Manfaat Vaksin Hepatitis B yang Wajib Anda Ketahui

(0)
13 May 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Vaksin berpotensi mencegah penularan infeksi virus hepatitis BUntuk mencegah risiko penularan infeksi virus hepatitis B yang dapat merusak hati, Anda disarankan mendapatkan vaksin.
Setiap individu sebaiknya mendapatkan vaksin hepatitis B. Sebab, setiap orang memiliki risiko terkena infeksi virus hepatitis B, yang dapat merusak hati, bahkan menyebabkan kematian. Dalam mencegah terjadinya hal tersebut, tentu Anda harus mendapatkan vaksin hepatitis B.

Virus Hepatitis B Serang Hati

Akan tetapi, Anda harus memahami penyakit hepatitis B terlebih dahulu. Hepatitis B adalah infeksi hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B. Infeksi ini sangatlah menular, terutama melalui darah, kontak seksual, jarum yang terkontaminasi dengan darah yang terinfeksi, donor darah, serta cairan sperma. Infeksi hepatitis B memiliki tingkatan yang berbeda, mulai dari ringan hingga akut.Infeksi hepatitis B dapat menyebabkan berbagai masalah serius, seperti gagal hati, infeksi hepatitis B persisten, sirosis, dan kanker hati. Langkah terbaik dalam mencegah infeksi ini, yaitu dengan mendapatkan vaksin hepatitis B.

Manfaat Vaksin Hepatitis B

Vaksin hepatitis B biasanya diberikan melalui suntikan ke otot, bahu atau paha oleh tenaga medis. Anda akan diberi jadwal vaksin yang harus diikuti agar hasilnya efektif, biasanya 2 hingga 4 kali. Jadwal dan dosis vaksin diberikan berdasarkan usia, kondisi medis, dan risiko setiap individu.Vaksin hepatitis B bermanfaat untuk mencegah Anda mengalami hepatitis B. Vaksin ini dapat membantu memproduksi kekebalan tubuh melalui antibodi yang membuat Anda terhindar dari infeksi virus hepatitis B.  Vaksin hepatitis B direkomendasikan untuk segala usia, terutama yang berisiko tinggi terkena infeksi. Berikut ini kelompok yang sangat disarankan mendapatkan vaksin hepatitis B.

1. Petugas Kesehatan

Petugas kesehatan kerap kali berhubungan langsung dengan pasien, peralatan medis maupun darah penderita infeksi hepatitis B. Hal tersebut dapat membuat petugas kesehatan berisiko tertular infeksi hepatitis B. Oleh sebab itu, pemberian vaksin hepatitis B dapat bermanfaat untuk mencegah terjadinya penularan infeksi hepatitis B.

2. Individu yang Tinggal Bersama Penderita Hepatitis B

Bila ada anggota keluarga baik orang dewasa maupun anak-anak yang menderita hepatitis B, maka sebaiknya anggota keluarga lain segera menjalani vaksinasi hepatitis B. Vaksin tersebut dapat melindungi Anda dan keluarga dari penularan infeksi hepatitis B.

3. Individu yang Kerap Berganti Pasangan Seksual

Kebiasan bergonta-ganti pasangan, sangatlah buruk. Selain meningkatkan risiko terkena HIV, perilaku tersebut dapat menularkan infeksi hepatitis B. Bila Anda memiliki kebiasaan tersebut, sebaiknya segera dapatkan vaksin hepatitis B. Selain itu, berhentilah untuk begonta-ganti pasangan, karena hanya akan merugikan diri Anda sendiri.

4. Bayi yang Baru Lahir

Hepatitis B sangatlah mudah ditularkan pada bayi yang lahir dari ibu yang terkena infeksi hepatitis B. Vaksin hepatitis B harus diberikan pada sang bayi dalam waktu kurang dari 24 jam setelah persalinan. Pemberian vaksin bermanfaat untuk mencegah terjadinya penularan infeksi virus hepatitis B pada bayi tersebut.

5. Pengguna Narkoba dengan Jarum Suntik

Tak hanya melalui hubungan seksual, infeksi hepatitis B juga dapat ditularkan melalui suntikan narkoba. BIla menggunakan suntikan narkoba bekas orang yang menderita infeksi hepatitis B, maka Anda berpotensi mengalami penularan. Segera dapatkan vaksin hepatitis B, untuk menghindari kemungkinan tertular.Vaksin hepatitis B diberikan sebanyak 3-4 kali suntik dalam periode 6 bulan. Ikatan Dokter Anak Indoensia (IDAI) merekomendasikan bayi mendapat empat dosis vaksinasi hepatitis B. Ini dilakukan sejak bayi baru dilahirkan hingga usia 4 bulan. Vaksin harus diberikan sedini mungkin sebelum Si Kecil berusia 12 jam untuk menghindari virus masuk ke dalam tubuh.Sementara, vaksin untuk orang dewasa terbagi ke dalam tiga dosis. Efek samping, seperti rasa nyeri di lokasi suntikan atau demam mungkin terjadi. Akan tetapi, jika pernah mengalami reaksi alergi sebelumnya harap berhati-hati dan konsultasikan pada dokter.Manfaat vaksin hepatitis B memang tak diragukan lagi. Pemberian vaksin tersebut dapat menolong banyak orang untuk terhindar dari infeksi hepatitis B. Selalu perhatikan kondisi kesehatan Anda. Jangan sampai Anda terserang penyakit yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
vaksin bayi dan anakimunisasi anakhepatitis b
WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-148035/hepatitis-b-virus-vaccine-recomb-pf-intramuscular/details
Diakses pada 15 April 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/hepatitis-b-vaccine-side-effects
Diakses pada 15 April 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324136.php
Diakses pada 15 April 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait