Iritasi Mata: Gejala, Penyebab dan Cara Mengobatinya


Iritasi mata bisa disebabkan oleh banyak hal. Mulai dari alergi, infeksi, paparan asap kendaraan, virus, hingga pemakaian lensa kontak yang terlalu lama bisa jadi penyebabnya.

(0)
21 Apr 2020|Aditya Prasanda
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Iritasi mata karena mengucek mataMengucek mata bukan cara mengatasi iritasi mata yang tepat
Iritasi mata dapat menyebabkan mata merah dan terasa gatal. Saat mata iritasi, respons pertama yang banyak orang lakukan adalah menguceknya atau mencari cara untuk mengobatinya.Akan tetapi, seringkali cara mengobati iritasi mata salah kaprah karena Anda tidak memahami penyebab iritasi mata yang sesungguhnya. Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara mengatasi iritasi mata sesuai dengan penyebabnya dengan tepat. 

Gejala iritasi mata yang umum dialami

Secara umum, gejala iritasi mata yang dapat dialami banyak orang adalah sebagai berikut:
  • Mata terasa gatal
  • Sensasi mata terasa terbakar
  • Mata berwarna kemerahan
  • Mata berair
  • Pada beberapa kasus dapat menyebabkan mata sensitif terhadap cahaya.

Penyebab iritasi mata dan cara mengatasinya

Penyebab iritasi mata bisa diakibatkan oleh berbagai macam hal. Mulai dari alergi, infeksi, adanya benda asing yang masuk ke dalam mata, paparan asap lingkungan, mata kering, mata lelah, hingga peradangan pada kelopak mata atau blefaritisBanyak orang yang mengucek atau mencari cara mengobati iritasi mata tanpa mengetahui penyebabnya dengan pasti. Alih-alih sembuh, cara mengatasi iritasi mata iritasi secara keliru malah akan menyebabkan mata iritasi semakin merah, gatal, hingga bisa berujung pada gangguan mata yang lebih buruk.Untuk memahami lebih lanjut seputar penyebab iritasi mata, berikut penjelasan lengkapnya. Dengan ini, Anda dapat melakukan cara mengatasi iritasi mata yang tepat. 

1. Iritasi mata akibat alergi

Penyebab mata iritasi bisa karena alergi
Beberapa zat alergen bisa menyebabkan mata iritasi
Salah satu penyebab iritasi mata adalah alergi. Menurut American College of Allergy, Asthma, & Immunologyalergi adalah suatu kondisi yang dapat terjadi karena sistem kekebalan tubuh menjadi sensitif dan bereaksi secara berlebihan terhadap zat alergen atau benda asing yang masuk ke dalam mata.Ketika zat alergen atau benda asing melakukan kontak dengan sel-sel antibodi yang ada di mata, sel-sel tersebut kemudian merespons dengan melepaskan histamin sehingga menyebabkan mata merah, berair, dan gatal.Beberapa zat alergi yang menjadi penyebab alergi dapat berupa:
  • Serbuk sari tanaman
  • Debu
  • Bulu rambut hewan peliharaan
  • Asap rokok
  • Parfum
  • Bedak make up.
Cara mengatasi iritasi mata akibat alergi, berikut cara yang bisa Anda lakukan:
  • Menggunakan obat tetes mata buatan
  • Pakai kacamata di dalam dan luar ruangan untuk menghindari kontaminasi debu dan udara
  • Rajin mencuci tangan setelah menyentuh apa pun, termasuk binatang peliharaan.

2. Iritasi akibat paparan asap kendaraan

Penyebab iritasi mata adalah paparan asap lingkungan
Asap kendaraan bisa menyebabkan mata iritasi
Paparan asap kendaraan bermotor juga menjadi salah satu penyebab iritasi mata. Selain asap kendaraan, asap pembakaran sampah, asap buangan diesel, bahkan parfum juga bisa menjadi penyebab mata iritasi.Cara mengatasi iritasi mata akibat paparan asap kendaraan adalah sebagai berikut:
  • Menghindari jalan maupun kawasan yang terpapar asap kendaraan
  • Menggunakan obat tetes mata yang diresepkan oleh dokter
  • Menutup mata dan mengompres mata iritasi menggunakan kain basah.

3. Iritasi mata akibat infeksi

Infeksi virus, bakteri, dan jamur juga dapat menjadi penyebab iritasi mata. Berbeda dengan alergi, mata iritasi akibat infeksi dapat sangat menular. Selain itu, iritasi mata akibat virus juga dapat menyebabkan komplikasi gangguan penglihatan, seperti glaukoma dan katarak.Gejala iritasi mata akibat infeksi umumnya sama dengan gejala iritasi pada umumnya. Namun, pada kasus yang lebih parah, mata iritasi akibat infeksi dapat menyebabkan mata mengalami peradangan.Beberapa cara mengobati iritasi mata akibat infeksi yang dapat dilakukan, di antaranya:
  • Gunakan obat tetes mata untuk mengurangi gejala
  • Konsultasi ke dokter untuk mendapatkan obat antibiotik maupun obat antiradang
  • Gunakan kacamata hitam jika bertemu orang lain agar tidak meningkatkan risiko penularan.

4. Iritasi mata akibat mata kering

Mata kering jadi salah satu penyebab iritasi mata
Iritasi mata karena mata kering bisa diatasi dengan obat tetes mata
Air mata merupakan kombinasi air, minyak, dan lendir yang berfungsi menjaga mata dari kekeringan. Air mata juga berfungsi untuk membuat mata tetap lembap dan segar.Ketika produksi air mata tidak memadai, iritasi mata pun tak terhindarkan. Gejala iritasi mata yang dialami pun serupa gejala mata iritasi pada umumnya.Penyebab iritasi mata karena mata kering di antaranya adalah pertambahan usia, kondisi medis (seperti diabetes dan rheumatoid arthritis atau radang sendi), penggunaan obat-obatan (antidepresan, pil KB, hingga obat penurun tekanan darah). Cara mengatasi mata kering akibat mata kering adalah menggunakan obat tetes mata buatan yang bisa diperoleh di apotek atau melalui resep dokter.

5. Iritasi mata akibat pemakaian kontak lensa yang terlalu lama

Menggunakan lensa kontak tak boleh sembarangan. Orang yang memakai lensa kontak memiliki risiko lebih tinggi untuk keratitis dan infeksi kornea. Infeksi ini berasal dari bakteri atau virus di selaput tipis yang menutupi bagian putih mata dan bagian dalam kelopak mata.Jika lensa kontak dipakai terlalu lama dan tidak dibersihkan dengan baik, endapan dapat mengurangi permeabilitas oksigen lensa dan menyebabkan iritasi mata bahkan sindrom overwear.

6. Iritasi mata akibat mata lelah

Mata lelah juga dapat menyebabkan iritasi mata. Kondisi ini dapat terjadi karena aktivitas berlebihan pada mata, seperti mengemudi sepanjang hari hingga terlalu lama melihat layar komputer dan gawai.Saat aktivitas mata berlebih, mata akan menjadi tegang dan rentan mengalami iritasi. Gejala mata iritasi akibat kondisi ini umumnya berupa mata terasa capek, gatal, hingga terkadang menyebabkan pusing dan mual.Cara mengatasi iritasi akibat ketegangan mata, istirahat dan berhentilah mengemudi atau melihat layar gawai sejenak. Pejamkan mata selama beberapa saat atau tidur dapat menghilangkan nyeri akibat mata iritasi yang lelah.

Cara mengobati iritasi mata lainnya agar lebih cepat pulih

Selain menerapkan cara mengobati iritasi mata sesuai dengan penyebabnya, penting untuk melakukan hal-hal di bawah ini untuk mempercepat proses pemulihan mata iritasi, yakni:

1. Hindari menyentuh area mata

Salah satu cara mengobati iritasi mata untuk mempercepat proses pemulihan adalah menghindari menyentuh area mata. Termasuk setelah Anda mencuci kedua tangan dengan sabun dan air mengalir sampai bersih. Pasalnya, minyak dan kotoran yang mungkin masih menempel di jari atau di bawah kuku jari dapat memperburuk gejala mata merah yang terjadi. Bahkan, bukan tidak mungkin menimbulkan cedera pada permukaan bola mata Anda. 

2. Gunakan kompres dingin

Kompres dingin juga dapat digunakan sebagai cara mengobati iritasi mata. Caranya, bungkus beberapa buah es batu dalam kain lembut dan bersih. Lalu, tempatkan pada area mata yang mengalami iritasi.Rasa sejuk yang berasal dari es batu dapat meringankan gejala mata iritasi, seperti mata bengkak, nyeri, dan kemerahan. Selain kompres dingin menggunakan kain, Anda juga bisa mencuci mata dengan air hangat atau dingin secara perlahan.

3. Istirahat dan konsumsi makanan sehat

Cara mengobati iritasi mata agar lebih cepat pulih lainnya adalah istirahat yang cukup dan konsumsi makanan sehat. Konsumsilah makanan yang mengandung asam lemak tinggi, seperti ikan, sayuran hijau, kacang-kacangan, untuk mempercepat penyembuhan mata kering dan mata merah. Anda juga perlu minum banyak air putih untuk memulihkan mata iritasi. 

4. Pakai obat iritasi mata tetes

Penggunaan obat tetes mata dapat menjadi pilihan cara mengobati iritasi mata sesuai penyebabnya. Obat tetes mata adalah jenis cairan yang digunakan untuk meredakan berbagai gejala mata iritasi, seperti mata kering, mata merah, mata terasa gatal, alergi mata, atau sakit mata.Pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat tetes mata sesuai dengan mata iritasi yang dialami. Berikut adalah obat iritasi mata yang mungkin diresepkan oleh dokter atau Anda bisa memperolehnya di apotek:
  • Obat iritasi mata berupa air buatan. Air buatan (artificial tears) dapat digunakan untuk mengurangi keluhan mata iritasi mata, seperti mata gatal dan kering. 
  • Obat iritasi mata akibat alergi. Anda bisa menggunakan obat tetes mata yang mengandung antihistamin. 
  • Obat iritasi mata akibat infeksi bakteri. Anda bisa meringankan gejala dengan obat tetes mata antibiotik. 
Baca Juga: Cara Menggunakan Obat Tetes Mata Sesuai dengan Kondisi MataJika iritasi mata yang Anda alami tergolong ringan, Anda dapat melakukan cara mengatasi iritasi mata di atas.Namun, jika gejala mata iritasi mata yang dialami semakin berat, seperti nyeri, mata semakin memerah, penglihatan kabur, dan lainnya, sebaiknya temui dokter spesialis mata guna mengetahui penyebab iritasi mata yang dialami. Anda juga dapat berkonsultasi langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ jika ingin mengetahui lebih lanjut seputar iritasi mata dan keluhan medis lainnyaCaranya, download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan matamata iritasimata keringmata merahmata lelah
Healhtline.
https://www.healthline.com/health/eye-health/8-causes-of-itchy-eyes
Diakses pada 3 April 2020
Healhtline.
https://www.healthline.com/health/itchy-eyes-allergies
Diakses pada 3 April 2020
ACCAI.
https://acaai.org/allergies/types/eye-allergy
Diakses pada 3 April 2020
Eye Health Web. https://www.eyehealthweb.com/red-bloodshot-eyes/
Diakses pada Oktober 2020
Eye Health Web. https://www.eyehealthweb.com/eye-drops/
Diakses pada Oktober 2020
Web MD. https://www.webmd.com/eye-health/contact-lenses-eye-infections#1
Diakses pada 22 Oktober 2020

Heritage Eye Care. https://heritage-eyecare.com/contact-lens-overwear-syndrome/
Diakses pada 22 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait