapi, digunakan sinar berenergi tinggi yang langsung ditujukan pada tumor. Hal ini dilakukan untuk menghancurkan sel-sel kanker agar berhenti tumbuh dan berlipat ganda. Radioterapi juga dapat dilakukan setelah operasi, terutama untuk membunuh sel kanker yang masih tersisa meski sedikit merusak sel normal di sekitarnya.

4. Terapi Steroid

Menggunakan steroid sebagai perawatan kanker otak merupakan hal yang umum. Steroid dapat mengurangi peradangan dan pembengkakan yang dialami akibat kanker otak.

Segera berkonsultasi pada dokter untuk menentukan pilihan pengobatan kanker otak yang tepat. Jangan sampai keliru atau bahkan membiarkannya karena penyakit ini dapat membahayakan jiwa.

WebMD. https://www.webmd.com/cancer/brain-cancer/brain-cancer-treatment#1
Diakses pada Juni 2019

Cancer Treatment Centers of America. https://www.cancercenter.com/cancer-types/brain-cancer/treatments
Diakses pada Juni 2019

Irish Cancer Society. https://www.cancer.ie/cancer-information/brain-cancer/treatments#sthash.wGbusH73.dpbs
Diakses pada Juni 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed