Berbagai Penyebab Mata Merah pada Bayi dan Cara Mengatasinya

(0)
27 Jul 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Pembuluh darah pecah bisa menyebabkan mata merah pada bayiMata merah pada bayi dapat dipicu oleh iritasi
Ketika melihat mata bayi memerah tentu saja orangtua merasa khawatir. Mata merah merupakan salah satu masalah mata yang kerap terjadi pada bayi. Kondisi ini memang dapat menandakan bahwa si Kecil hanya mengantuk saja. Akan tetapi, mata merah pada bayi juga dapat disebabkan oleh kondisi atau penyakit tertentu. Bahkan pada sebagian kasus bisa menular dan memerlukan pemeriksaan ke dokter. Jangan sampai penanganan mata merah dilakukan sembarangan.

Penyebab mata merah pada bayi dan cara mengatasinya

Mata merah juga mungkin dapat disertai gejala lain hingga menimbulkan ketidaknyamanan. Berikut berbagai penyebab mata merah pada bayi yang umum terjadi:

1. Konjungtivitis (peradangan mata)

Konjungtivitis adalah peradangan pada konjungtiva atau selaput lendir yang melapisi kelopak mata dan menutupi bagian putih mata. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya, namun bisa membuat mata si Kecil merah, terasa gatal, dan tak nyaman. Selain itu, matanya juga lebih berair atau keluar cairan yang lebih tebal hingga membuat kelopak matanya berkerak. Kondisi ini bisa membuat bayi lebih sulit untuk membuka mata ketika bangun tidur. Ia pun akan lebih sering menggosok matanya dan menjadi rewel. Konjungtivitis dapat disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri dan alergi. Peradangan yang disebabkan infeksi virus dan bakteri sangatlah menular.Bersihkanlah mata bayi yang berkerak menggunakan kapas yang telah dicelupkan pada air hangat. Anda juga dapat meletakkan waslap hangat di atas matanya selama beberapa menit untuk membuat si Kecil lebih nyaman. Jika konjungtivitis tak juga membaik setelah 2 minggu, segera bawa bayi Anda ke dokter. Dokter mungkin akan meresepkan obat tetes mata, antibiotik, atau salep khusus untuk mengatasi infeksi. Sementara, antihistamin diperlukan jika mata merah disebabkan oleh alergi.

2. Iritasi mata

Iritasi juga bisa menyebabkan mata merah pada bayi. Pemicu iritasi mata tentu bermacam-macam, di antaranya debu, bulu hewan peliharaan, parfum, asap rokok, atau klorin di kolam renang. Bukan hanya membuat mata si Kecil menjadi merah, hal ini juga bisa menyebabkan matanya gatal dan berair sehingga lebih sering menggosoknya. Iritasi mata umumnya diatasi dengan obat tetes mata dan akan membaik dalam beberapa hari.

3. Pembuluh darah pecah

Mata merah pada bayi dapat pula disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di bawah permukaan konjungtiva. Darah yang keluar tak dapat diserap oleh konjungtiva sehingga menghasilkan garis-garis merah pada mata si Kecil yang disebut pendarahan subkonjungtivaApabila terjadi pada bayi baru lahir, kondisi ini disebabkan oleh tekanan pada mata saat proses persalinan. Meski begitu, mata merah bayi ini tidaklah berbahaya karena tak memengaruhi penglihatannya. Biasanya juga akan menghilang sendiri dalam waktu 1-2 minggu sehingga tidak ada perawatan khusus. Akan tetapi, jika tak kunjung membaik setelah 2 minggu, sebaiknya periksakan si Kecil pada dokter.

4. Flu

Flu dapat pula menyebabkan mata merah pada bayi. Kondisi ini bisa terjadi akibat kontak langsung maupun tidak langsung dengan orang yang terinfeksi, atau terhirupnya kuman yang tersebar di udara ketika seseorang batuk atau bersin. Keluhan mata merah ini akan menghilang setelah kondisi tersebut sembuh.Akan tetapi, segera bawa si Kecil ke dokter bila mengalami demam tinggi, batuk tiada henti, sulit bernapas, sangat rewel, muntah, diare, lemas, atau kejang. Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan penanganan bagi keluhan bayi Anda. Jika dibiarkan, kondisi tersebut tentu bisa berbahaya.Cara mengatasi mata merah pada bayiTips berikut ini bisa dilakukan untuk mengatasi mata merah pada bayi yang bersifat ringan, yaitu:
  • Jangan mengucek atau menggosok mata bayi
  • Jangan meneteskan obat mata tanpa arahan dokter
  • Jaga kebersihan kamar tidur dan mainan bayi dari debu dan benda-benda penyebab iritasi lainnya
  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah menyentuh mata bayi
Bila gejala mata merah pada bayi tak kunjung hilang, makin parah, atau membuat bayi rewel, segera bawa si Kecil ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan lebih lanjut.

Catatan SehatQ

Sebagian kasus mata merah pada bayi memang tidak berbahaya dan tak memerlalu perawatan khusus, namun sebagian lain bisa menandakan kondisi atau penyakit tertentu. Oleh sebab itu, jika keadaan si Kecil tak juga membaik, sebaiknya segera bawa ke dokter guna mendapat penanganan yang tepat.
bayi & menyusuimata merahobat mata
Baby Center. https://www.babycentre.co.uk/x554830/the-white-of-my-babys-eye-is-pink-could-he-have-conjunctivitis
Diakses pada 15 Juli 2020
The Bump. https://www.thebump.com/a/red-eye-baby
Diakses pada 15 Juli 2020
Caring for Kids. https://www.caringforkids.cps.ca/handouts/influenza_in_children#:~:text=Young%20children%20usually%20have%20temperatures,severe%20leg%20or%20back%20pain.
Diakses pada 15 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait